Baby CEO

Baby CEO
Episode 55


__ADS_3

 


 


nando dengan berani menekan aza di bawah sedangkan aza hanya diam, aza tidak tahu harus berbuat apa jadi dia hanya diam menerima serangan nando, “pejamkan matamu dan ikuti saja” ucap nando kembali mencium aza.


aza tidak memiliki pengalam jadi dia hanya menuruti perintah nando dengan memejamkan matanya dan ikuti yang nando lakukan.


Nando tersenyum melihat aza di tetap terus mencium aza, bahkan dengan berani nando menjelajahi tumbuh aza, nando bahkan memasukkan tangannya ke dalam baju aza yang di pakai dan memperdalam ciumannya.


Nando menurunkan ciumanya ke lehar aza meninggalkan jejak kemerahan sebagai tanda kepemilikan, tangan nando berusaha membuka baju aza tapi sebelum nando bisa membukanya tangis baby elo terdengar dari kamar samping,  oeww  oeww oeww


Aza langsung tersadar dan mendorong nando sehingga ciuman mereka terlepas, “baby menangis aku harus ke sana” kata aza turun dari ranjang untuk ke kamar baby elo.


Sedangkan nando terdiam melihat kepergiaan aza, padahal sebentar lagi dia akan mendapatkan malam pertamanya, dengan kesal menenggelamkan wajahnya di bantal sambil menunggu aza kembali.


Aza kembali ke kamar dengan baby elo yang masih membuka matanya, aza tidak tega meninggalkan baby elo sendiri dia takut baby elo akan menangis lagi.


“kenapa kamu membawa baby kesini?” ucap nando melihat aza membawa baby elo masuk ke kamar mereka.


“aku tidak tega meninggalkan baby sendiri dia  belum mau kembali tidur jadi aku bawa ke sini dan tidur dengan kita”ucap aza meletakkan baby elo di tengah.


nando tidak bisa berkata-kata, rencananya setelah aza kembali untuk menangkan baby elo nando akan melanjutkan kegiatan yang tertunda, tapi itu hanya tinggal rencana karena ada baby di sini dan tidak mungkin nando melakukanya dengan ada baby di tengah mereka.


Dengan muka kusut nando pergi ke kamar mandi, “mau kemana teddy?” tanya aza, “kamar mandi” ucap nando acuh masuk ke kamar mandi untuk menidurkan adik kecilnya yang sempat terbangun.


aza tidak peduli dengan nando mungkin saja memang nando butuh kamar mandi, aza kembali menepuk pelan pantat baby elo agar baby elo mau tidur lagi.


Nando keluar dari kamar mandi dengan rambut yang masih basah dan kitanya nando mandi untuk menidurkan adik kecilnya.


Meskipun nando kesal karena malam ini dia gagal untuk malam pertama dengan aza tapi setelah melihat aza dan baby elo tidur saling berpelukan kekesalanya seakan menguap, nando kembali ke ranjang dan ikut tidur dengan mereka.


Pagi telah menyingsing dalam sebuah kamar yang di tempati satu keluarga kecil yang masih tertidur di atas ranjang dengan saling berpelukan.

__ADS_1


nando membuka mata dia melihat aza dan baby elo masih tidur di sampingnya, pagi hari yang sangat indah dimana dia membuka matanya terdapat anak dan istrinya yang sedang terlelap.


Nando menikmati waktunya untuk terus memandangi aza dan baby elo, “pagi...” ucap nando melihat aza membukanya matanya.


“pagi juga teddy, kenapa kamu bangun lebih awal” tanya aza bangun dari tidurnya, “hanya terbangu saja dan menikmati pemandangan yang indah” ucap nando.


“benarkah kalau boleh tahu apa itu” tanya aza, “tentu saja, pemandangan yang sangat indah dimana anak dan istriku tidur terlelap di sampingku” kata nando memandangi aza.


Aza tersipu malu karena ucapan nando, baru kali ini nando mengucapkan kata-kata yang romantis.


“kamu jaga baby aku akan ke bawah”ucap aza ingin turun dari ranjang untuk melakukan aktivitas seperti biasa.


