BALAS DENDAM LISA

BALAS DENDAM LISA
Daftar Kendaraan Curian


__ADS_3

Beberapa hari setelah laporan yang Rosa ajukan, mobil milik Roy yang dikendarai Anya telah masuk menjadi daftar mobil curian.


Asisten Roy sedang menghadap di ruang kerja pribadi Roy, untuk memberitahu kabar itu.


“Apa! Mobilku terdaftar sebagai kendaraan curian?” tanya Roy kaget.


“Astaga. Pastikan Lisa tidak terekspos. Sembunyikan kendaraannya dan kirim pengawal yang kusuruh melindungi Lisa ke luar negri,” perintah Roy.


“Bu Lisa masih belum juga mengangkat teleponnya, Pak,” ucap Asisten.


***


Di ruang rahasianya, Lisa sedang duduk menyendiri. Ia juga telah melihat berita dari layar komputernya tentang kecelakaan yang telah ia buat.


Lisa mengambil sebuah kotak berukuran sedang, yang dikirim oleh Jack melalui asistennya.


Saat mengirim kotak itu, Asisten Jack mengatakan bahwa di dalamnya berisi rencana Jack untuk menyelesaikan masalah yang sedang Lisa hadapi.


Lisa pun membuka kotak itu. Kotak itu berisi sebuah patung ondel-ondel berukuran satu kepalan pria dewasa.


Patung itu seperti sebuah wadah yang bisa dibuka kembali di bagian depannya. Kemudian, Lisa membuka kembali bagian depan patung itu.

__ADS_1


Di dalam patung ondel-ondel itu, terdapat patung ondel-ondel lagi yang sama persis warna dan bentuknya, hanya saja ukurannya yang semakin mengecil.


Lisa terus membuka patung itu sampai patung ondel-ondel yang paling kecil berukuran seperti batu kerikil.


Lisa menaruh semua patung mulai dari yang terbesar hingga terkecil di mejanya. Ia terlihat bingung, apa rencana Jack seperti yang dikatakan oleh asistennya.


Lisa pun menelpon Jack untuk bertanya tentang hal itu.


“Pak Jack,” sapa Lisa.


“Apakah kamu baik-baik saja, bukan?” tanya Jack di telepon.


“Ya. Aku baik-baik saja,” jawab Lisa.


Lisa pun masih diam belum menjawab.


“Baiklah. Apapun yang terjadi, aku mempercayai keputusanmu,” lanjut Jack.


“Asistenmu berkata, bahwa kamu mempunyai rencana di kotak yang kamu berikan padaku. Namun, aku tidak menemukan apapun disini melainkan patung ondel-ondel,” ucap Lisa.


“Tidak ada rencana, Lia. Tidak punya rencana adalah rencanaku. Aku akan selalu mendampingimu, seperti bayanganmu,” jawab Jack.

__ADS_1


“Bagaimana jika aku melakukan hal yang mengerikan atau bahkan lebih buruk dari itu?” tanya Lisa.


“Lakukan semaumu, Lia. Tidak apa-apa. Aku sangat memahami perasaanmu,” jawab Jack yang kemudian mematikan teleponnya.


***


*KRIIING!


Rosa yang berada di hotel, sedang mendapat telepon dari pihak kepolisian tentang identitas pengendara mobil yang ia tabrak.


“Ya, Pak Polisi. Kamu sudah mengetahui pengemudinya?” tanya Lisa.


“Bisa berikan aku nomor telepon pengemudinya? Jika dia adalah salah satu dari pegawai perusahaan, akan kuminta perusahaan yang menghukumnya dengan memecatnya, tanpa harus memenjarakannya,” lanjut Lisa.


Setelah Rosa mendapat  nomor dan identitas Anya, Rosa menyuruh Sam dan anak buahnya untuk menculik Anya dan membawanya ke gudang untuk di interogasi dengan caranya.


Singkat cerita, Sam dan anak buahnya telah berhasil menculik Anya dan membawanya ke gudang kosong di pinggir kota.


Disana, Anya dipukuli hingga babak belur oleh anak buah Sam. Wajah cantik dan garang Anya sudah berlumuran darah akibat itu.


Anya sudah tak berdaya tergeletak di lantai gudang.

__ADS_1


Saat itu, Rosa baru datang memasuki gudang itu untuk melihat kondisi Anya.


Sam dan anak buahnya menyeret tubuh Anya dan mendudukkannya ke hadapan Rosa.


__ADS_2