
Lisa mempersilahkan kepada para pembantu rumah Roy untuk beristirahat karena telah bekerja.
Lisa memanfaatkan kesempatan itu untuk masuk kembali ke ruang rahasia Roy dan mencari berkas-berkas penting tentang perusahaan ayahnya dulu.
Lisa mulai menuju ke ruangan Roy dan masuk ke ruang rahasia yang ada di balik rak buku.
Lisa mulai mencari berkas-berkas yang terkait dengan kontrak perusahaan ayahnya yang asli.
Beberapa saat kemudian, Lisa telah menemukan kontrak asli perusahaan IKIP.
Lisa segera mengabari Jack, bahwa ia telah menemukan kontrak itu via SMS.
“Pak Jack. Aku berhasil mendapatkan kontrak asli perusahaan IKIP. Nanti malam, aku akan meninggalkan Pimpinan Roy.”
Setelah mengirim pesan pada Jack, Lisa segera keluar dari ruangan itu dan menyimpan berkasnya.
Lisa tak menyadari, bahwa sedari tahu Roy melihat semua apa yang dilakukan Lisa di ruang rahasianya.
Roy memasang cctv di ruangan itu dan melihatnya dari kantornya melalui tablet miliknya.
Roy hanya diam dan masih memikirkan, apa yang sebenarnya dicari oleh Lisa dengan mendekatinya.
Saat Roy hendak mematikan tabletnya, Rosa datang dan masuk ke ruangannya untuk melabrak Roy.
__ADS_1
*BRAKK!!!
“Apa yang kamu lakukan! Apakah kamu pria yang kukenal?” Rosa mendobrak pintu ruangan Roy dan marah-marah padanya.
“Ini tempat kerjaku. Pelankanlah suaramu,” jawab Roy singkat.
“Kamu tidak tahu? Wanita itu bersekongkol bersama ibunya untuk menjatuhkanmu. Mereka berencana untuk menjatuhkanmu!” ucap Rosa yang semakin melantangkan suaranya.
“Kamu belum pernah jatuh cinta, bukan?” tanya Roy.
“Hhhh. Apa? Apa maksudmu? Apa artinya bagimu, aku melakukan ini jika bukan karena cinta?” tanya balik Rosa.
“Aku mempunyai sejuta alasan untuk mencintai Lisa. Jika ada yang ia butuhkan, aku bisa memberikannya. Itulah yang aku rasakan sekarang,” ucap Roy.
“Demi kebaikanmu, kamu juga harus menyerah,” ucap Roy yang kemudian berdiri dan pergi meninggalkan ruangan itu.
“Kamu yang harus menyerah! Itu tidak cocok untukmu!! Sayang!!” teriak Rosa yang melihat Roy meninggalkannya begitu saja.
***
Di kediaman Sung, Jack sedang berada disana untuk membicarakan proyek yang akan dibangun Sung.
Disela-sela itu, Sam datang untuk memberitahu Sung, bahwa muncul gugatan korban IP.
__ADS_1
“Korban IP? Siapa mereka?” tanya Sung.
“Kepala Jaksa memberitahuku, ini sangat serius. Ini gugatan yang terdiri dari beberapa orang yang terlibat. Mereka mengumpulkan bukti selama bertahun-tahun. Mereka punya banyak bukti yang tak terbantahkan,” jawab Sam.
“Kita punya Tim Hukum untuk menangani kasus itu,” ucap Sam.
Jack yang mendengar itu sudah menyangka, bahwa itu perbuatan dari Tin yang mengumpulkan beberapa orang yang termasuk korban IP dari zaman itu.
“Mereka punya bukti kita mengambil alih perusahaan IKIP secara ilegal,” jawab Sam.
“IKIP?” tanya Sung kaget.
“Kamu tahu siapa orang-orang ini, Jack?” tanya Sung.
Jack hanya menggelengkan kepalanya dan berpura-pura tidak mengetahui apapun.
“Cari tahu siapa orang-orang ini dan dimana mereka tinggal!!” perintah Sung.
“Baiklah,” jawab Sam yang kemudian pergi untuk melaksanakan perintah Sam.
Beberapa saat kemudian, Jack telah selesai dengan urusannya dengan Sung dan pamit untuk kembali.
Saat berada di mobilnya, ia menelpon Lisa untuk memberitahu bahwa Sung dan Sam sudah mengetahui gugatan yang dibuat untuk keluarganya.
__ADS_1
“Lia, dengarkan aku! Sung dan Sam sudah mengetahui tentang gugatan kelompok orang-orang itu. Mereka mungkin akan menangkapmu dan Bu Tin dalam sekejap, jika mereka mengetahui siapa dalang dibalik gugatan itu,” ucap Jack.