Baby CEO

Baby CEO
Episode 67


__ADS_3

aza bingung harus menjawab apa kalau dia jujur pasti mama rinta akan sedih dan kecewa dengan terpaksa aza sedikit berbohong.


"kami berdua baik kok ma, dan untuk cucu kami sekasihnya ma toh baby elo masih kecil juga nanti kalau punya adik sekarang tambah repot" ucap aza


"benar juga kalau kamu punya anak sekarang pasti akan tambah repot juga, baby elo juga masih butuh perhatian kamu za" ucap mama rinta.


aza merasa sangat menyesal berbohong dengan mama rinta tahu mau bagaimana lagi kalau sampai mama rinta tahu aza dan nando belum melakukan malam pertama pasti mama rinta akan merencanakan hal-hal aneh lagi.


"hari ini kita akan kemana ma, tadi mama bilang akan mengajak aza dan baby elo jalan-jalan" ucap aza mencoba mengalihkan topik pembicaraan.


"hari ini kita ke mall aja, habisin uang suami kamu dan membeli beberapa pakaian dan aksesoris lain untuk kamu za" ucap mama rinta


"tapi ma, aza sudah punya baju sendiri dan semua masih bagus dan bisa dipakai" ucap aza, dia agak keberatan dengan kata shopping atau belanja menurutnya itu membuang- buang uang.


"memang pakaian kamu masih bagus tapi mereka semua terlalu sederhana, mama ingin kamu memakai pakaian seperti istri pengusaha lain" ucap mama rinta, dia sebenarnya senang memiliki menantu seperti aza yang tidak memandang orang dari harta dan selalu bersikap sederhana, tapi aza tetap harus mengikuti mode seperti istri pengusaha yang lain dia tidak ingin aza di hina oleh kaum sosialita.


"tapi ma, itu buang-buang uang mending uangnya di simpan atau di sumbangkan itu lebih bermanfaat" ucap aza.


"kalau di fikir memang membuang uang dan lebih baik di sumbangkan tapi kamu harus tetap mengikuti mode seperti istri pengusaha lain, mama tidak ingin kamu di hina oleh kaum sosialita yang hanya memandang dari penampilan mereka" ucap mama rinta


"tapi ma..." sebelum aza menyelesaikan perkataannya mama rinta terlebih dahulu memotong perkataan aza


"tidak ada tapi-tapian za, mama ingin sekarang kamu mulai mengikuti mode apalagi saat kamu di bawa nando ke acara-acara resmi, kamu tidak maukan nanti nando di hina karena tidak mampu membelikan istrinya gaun atau aksesoris untuk ke pesta" ucap mama rinta


aza mulai berfikir dia sekarang istri nando seorang pengusaha kaya yang sukses, dia juga tidak mau nando di hina karena penampilannya


"bagaimana kalau begini saja kita akan membeli pakaian dan aksesoris yang cocok untuk acara resmi maupun tidak dan untuk pakaian sehari-hari kamu bisa pakai sesuka hatimu" usul mama rinta


"aza setuju ma" ucap aza, dia langsung setuju dengan saran mama rinta karena hanya pakaian untuk acara di luar saja dan aza tidak membutuhkan banyak jadi menurut aza tidak akan terjadi masalah.


"baiklah ayo berangkat" ucap mama rinta


"ayo ma, sini biar aza yang gendong baby elo" ucap aza mengambil baby elo dalam gendongannya.


mereka bertiga pergi di antarkan sopir untuk pergi berbelanja.


***


sesampainya mereka di pusat perbelanjaan aza menaruh baby elo dalam stroller, aza tidak ingin mama rinta maupun dia capek karena menggendong baby elo yang sekarang mulai berat.


"kita akan kemana ma?" tanya aza jujur aza tidak tahu harus membeli yang mana dulu dan dia juga tidak terlalu tahu masalah mode.


"kita ke toko pakaian dulu, lalu sepatu lalu perhiasan dan terakhir tas oh baju untuk baby setelah itu kita makan siang terus lanjutablagi belanja" ucap mama rinta


aza hanya bisa meringis dia membayangkan berapa nominal hari ini yang harus nandi bayar nanti.

__ADS_1


"tidak usah khawatir za, nando tidak akan marah kalau marah lapor sama mama aja nanti mama sunat lagi itu anak nakal" ucap mama rinta seolah tahu isi pikiran aza.


" iya ma" aza hanya bisa mengiyakan keinginan mama rinta dia tidak bisa menolak keinginannya.


"kalau begitu ayo kita ke toko pakaian dulu" ucap mama rinta menyuruh aza untuk mengikutinya.


aza hanya bisa mengekor pada mama rinta dia berdoa dalam hati semoga mama rinta tidak kalap seperti wanita lain kalau mereka sudah berurusan dengan belanja.


berdeda dengan aza dan mama rinta yang sekarang sedang menikmati waktu belanja mereka, nando masih berkutat dengan semua pekerjaannya.


