
Setelah nando selesai makan mama rinta pamit untuk pulang sedangkan aza dan baby elo masih di kantor, rencana mereka akan pulang bersama nando.
Nando kembali melanjutkan pekerjaanya yang tinggal beberapa dokumen yang harus di periksa sedangkan aza bermain dengan baby elo.
“bunny apa kamu tidak bosan bermain dengan baby terus” ucap nando yang iri dengan baby elo yang setiap hari bersama aza
“tidak, aku tidak akan pernah bosan bermain dengan baby malah aku senang karena dapat melihatnya tumbuh” ucap azaa
“baiklah, tapi kamu jangan lupakan aku sebagai suamimu yang juga butuh perhatian” ucap nando memelas
Aza tersenyum melihat sikap nando yang mulai cemburu lagi dengan baby elo.
“teddy kenapa kamu selalu cemburu dengan baby, padahal baby masih bayi dan dia butuh perhatian lebih dariku” tanya aza mendekati nando
“kamu akan selalu lupa denganku kalau sudah bersama baby” ucap nando memeluk pinggang aza yang ada di sampingnya.
Aza tersenyum dengan sikap manja nando dengan lembut aza mengusap kepala nando,
“ya maaf kalau aku terlalu fokus dengan baby, aku akan mulai memperhatikanmu juga” ucap aza.
“janji” ucap nando
“janji, sekarang selesaikan pekerjaanmu dan kita akan pulang” ucap aza
“baiklah, tapi cium aku dulu” ucap nando memajukan bibirnya
Cup ... dengan cepat aza memberikan ciuman di pipi nando, “sudah sekarang cepat kerja aku akan menunggu bersama baby elo” ucap aza melepas pelukan nando dan kembali menemani baby elo
Nando sedikit merasa kecewa karena aza tidak menciumnya di bibirnya tapi dia tidak mempersalahkannya dia bersyukur aza sudah mau memberikan ciuman secara suka rela dengan semangat nando melanjutkan pekerjaanya agar mereka cepat pulang
****
Setelah cukup berkutat dengan berkas- berkas yang ada nando sekarang membereskan semaunya dan bersiap untuk pulang.
Nando melihat ke arah aza dan baby elo yang tertidur di salah satu sofa di sana dengan baby elo yang berbaring di atas aza.
__ADS_1
“bunny ayo bangun kita pulang sekarang” ucap nando membangunkan aza dengan lembut dia tidak kaget.
Aza menggerak matanya dan melihat nando di dekatnya, “maaf, aku ketidura ya” ucap aza yang masih setengah mengantuk
“tidak apa-apa bunny kamu pasti lelah menjaga baby elo seharian, sekarang kita pulang nanti tidurnya lanjut di rumah saja” ucap nando yang merasa kasihan dengan aza.
Aza mengangguk dia berdiri dengan hati-hati agar baby elo tidak terbangun, aza menggendong baby elo dan nando membawa tas aza agar aza tidak kerepotan karena sudah menggendong baby elo
Mereka bertiga keluar dari kantor dengan nando memeluk pinggang aza untuk mengumunkan bahwa wanita yang di sampingnya adalah miliknya.
Karena belum waktu pulang kerja jadi banyak karyawan melihat bos dan mantan sekretaris berjalan berdua dengan aza menggendong baby elo dan nando dengan posesif memeluk pinggang aza.
Banyak karyawan yang berbisik setelah melihat kejadian itu mereka bertanya-tanya apa hubungan bos dan mantan sekretarisnya itu
“bukankah itu aza mantan sekretaris pak nando” ucap salah satu karyawan wanita
“iya tapi yang aku dengar hari ini dia sudah berhenti mengapa dia masih disini dan dia juga bersama pak nando dan mereka terlihat mesra” ucap teman karyawan tersebut
“iya benar mereka mesra sekali, apa jangan-jangan aza merayu pak nando” ucap karyawan wanita
“benar pasti dia merayu pak nando\, aku kira dia wanita baik-baik tapi ternyata di j***** murahan” ucap menimpali temannya.
