BALAS DENDAM LISA

BALAS DENDAM LISA
Tatapan Mata Menyebalkan


__ADS_3

“Tatapanmu! Aku benci caramu menatapku,” ucap Rosa.


John mengalihkan tatapannya dengan menunduk.


“Berlutut! dan buka kemejamu!” perintah Rosa.


John hanya pasrah dan menuruti kemaun Rosa. John mulai berlutut dan membuka kemejanya.


*PRAAT


Rosa menyiramkan air di gelas sisa minumannya ke muka John yang sedang berlutut di depannya.


John sama sekali tidak marah atau melawan saat Rosa melakukan itu padanya.


“Seharusnya, kamu harus bersyukur bisa tidur dengan wanita cantik seperti aku. Kenapa kamu malah menatapku seperti itu? Seharusnya aku tidak mempekerjakanmu dari dulu. Sial”


*BUUKK!


Ucap Rosa lalu memukul John dengan guling.


*KRIIING!!!


Ponsel Rosa pun tiba-tiba berdering. Rosa mengambil ponselnya dan melihat siapa yang menelponnya.


Ternyata, Lisa lah yang menelponnya saat itu. Lisa kembali memanasi Rosa dengan memberi tahu bahwa Roy telah memberikan HP dan mobil baru kepada selingkuhannya.


“Dimana kamu!” bentak Rosa di telepon.


“Pimpinan membeli mobil baru dan Hp baru untuk seorang wanita, Aku butuh waktu untuk memeriksanya kembali. Akan ku kirimkan foto padamu,” jawab Lisa ditelpon.dan langsung mematikan sambungan.

__ADS_1


Rosa foto yang dikirimkan oleh Lisa. Lisa mengirimkan foto berupa kunci mobil, HP dan kotak kecil bertuliskan pesan John yang diberi oleh Anya tempo hari.


Lisa juga mengirimkan pesan tentang ciri-ciri mobil dan plat nomornya, serta dimana posisi mobil.


Setelah membaca pesan dari Lisa, Rosa bergegas menyuruh John untuk menyetir mobil untuknya dan membantu mencarikan mobil itu.


Sesampainya mobil yang dikendarai John dan Rosa berada di jalan raya, John pun melihat mobil dengan plat nomor dan ciri-ciri yang persis disebutkan Lisa.


“Aku melihat mobilnya, Bu,” ucap John.


“Kejar mobilnya! Aku ingin tahu siapa yang mengemudikannya,” perintah Rosa.


“Baik, Bu,” jawab John.


John pun menambah kecepatan mobilnya untuk mengejar dan menyalip mobil-mobil lainnya yang berada di jalan.


“Lebih cepat! Dekati mobilnya!! Sialan!” Rosa berteriak di dalam mobil.


“Sial. Tabrak mobilnya!” teriak Rosa di dalam mobil yang semakin marah karena tidak bisa mengejar.


*BRAAAKKK!!!!


*CIIIIT!!!


Mobil yang dikendarai John dan Rosa menabrak mobil yang sedang ia kejar di pertigaan lampu merah. Jalanan pun terlihat sangat sepi di malam itu.


Dua mobil terhenti di persimpangan jalan.


“Bagus, John,” ucap  Rosa.

__ADS_1


“Aku mendapatkanmu, brengsek. Tamat sudah riwayatmu,” ucap Rosa yang turun dari mobil.


*DOK DOK


Rosa berjalan menghampiri mobil itu dan menggedor jendela mobilnya.


“Keluar!” teriak Rosa.


Jendela mobil itu pun terbuka. Tak disangka, ternyata Anya lah yang mengendarai mobil itu.


Lisa sengaja memberi plat nomor dan ciri-ciri mobil yang dipakai Anya untuk mengelabui Rosa.


Mereka berdua saling bertatapan satu sama lain.


“Sial. Apa maumu?” ucap Anya dalam mobil.


Rosa pun masih diam dan bingung, apakah benar Anya yang berselingkuh dengan Roy.


*NIINUU NIINUU


Sirine mobil polisi terdengar mendekat ke jalan itu akibat kecelakaan yang Rosa buat.


Anya menutup jendala mobilnya kembali dan pergi dari sana.


Begitupun John yang langsung mengajak Rosa berpencar dan lari dari sana.


“Bu, sepertinya polisi menuju kemari. Kita harus segera lari dan berpencar dari sini,” ucap John.


“Sial!” teriak Rosa sambil berlari dari sana.

__ADS_1


Begitupun dengan John yang berlari berlawanan arah dan mencari tempat yang aman.


__ADS_2