BALAS DENDAM LISA

BALAS DENDAM LISA
Peringatan Bu Tin


__ADS_3

Lisa dan Blind telah sampai di rumah. Saat mereka masuk, ibu angkat Lisa sudah menyambutnya.


“Apa Villa Pimpinan Roy memang sebagus istana seperti di rumor?” tanya ibu angkat Lisa.


“Benar, Bu. Villa Pimpinan sangat luas dan megah, dan para tamu undangan sepertinya juga orang-orang yang sangat berpengaruh di kota ini,” jawab Blind.


Lisa masuk ke dalam kamarnya tanpa menanggapi percakapan Blind dan ibu angkatnya itu. Sepertinya, ia masih sangat syok saat kejadian di Villa tadi.


Blind menyusul Lisa ke dalam kamar.


“Sayang,” ucap Blind sambil memegang pundak istrinya.


“Jangan sentuh aku,” ucap Lisa.


“Kamu tidak ingat, peraturan pernikahan kita nomor satu? Saat aku melarangmu menyentuhku, lakukan seperti yang kukatakan. Keluarlah dari sini!” ucap Lisa yang mengusir Blind dari kamar.


Blind pun melepas tangannya dari pundak Lisa dan menghela nafas.


“Baiklah, Sayang. Aku akan keluar. Semoga kamu baik-baik saja.” ucap Blind


Blind pun keluar dari kamar meninggalkan Lisa sendirian.

__ADS_1


Lisa di kamarnya merenung dan mengingat kembali kejadian yang dialaminya saat kecil.


***


Di apartemen Jack, terlihat ia sedang menerima telepon dari asistennya. Asistennya menemukan keganjilan saat menyelidiki suami Lisa.


“Ya, halo?”


“Aku menemukan hal gila saat menyelidiki suami Lisa, Pak. Aku akan berangkat ke apartemenmu dan kuberitahu saat sampai disana,” ucap asisten Jack.


“Baiklah. Hati-hati di jalan,” ucap Jack dan langsung menutup teleponnya.


Setengah jam berlalu. Dan asisten Jack pun telah datang. Mereka berdua duduk di ruang tamu untuk membicarakan sesuatu yang penting.


“Tiga tahun? Bagaimana dengan anak mereka? Anak mereka cukup besar untuk sekolah, dan mereka baru menikah tiga tahun lalu?” tanya Jack.


“Dia (Nisa) adalah anak Blind dari istri pertamanya. Beberapa tahun kemudian, mereka bercerai dan Nisa ikut dengan Blind,” ucap asisten sambil menunjukkan foto pernikahan Blind dengan istri pertamanya.


“Lalu, Blind menikah lagi dengan Lisa dan tinggal bersama ibu mertuanya. Mereka keluarga biasa yang bahagia. Tapi ada yang mengejutkan tentang tempat kerja pertama Blind,” ucap asistennya.


“Dimana itu?” tanya Jack.

__ADS_1


“Perusahaan Ayah Lia. Saat insiden itu terjadi 13 tahun lalu, Blind adalah pegawai baru disana saat itu,” ucap asisten.


“Beberapa pegawai pindah dari perusahaan ayah Lia ke IP Group termasuk si Blind saat itu. Blind juga merupakan salah satu dari mereka yang terlibat dalam pengambilalihan perusahaan ayah Lia dan formula yang ditemukannya. Aku bahkan tidak membayangkan beberapa lama dia menyiapkan ini,” lanjut asisten Jack.


Jack berdiri di depan jendela sambil memandangi suasana malam di  kota Malang.


“Aku tahu dia mempertaruhkan seluruh hidupnya untuk balas dendam. Ini terlalu berbahaya untuknya. Aku tidak bisa membiarkannya menempuh jalan itu,” ucap Jack.


***


Kembali di rumah Lisa, terlihat ia sedang melaporkan kejadian saat di Villa Roy kepada ibu angkatnya.


“Pimpinan Roy melihatmu menyakiti diri sendiri. Lalu, apa rencanamu? Kenapa ia bisa sampai melihatmu? Dia mungkin berpikir kamu orang aneh. Dan mungkin dia sudah mulai curiga denganmu. Kamu mau menghancurkan semua kerja keras kita?” tanya ibu angkat Lisa dengan nada tinggi.


“Maafkan aku, Bu Tin,” ucap Lisa.


“Kamu harus bisa lebih mengendalikan mental lagi, Lia. Jangan sampai kamu lemah saat menghadapi lawan yang kuat. Aku sudah mengorbankan seluruh kekayaanku untuk menyelamatkan nyawamu kala itu!”


“Lakukanlah sepadan dengan itu! Bagaimanapun caranya, aku harus melihat mereka hancur. Aku tidak akan memaklumi siapapun orang yang telah mengacaukan rencanaku, Lia. Termasuk anggota Dewan Jack, sekalipun,” ucap ibu angkatnya.


Tin adalah wanita yang dulu menolong Lisa dan mengangkatnya jadi anak angkat untuk balas dendam kepada IP Group.

__ADS_1


Tin mengadopsi Lia karena, Tin juga bernasib sama dengan Lia. Anak Tin dulunya merupakan salah satu karyawan IP Group dan meninggal akibat kecelakaan yang disebabkan oleh perusahaan itu. Akan tetapi, IP tidak mau bertanggung jawab.


__ADS_2