Mereka terus membicarakan aza dan nando tidak lupa menyebarkan gosip bahwa aza sudah merayu nando bahkan lebih parah lagi mereka bergosip bahwa sengaja menjebak nando untuk tidur denganya agar nando tunduk pada aza.
Gosip tersebar dengan cepat di kantor yang membuat nama aza menjadi jelek dan untungnya aza sudah berhenti bekerja kalau tidak mungkin aza akan sakit hati mendengar gosip yang beredar.
Sedangkan orang yang mereka bicarakan sedang menikmati kebersamaan dengan nando dan baby elo.
Aza sekarang duduk di samping nando yang menyetir, nando sengaja menyetir sendiri agar mereka menikmati waktu bersama.
Cukup lama mereka menempuh perjalanan untuk pulang, sekarang mereka sudah sampai di rumah nando.
Nando turun dan membukakan pintu untuk aza tidak lupa dia juga membawa tas aza, aza sangat terharu dengan tindakan nando, meski sederhana tapi ini cukup bermakna dimana nando menghargai aza sebagai istrinya dan memberikan perhatian meski sekecil apapun.
“terimakasih” ucap aza
“sama-sama bunny, ayo kita tidurkan baby elo ke kamarnya” ucap nando
Memang dari kantor sampai di rumah baby elo masih tidur mungkin karena kelelahan menemani nenek dan mamanya berbelanja jadi baby elo tidur dengan pulas.
__ADS_1
aza masuk ke rumah di ikuti nando, aza langsung naik ke kamar baby elo dan membaringkan baby elo di ranjang dengan hati-hati agar tidak bangun.
Nando dari belakang memeluk aza, “kalau tidur baby sangat manis” ucap nando
“baby memang sangat manis” ucap aza terus memandangi baby elo
“iya manis tapi kalau sudah memonopolimu dia tidak manis lagi, dia seperti bayi nakal yang menggunakan tangisan dan wajah lucunya untuk memikatmu” ucap nando meletakkan kepalanya di leher aza.
“hahaha bukankah sifat itu turun dari kamu makanya teddy jangan mengeluh karena baby elo menuruni sifat ayahnya” ucap aza tertawa kecil
“yayayaya, baby memang mirip denganku dan aku harap aku tidak akan memiliki anak lagi yang seperti baby elo” ucap nando memberikan kecupan pada leher aza.
“kenapa? Bukankah teddy akan senang kalau anak-anak akan mirip dengan teddy” ucap aza
“aku ingin anakku nanti mirip dengan ibunya yang cantik dan baik” ucap nando tepat di telinga aza
Aza memerah dengan ucapan nando di tambah nando tidak berhenti mencium lehernya bahkan nando dengan berani meninggalkan jejak di sana.
“teddy berhenti, nanti baby bangun dan ini juga masih siang juga” ucap aza menghentikan nando
“jadi kalau malam bolehkan” ucap nando
“aku ingin mandi” ucap aza melepaskan diri dari nando dan berjalan cepat ke kamar mereka
Nando tersenyum kecil melihat aza yang malu dia mendekati baby elo dan mencium kening baby elo, “baby malam ini jangan ganggu papa ya” ucap nando
“bibi tolong ke kamar baby elo sekarang” ucap nando melalui interkom kamar baby elo yang terhubungan dengan dapur dan tempat-tempat istiratah para maid
Tidak sampai satu menit bibi sudah sampai di kamar baby elo, “bibi tolong jaga baby elo sebentar kalau baby bangun mandikan dia, saya dan aza mau mandi sebentar” ucap nando
“baik tuan” ucap bibi
Nando pergi meninggalkan kamar baby elo dan menyul aza.
Sampai di kamar nando mendengar suara gemerik air dari kamar mandi, nando tahu aza pasti sedang mandi, nando membuka jasnya dan menunggu aza keluar dari kamar mandi.
Mohon dukung author dengan rate, like, comen dan vote
__ADS_1
terimakasih