BALAS DENDAM LISA

BALAS DENDAM LISA
Perempuan Tak Tahu Diri!


__ADS_3

“Anak buahku menangkapnya saat dia hendak pergi ke luar negri. Apa dia orangnya?” tanya Sam.


“Ya. Dialah Si ****** itu,” jawab Rosa.


“Hei, Nona. Biar aku tanya sekali lagi. Siapa yang Pimpinan Roy perintahkan untuk kamu lindungi?” tanya Sam.


*CUIIIIH


Anya malah meludahi Sam saat ditanya olehnya.


“Sial. ****** tidak tahu diri,” Sam pun menyuruh anak buahnya untuk kembali menghajar Anya yang sudah babak belur.


Setelah Anya benar-benar lemas tak berdaya, Sam mengambil ponsel Anya untuk memeriksanya.


Sam membuka ponsel Anya dengan meletakkan jari Anya ke tombol sidik jari di ponsel.


Setelah ponsel itu terbuka, Sam memberikan ponsel Anya pada Rosa.


Rosa memeriksa ponsel Anya dengan melihat daftar panggilan masuk dan keluar di kontaknya.


Rosa melihat kontak yang diberi nama ‘VIP’.


“Hhhh. VIP?” ucap Rosa.


Kontak yang diberi nama ‘VIP’ itu adalah nomor Lisa. ‘VIP’ hanyalah nama kontak samaran agar tidak diketahui orang lain.


Rosa pun menelpon kontak itu dengan ponsel Anya.


Lisa pun mengangkat telepon itu dari kediamannya.

__ADS_1


“Siapa kamu?” tanya Rosa.


“Siapa kamu, wanita ******?”


“Siapa kamu bisa menjadi VIP Suamiku?”


“Hhhhh,” jawab Lisa di telepon yang sudah mengetahui itu adalah Rosa.


“Tidak sulit mencari tahu siapa kamu. Aku hanya butuh satu hari untuk itu,” ancam Rosa.


*TUUUT!!


Lisa menutup teleponnya saat Rosa masih berbicara.


*TING


Notif SMS masuk ke ponsel Anya.


“Mari bertemu besok tepat jam 12 siang. Aku akan pergi ke tempatmu. Dengan syarat, bebaskan Nona Anya.”


Pesan itu dikirim oleh Lisa ke ponsel Anya. Lisa sudah menduga bahwa Anya sedang disekap oleh Rosa saat ini.


Lisa sengaja untuk menemuinya esok hari di hari ulang tahun Ayu. Pesta ulang tahun Ayu akan dilaksanakan di TK Athfal dan mengundang semua murid beserta wali nya.


Rosa meninggalkan Anya yang kondisinya babak belur di gudang kosong itu, lalu ia pergi bersama Sam dan anak buahnya.


Sesampainya Sam kembali ke rumah Sung, ia duduk bersama Sung didampingi oleh John, untuk membicarakan video Rosa dan seorang pria yang belum diketahui saat kecelakaan.


“Jangan mencemaskan videonya, Tuan. Rosa sudah mengatakan bahwa itu sopi pengganti. Dia bahkan bisa memberitahu kita, siapa dia,” ucap Sam yang meyakinkan Sung.

__ADS_1


“Kamu bisa mencarinya, bukan?” tanya Sam pada John yang berdiri di samping sofa.


“Tentu saja, Pak,” jawab John yang panik.


“Roy Si Brengsek itu. Beraninya dia memanfaatkanku untuk mengancam ayahnya. Kamu belum tahu apa rencana Roy?” tanya Sung pada Sam.


“Belum, Tuan. Kami masih mengusahakannya. Di hari ulang tahun Ayu, Rosa akan memeriksa beberapa hal dengannya secara langsung. Aku akan melaporkannya padamu nanti,” ucap Sam.


***


Esok harinya, tepat di hari ulang tahun Ayu. Para murid TK beserta wali nya berdatangan di acara peringatan ulang tahun Ayu di Athfal.


Para murid dan wali nya mulai memasuki ruangan yang telah disiapkan oleh panitia setempat.


Ruangan itu didesain khusus untuk acara ulang tahun Ayu. Foto-foto Ayu pun memenuhi tembok ruangan itu.


Dan kado-kado yang dibawa oleh murid dan walinya ditumpuk rapi di satu tempat.


Mereka duduk di kursi sembari menunggu Rosa dan Ayu.


Di ruangan lain, terlihat Rosa yang sedang di make up oleh beberapa orang profesional.


“Aku akan membuatmu terlihat ibu paling elegan di dunia, Bu,” ucap perias.


“Pernahkah kamu melihatku senang saat aku memerankan menjadi orang tua?” tanya Rosa dengan nada tinggi.


“Tidak, Bu. Maafkan aku,” ucap perias.


“Buat aku terlihat mengintimidasi!” perintah Rosa.

__ADS_1


“Baik, Bu. Akan kulakukan,” jawab perias yang langsung merias muka Rosa dengan hati-hati.


__ADS_2