BALAS DENDAM LISA

BALAS DENDAM LISA
Kalian Semua Terlibat!


__ADS_3

“Banyak yang harus kupikirkan, tapi Bu Tin tak pernah goyah. Ini tidak akan berlanjut jika kita tidak mengakhirinya. Dia tidak punya pilihan. Bukan karena tidak ingin, tapi terpaksa melakukannya,” ucap Lisa.


Roy hanya diam tak menjawab apapun karena memang tidak tahu menahu soal itu.


“Pergilah dan tunggu keputusanku,” lanjut Lisa.


Roy pun menuruti Lisa karena merasa bersalah tidak mengetahui apapun tentang hal itu.


Roy berjalan keluar dari ruangan itu dan berdiri tepat di depan pintu ruangan.


Saat Roy berdiri dan mengingat kembali perbuatan keji Sung, Terlihat Jack yang baru datang ke acara itu dan berjalan menemui Roy.


“Aku bahkan tidak sudi menyebutmu tidak tahu malu,” ucap Jack.


“Aku sungguh tidak berkaitan atas kematian Bu Tin, dan semua kejahatan yang dilakukan ayah mertua dan istriku,” ucap Roy.


“Tidak. Kalian semua terlibat dalam hal ini. Hanya ada satu hal yang bisa kamu lakukan sekarang. Ungkap semuanya sendiri, dan tebuslah kesalahanmu,” ucap Jack yang lalu pergi untuk memberikan penghormatan terakhir kepada keluarga mendiang.


***


Di basement Sung, Rosa memukul pintu sel yang terbuat dari besi menggunakan sebuah palu dan berteriak-teriak memanggil John, meminta tolong untuk membukakan gembok sel.


“John!!! John!!! John!!!”

__ADS_1


“Bu Rosa!” panggil Joh dari luar.


John pun mendengar teriakan Rosa dan segera mendatanginya.


“Kamu baik-baik saja, Bu? tanya John dari balik sel.


“Keluarkan aku dari sini, John. Aku bisa mati jika berada disini. Kumohon, John,” pinta Rosa sambil menangis terisak-isak.


“Aku tak berani melakukan itu, Bu. Ayahmu akan membunuhku jika aku melakukan itu,” jawab John yang tak bisa melakukan apapun.


“Tak masalah John. Aku akan melindungimu saat aku keluar dari sini. Bukalah kunci gembok ini, John. Kumohon padamu,” Rosa yang terus memaksa John.


John pun merasa sangat kasihan pada Rosa. Akhirnya, John membuka kunci gembok sel itu dan membiarkan Rosa kabur dari sana.


“Cepat jalan, John!!!!” teriak Rosa.


John menginjak pedal gas dan mulai meninggalkan rumah Sung untuk menuju rumah Roy.


Setelah John dan Rosa sampai ke rumah Roy, Rosa menyuruh John untuk kembali ke rumah Sung.


Rosa pun langsung memasuki rumah dan menemui Ayu yang telah lama tak ia jumpai.


Beberapa saat kemudian, ketika Rosa dan Ayu bertemu untuk melepas rindu, Roy telah kembali pulang ke rumahnya setelah menghadiri acara penghormatan terakhir mendiang Tin.

__ADS_1


Roy datang dan disambut dengan asisten Rosa yang sedang berdiri di ruang tamu.


“Sedang apa kamu disini?” tanya Roy pada asisten Rosa.


“Istrimu telah kembali, Pak. Nona Ayu sedang bersamanya di kamar,” jawab asisten Rosa.


“Sayang. Sudah lama aku tidak bertemu dengan Ayu,” ucap Rosa yang baru keluar dari kamar bersama Ayu.


“Keluar,” ucap Roy.


“Sayang,” Rosa yang berusaha membujuk suaminya.


“Kubilang keluar,” Roy tetap ingin menyuruh Rosa pergi dari rumah.


Asisten Roy pun langsung mengajak Ayu untuk bermain dan pergi dari sana, agar tidak melihat orang tuanya yang sedang bertengkar.


“Sayang. Aku tidak akan melakukan apapun. Izinkan aku menginap disini untuk menemani Ayu beberapa hari,” ucap Rosa.


“Kamu tidak dengar kusuruh untuk pergi?” ucap Roy.


“Kumohon, Sayang,” Rosa berlutut di hadapan Roy.


“Wanita yang meninggal 13 tahun lalu. Orang yang menghalangi pernikahan kita. Apa itu ibu kandung Lia? Istri CEO perusahaan IKIP? Benarkah?” Roy mulai mengungkit kejahatan Rosa.

__ADS_1


__ADS_2