BALAS DENDAM LISA

BALAS DENDAM LISA
Data Diri Sebenarnya Lisa


__ADS_3

Lisa dan Roy sedang mengadakan makan malam bersama di salah satu restaurant Jepang.


Saat Roy telah datang dan duduk di meja lebih dulu, Rosa datang dengan stopmap yang berisi data diri asli Lisa dan akan menunjukkannya pada Roy.


Roy pun kaget saat melihat bukannya Lisa yang datang melainkan istrinya sendiri.


Beberapa saat setelah Rosa duduk bersama Roy, Lisa baru muncul disana dan kaget saat melihat Rosa.


“Sedang apa kamu disana? Duduklah!” ucap Rosa yang terlihat senang akan membongkar identitas Lisa.


Lisa yang baru datang pun ikut duduk tepat di samping Roy.


“Sayang. Kamu tidak tahu siapa dia, bukan? Baiklah. Akan kuberi tahu,” ucap Rosa.


Lisa kaget ketika mendengar ucapan Rosa, dan mengira bahwa Rosa sudah mengetahui identitas aslinya.


“Itu tidak akan menguntungkanmu. Cukup. Hentikan,” balas Roy


Tanpa menghiraukan ucapan Roy, Rosa mengeluarkan foto Lisa saat SMA dari stopmap miliknya.


“Ini foto Lisa saat dia masih SMA. Dia memakai nama lain. LIA,” ucap Rosa.


Lisa hanya diam dan memikirkan untuk mencari jawaban atas itu.

__ADS_1


Begitupun Roy, dia melihat beberapa foto yang diberi Rosa. Foto itu memang Lisa saat masih SMA.


Tertulis nama ‘LIA’ di saku seragam sekolah itu.


Roy yang merasa terganggu dengan kehadiran Rosa marah dan akan menguir Rosa.


“Haruskah aku menyeretmu keluar? Pengawal!”


“Tidak perlu. Aku akan pergi dari sini. Tapi ingat, kamu bisa saja hancur karena wanita yang berada di sampingmu,” ucap Rosa yang langsung pergi meninggalkan mereka berdua.


Lisa menjelaskan tentang foto itu saat Rosa sudah pergi dari sana.


“Saat ayah kandungku meninggal, dan ibuku menikah lagi, aku mengubah namaku,” jelas Lisa.


“Namun, adakah hal lain  yang harus kucemaskan? Apa sebenarnya yang kamu cari dariku?” lanjut Roy.


“Kamu tidak mempercayaiku? Apakah kamu percaya perkataan Rosa, bahwa aku akan menghancurkan hidupmu?” tanya Lisa.


Roy pun mengambil foto dan stopmap yang ditinggalkan Rosa lalu menyobeknya.


“Seperti yang kukatakan di pantai. Jika kamu menyembunyikan sesuatu, kamu harus mengaku padaku, agar kamu bisa bebas. Aku tidak keberatan. Aku bisa memahami masa lalumu secara perlahan,”


Setelah mereka menghabiskan makan malamnya, mereka kembali bersama kembali ke rumah Roy.

__ADS_1


Sesampainya Lisa di rumah Roy, ia menghubungi Tin untuk menanyakan kabarnya di rumah.


Tapi Tin tidak bisa dihubungi saat Lisa menelponnya. Lisa pun cemas ketika tidak bisa menghubungi Tin.


Kemudian, Lisa menelpon Jack untuk meminta bantuan mencari kabar tentang Tin yang tak bisa dihubungi.


***


Keesokan harinya, terlihat Lisa yang sedang duduk di ruangan direktur bersiap untuk mengadakan rapat.


Tiba-tiba Lisa terpikir oleh keadaan Tin yang tak bisa ia hubungi semalaman.


Lisa pun membatalkan rapatnya hari ini dan bergegas menuju rumahnya untuk memeriksa Tin.


Saat sampai rumahnya, Lisa melihat pintunya telah terbuka dan seisi rumahnya yang berantakan.


Lisa sangat yakin Tin telah diculik Rosa, karena Rosa telah mengetahui identitasnya.


Lisa bergegas meninggalkan rumah itu dan menuju ke rumah sakit tempat Jack dirawat.


Dari kejauhan, tampak Roy yang sedari tadi mengikutinya saat Lisa pergi dari kantor.


Ia pun menyuruh sopirnya untuk mengikuti kemana perginya Lisa.

__ADS_1


Sesampainya Lisa di rumah sakit tempat Jack, ia memberitahu bahwa Tin telah diculik.


__ADS_2