BALAS DENDAM LISA

BALAS DENDAM LISA
Cantik Sekali Bunga Ini!


__ADS_3

Lisa tetap berjalan dengan santai dan elegan saat melewati para tamu undangan yang hadir disana.


“Bu Lisa, kamu akhirnya datang,” sapa kepala sekolah.


“Halo, Bu. Senang bertemu kembali denganmu,” sapa balik Lisa.


“Kudengar kamu sakit. Apakah kamu sudah baik-baik saja?” tanya kepala sekolah.


“Aku baik-baik saja, Bu. Hanya sedikit demam kemarin,” jawab Lisa.


“Ibu!!!”


“Tante Lisa!”


Sapa Nisa dan Ayu yang langsung memeluk Lisa.


“Halo, Nak. Kalian bersenang-senang?”


“Selamat ulang tahun untukmu Ayu,” ucap Lisa yang memberi Ayu buket bunga berukuran sedang.


“Waah. Cantik sekali bunga ini. Terimakasih Tante Lisa,” ucap Ayu yang lalu pergi membawa bunga itu bersama Nisa.


Nita dan Sinta yang melihat Lisa datang juga ikut menghampirinya.


“Benarkah kamu sakit? Aku tidak yakin itu. Lihatlah, kamu terlihat semakin cantik,” ucap Sinta pada Lisa.

__ADS_1


Lisa pun hanya membalasnya dengan tersenyum.


“Kulihat pakaian yang kamu pakai itu hanya berada di majalah dan aku berpikir hanyalah model yang cocok untuk memakainya. Kamu sangat cocok dan terlihat cantik memakai itu” ucap Nita yang ikut memuji.


“Kalian berdua tampak jauh lebih cantik. Kalian bersenang-senang belakangan ini?” puji balik Lisa.


“Ah, tidak juga,” jawab Nita.


Rosa yang melihat Lisa datang memanggil asistennya untuk memanggil Lisa ke hadapannya. Rosa juga kembali bertanya, apakah ada orang mencurigakan yang datang.


“Kamu benar-benar yakin tidak ada orang mencurigakan yang datang?”


“Aku bisa memastikan, Bu,” jawab asisten.


“Sial. Apa yang dia rencanakan sebenarnya,” gumam Rosa sendirian.


“Baik, Bu,” asistennya pun pergi untuk memanggil Lisa.


Roy yang sedang mengobrol dengan para wali murid juga melihat Lisa yang baru datang. Begitupun Lisa, ia juga menatap Roy dari kejauhan sebelum asisten Rosa memanggilnya.


“Bu Rosa ingin bertemu denganmu,” ucap asisten Rosa yang menemui Lisa.


Lisa meninggalkan Nita dan Sinta lalu berjalan menuju Rosa yang berada di depan para tamu undangan yang sudah berdiri untuk menikmati jus yang telah dihidangkan oleh panitia.


Lisa berencana untuk mengungkap bahwa  dirinyalah yang berselingkuh dengan Roy pada Rosa saat itu.

__ADS_1


“Selamat atas ulang tahun Ayu, Kak. Kamu sangat cantik hari ini” sarkas Lisa.


“Kamu bersenang-senang? Kamu memberiku bom waktu dan memutuskan kontak denganku begitu saja. Apa yang sedang kamu rencanakan?” tanya Rosa kesal.


“Maafkan aku, Kak. Aku melihat kecelakaan mobil itu di berita. Apakah kamu terluka?” tanya Lisa.


“Kenapa aku harus terluka? Wanita itu yang akan terluka saat datang hari ini,” jawab Rosa.


“Kamu menunggu seseorang? Akhirnya kamu menemukannya?” tanya Lisa yang masih berpura-pura.


“Ya. Seorang ‘VIP’. Namun, dia takut dan kabur. Dasar pengecut. Hhhh,” ucap Rosa.


Saat mendengar ucapan Rosa. Lisa menggunakan ini sebagai kesempatan untuk memberitahu Rosa bahwa Lisa lah wanita ‘VIP’ itu.


“Siapa bilang dia kabur?” tanya Lisa.


“Jika tidak datang, artinya dia kabur. Ini sudah lewat tengah hari dan dia tidak datang” jawab Rosa ketus.


Lisa menaruh tasnya di meja Rosa dan…


“Dia datang.”


“Apa maksudmu?” tanya Rosa.


“Aku datang tepat pukul 12.00 siang.” ucap Lisa yang melotot pada Rosa.

__ADS_1


“Aku bertanya apa maksudmu!” Rosa semakin penasaran.


Lisa mulai memegang kalung berlian serta anting yang diberi Roy, lalu memamerkannya pada Rosa. Lisa juga melihat kearah Roy yang sedang berdiri di sudut lain saat itu.


__ADS_2