"di ke ruang saya sekarang" perintah nando melalui interkom


"permisi pak, ada yang bisa saya bantu" ucap andi memasuki ruang nando


"apa masih ada dokumen lain di" ucap nando


"masih pak, tapi baru saya periksa" balas andi


"apakah banyak?" tanya nando


"tidak pak, hanya beberapa saja jadi bapak tidak perlu lembur hari ini" ucap andi, dia tahu bosnya sekarang sedang di landa asmara,


nando yang biasanya suka lembur sekarang dia akan pulang cepat dan kalau pekerjaan banyak dan harus lembur nando akan mengeluh.


"memang nyonya aza tidak membawakan makan siang untuk bapak" tanya andi, semenjak aza datang nando tidak pernah lagi memesan makan siang di luar pasti dia akan makan makanan buatan aza.


"tidak, dia sedang keluar dengan mama jadi otomatis aza tidak bisa membawakan makan siang untukku" ucap nando lesu


andi mengerti ternyata nyonya aza sekarang berasama dengan ibu mertua jadi dia tidak bisa membawakan makan siang untuk nando


"baik pak saya akan pesankan" ucap andi


"kamu boleh pergi sekarang" ucap nando menyuruh andi pergi.


"kalau begitu saya permisi dulu" ucap andi pergi meninggalkan nando


nando menghela nafas panjang dia merasa sangat lelah, biasa ada aza di sampingnya jadi nando tidak terlalu merasakan kelelahan.


dengan lesu nando kembali mengerjakan tugasnya agar cepat selesai.


***


di pusat perbelanjaan aza dan mama rinta sedang memilih baju untuk aza.


"bagaimana dengan ini za kamu pasti cantik kalau memakainya" kata mama rinta memperlihatkan baju pilihannya

__ADS_1


"cantik ma, dan juga simpel dan tertutup" ucap aza melihat dress lengan panjang dengan rok di bawah lutut.


"kamu coba dulu, biar mama yang jaga baby elo" ucap mama rinta.


aza membawa baju yang di pilih mama rinta ke bilik ganti untuk mencobanya, sedangkan mama rinta duduk di salah satu sofa yang di sediakan butik.


memang tempat yang mereka kunjungi merupakan salah satu butik yang menjual pakaian bermerk dan memiliki harga yang cukup menguras kantong, tapi itu tidak masalah bagi mama rinta karena anak dan suami dapat mencukupi kebutuhannya.


aza keluar dari bilik ganti dan memperlihatkan dress yang di pilih mama rinta tadi.


"bagaimana ma, apa cocok dengan aza" tanya aza pada mama rinta


"kamu cantik sekali za, dress ini sangat cocok denganmu kita beli aja ya" ucap mama rinta


aza tersenyum melihat mama rinta bahagia dia sangat menyayangi mertuanya karena mau menerima aza apa adanya.


aza setuju untuk membeli dress tersebut mereka sekarang di depan kasir untuk membayar, tapi aza merasa ada yang aneh bukannya tadi aza hanya mencoba satu dress saja tapi kenapa bayak sekali tas belanjaan.


"ma kenapa banyak sekali, bukannya aza hanya mencoba satu dress dan mama jiha tidak membeli untuk mama sendiri" tanya aza


"oh ini tadi sewaktu kamu ganti baju mama pilihin beberapa pakaian yang cocok untuk kamu jadi banyak deh" ucap mama rinta santai.


"semuanya 500.000 dollar nyonya " ucap pegawai kasir yang membuat aza melorot kaget.


aza kaget karena dia baru menghabiskan setengah juta dollar hanya untuk bajunya.


"mama apa ini tidak kemahalan ini terlalu banyak ma" ucap aza


"kamu tidak perlu khawatir ini hanya sedikit masih banyak yang nanti akan kita beli, oh ya kamu bawa kartu yang di berikan nando bukab" tanya mama rinta


"iya ma" ucap aza


"cepat bayar pakai kartu itu, kamu tidak usah khawatir nando tidak akan marah" ucap mama rinta


dengan berat hati aza mengambil kartu kredit yang di berikan nando dan menyerahkan pada pegawai kasir.


dengan senyum pegawai tersebut menerima kartu dari aza dan mulai melakukan transaksi.


"terimakasih nyonya, ini saya kembalikan" ucap pegawai kasir mengembalikan kartu kredit pada aza.


aza menerima dengan lesu dia baru saja menghabiskan banyak sekali uang hanya untuk membeli baju.


"sudah gak usah sedih uang nando masih banyak, dan kita juga akan masih membeli barang-barang lain, bagaimana kita ke toko sepatu dulu" ucap mama rinta


aza hanya mengangguk mengikuti mama rinta dia tidak tahu berapa banyak uang nando yang dia akab habiskan bersama mama rinta.

__ADS_1


__ADS_2