BALAS DENDAM LISA

BALAS DENDAM LISA
Dia Meninggal Karena Sakit!


__ADS_3

“Dia meninggal karena sakit. Satu-satunya kesalahanku adalah mengabaikan penyakitnya,” Rosa mulai mencari alasan saat Roy tiba-tiba menanyakan itu.


“Jangan bohong!!!! Itu tidak benar,” bentak Roy.


Roy pun mendekati Rosa dan mencengkram pundaknya…..


“Jangan muncul dihadapanku lagi. Pastikan aku tidak pernah melihatmu seumur hidupku. Kuperingatkan kamu,”


“Sayang. Tolong bantu aku! Jika kamu mengusirku dari sini, Ayahku akan memukulku sampai mati. Bukan hanya kamu yang membenci ayahku."


"Aku juga tidak mau kembali padanya. Aku tidak akan meminta kalian untuk berbaikan. Aku akan hidup dengan tenang disini dan merawat Ayu. Kumohon sayang!!!”


Roy sangat bingung harus berbuat apa pada istrinya. Roy merasa kasihan pada istrinya tapi juga sangat membencinya atas semua perbuatannya di masa lalu.


***


Lisa sedang mengetik surel di ruang rahasianya. Ia menulis surel tentang identitas aslinya sebagai putri pemilik perusahaan IKIP, dan akan memimpin saat sidang diadakan.


Lisa mengirimkan surel itu pada seluruh media dan menyebarkan pada semua wartawan yang akan meliput berita itu.


Ia juga meminta bantuan pada Jack untuk menyebarluaskan berita itu kepada publik, agar semua orang mengetahuinya.


Surel itu bertulis.


“Aku Lia, putri CEO perusahaan IKIP, Tom. Aku memutuskan untuk mewakili korban IP dalam gugatan kelompok mendatang. Sidang pertama akan berlangsung esok hari. Aku sendiri yang akan memimpin sidang itu. Agar dunia tahu perlakuan tidak adil yang kami hadapi, dan kami akan bekerjasama dengan media. Kami juga akan mengungkap semua hal tentang sidang kami kepada publik.”


Surel itu berhasil dikirim kepada seluruh media termasuk para wartawan yang akan meliput.

__ADS_1


Seketika itu, semua media menampilkan berita di tayangan TV dan situs berita yang bisa dilihat di setiap ponsel.


***


Sung sedang bersama John di sel basement untuk menanyakan keberadaan Rosa.


“Kemana Rosa pergi? Sudah kubilang padamu untuk mengawasinya” ucap Sung yang marah-marah.


“Putrimu tiba-tiba sakit, Tuan. Aku segera memanggil mobil ambulans tanpa memberitahumu lebih dahulu. Maafkan aku,” jawab John.


“Sial!!!” umpat Sung.


“Bu Rosa berjanji akan bersembunyi di hotel untuk sementara, Tuan,” ucap John yang juga membujuk Sung.


“Dasar bodoh!!!!”


*PLASSS!!!


“Tuan Sung!!!” teriak Sam dari luar basement.


Sam masuk ke dalam basement untuk menemui Sung.


“Ada masalah yang lebih besar, Tuan. Masalah Rosa hanyalah sepele. Lia telah muncul,” ucap Sam yang ketakutan.


“Siapa dia?” tanya Sung.


“Dia adalah putri CEO IKIP, Tom.” jawab Sam.

__ADS_1


“IKIP?” Sung sangat terkejut ketika mendengar ucapan Sam.


“Kamu mengingatnya, Tuan? Dia bilang akan menangkap kita. Semua media telah menampilkan berita tentang munculnya putri CEO perusahaan IKIP, dan ia sendiri yang akan memimpin saat sidang pertama di kantor kejaksaan, esok hari,” lanjut Sam.


“Sial!!!! Pergilah kesana esok hari, lalu cegahlah dia! Jangan sampai wanita itu berhasil memasuki kejaksaan!” perintah Sung.


“Baik, Tuan,” jawab Sam.


***


Keesokan harinya, terlihat banyak sekali wartawan yang sudah berkumpul di depan kantor kejaksaan untuk menunggu dan mewawancarai Lisa.


Saat mobil Lisa datang dan berhenti tepat di depan gedung, para wartawan dan reporter mulai mengerubungi mobilnya.


Beberapa satpam pun mulai membuka jalan untuk Lisa agar ia bisa berjalan masuk tanpa halangan.


Saat Lisa keluar dari mobilnya,


“Bagaimana caramu mengumpulkan berkas untuk gugatan itu?”


“Kenapa kamu melakukan ini? Padahal, kamu sendiri direktur utama IP Group.”


“Apakah kamu seorang pengadu?”


“Tolong berikan penjelasan!”


“Tolong berikan komentar.”

__ADS_1


“Jawab pertanyaan kami.”


“Bu Lia. Kami ingin jawaban.”


__ADS_2