Tetapi sebelum aza keluar dari kamar nando terlebih dahulu menghimpit aza ke pintu, “kenapa buru-buru bunny kita masih punya waktu untuk berdua” ucap nando.


“tapi aku harus membuat sarapan untuk kalian”ucap aza mencoba melepaskan diri dari nando.


“kita memiliki maid, jadi biar mereka yang mengerjakan tugas itu, sekarang kamu juga mengerjakan tugasmu” ucap nando.


“itu juga tugasku jadi bisa lepaskan aku” ucap aza


Aza menelen ludah kering dia gugup apa yang akan di lakukan nando, sedangkan nando semakin menghimpit aza di pintu.


Nando menunduk untuk mencium aza, “wah mama mama” ucap baby elo yang baru terbangun, nando berhenti dengan tindakannya dan menoleh asal suara dimana baby elo sudah terbangun dan sedang bermain dengan kepalan tanganya.


“baby sudah bangun” ucap aza melepaskan diri dari nando, “anak mama sudah bangun, sini sama mama” ucap aza mengembil baby elo ke gendongannya


Wajah nando berubah kusut tadi malam dia tidak bisa menikmati malam dengan aza karena baby elo bahkan pagi ini dia juga tidak bisa mengambil ciuman aza karena baby elo kembali bangun. “huh... aku mau mandi” ucap nando kesal.


Nando ke kamar mandi dan aza turun kebawah untuk memerintahkan maid untuk memasak sarapan pagi.


“selamat pagi nyonya” ucap para maid setelah melihat aza turun dari lantai dua


“pagi.... dimana bibi?” tanya aza, “bibi sedang di dapur nyonya, apa nyonya perlu sesuatu?” tanya maid tersebut.

__ADS_1


“tidak hanya aku ingin kalian menyajikan sarapan pagi ini saya tidak bisa karena harus memandikan baby elo” ucap aza


“baik nyonya kami akan menyiapkannya jadi nyonya bisa memandikan tuan muda” ucap maid.


“baguslah, segera siapkan nanti saya akan turun” ucap aza kembali naik ke lantai atas.


aza kembali masuk ke kamarnya di sana nando yang hanya menggunakan handuk saja.


“kenapa kamu tidak memakai baju?” tanya aza


“aku baru selesai mandi dan kamu belum menyiapkan pakaianku” ucap nando yang aza yang masih menggendong baby elo.


“bukan biasanya kamu memilih pakaianmu sendiri, kenapa sekarang menyuruhku” ucap azaa.


“iya dulu, tapi sekarang aku sudah punya istri jadi istriku aza sekarang tolong pilihkan baju untukku” ucap nando


“tapi aku mau memandikan baby elo” ucap aza, “berikan baby padaku kamu pilihkan baju untukku” ucap nando mengambil baby elo dari gendongan aza.


Baby elo tidak mau bersama nando jadi baby elo berontak dan memegang aza erat-erat, “tidak baby, sekarang kamu ikut papa biar mama memilih baju untuk papa” ucap nando mengambil baby elo dengan paksa.


“tapi teddy kasihan baby elo dia ingin denganku” ucap aza yang melihat baby elo akan menangis.


“tidak sudah cukup tadi malam baby elo memonopolimu sekarang gantian kamu harus mempersiapkan pakaianku biar baby aku yang jaga” kata nando berjalan ke kamar baby elo.


Setelah melihat nando dan baby elo kemballi ke kamar baby elo aza segera menyiapkan pakaian kerja untuk nando.


Nando ke kamar baby elo dia meletakkan baby elo di ranjang baby elo, “baby kenapa kamu memonopoli mama, papa juga butuh mama jadi mulai sekarang kita berbagi ya, kalau siang kamu dan kalau malam baby tidur dan jangan gangu papa untuk membuat adik baru untuk baby” ucap nando yang hanya di tanggapi dengan ocehan baby elo.


 


 


Mohon dukung author dengan rate, like, comen dan like

__ADS_1


Terimakasih


__ADS_2