
Tanpa menelpon Lisa, Roy langsung masuk ke rumah itu dan mencari keberadaan Lisa.
Begitupun dengan Lisa yang sedang berada di ruang rahasianya.
Ia melihat Roy memasuki rumahnya yang terekam lewat CCTV melalui PCnya dari ruangan.
Lisa terlihat sangat panik kenapa Roy sampai mencarinya ke rumahnya.
Lisa pun juga lupa untuk mengunci kembali pintu masuk ruang rahasianya, sehingga Roy dengan mudah bisa memasukinya.
Saat Roy mulai berjalan ke ruang itu, Lisa yang tak bisa kabur hanya bisa bersembunyi di balik tembok agar Roy tak mengetahuinya.
Tepat saat Roy telah memasuki ruangan, Lisa telah bersembunyi di balik tembok di ruangan itu.
Roy masuk ke ruang itu, lalu melihat berkas-berkas yang dikumpulkan oleh Lisa selama ini.
Lisa yang sedang bersembunyi di balik dinding ruangan itu pun hanya bisa berdoa dan berharap agar Roy tak menemukannya.
Roy sangat kaget saat masuk dan melihat ruangan itu. Ia melihat banyak monitor PC yang salah satunya tersambung untuk CCTV dan untuk mencari data diri orang di monitor lainnya.
Kemudian, Roy berjalan ke tembok yang disana terpampang foto-foto milik keluarganya.
__ADS_1
Roy terduduk lesu di ruangan itu dan tak menyangka bahwa orang yang sangat dicintainya menusuknya dari belakang.
*KRIIING!!!!
Tiba-tiba ponsel Lisa berbunyi yang mana Roy langsung mengetahui tempat Lisa bersembunyi.
Saat Lisa akan mematikan ponselnya, Roy telah datang menghampirinya di balik tembok.
“Apa maksud dari semua ini? Apa yang telah kamu lakukan? Teganya kamu melakukan ini padaku. Kamu bahkan meretas ponselku dan melihatnya dari monitormu itu” ucap Roy.
Lisa yang semakin terpojok pun mulai melangkah mundur untuk menjauhi Roy.
Begitupun dengan Roy yang berjalan mendekatinya.
Lisa sama sekali tak mengeluarkan sepatah kata pun saat Roy bertanya, hingga membuat Roy semakin marah.
*BRAKKKK!!!
“KATAKAN!!!!” teriak Roy dan menendang kaki meja ruangan itu hingga patah yang membuat Lisa kaget dan hampir jatuh.
Lisa semakin takut dan melangkah mundur hingga tubuhnya mepet ke dinding ruangan itu.
__ADS_1
Sepertinya, Roy belum mengetahui bahwa, Sung mengambil perusahaan ayah Lisa dengan cara yang sangat kasar, hingga ia sangat marah ketika mengetahui Lisa melakukan ini semua padanya.
“Bagaimana bisa kamu begitu teliti dan kejam? Sudah berapa lama kamu berencana untuk mendekati ku dan merencanakan ini semua?” tanya Roy menatap mata Lisa dengan tajam.
‘Kukira kamu mengincar uang. Ternyata bukan itu. Ini terlalu mengerikan. Kenapa kamu tidak mengincar hal lain saja? Hanya untukmu, aku bisa memberikan semuanya padamu. Kenapa? Kenapa kamu melakukan ini padaku?” lanjut Roy yang semakin berjalan mendekati Lisa.
Lisa berusaha untuk kabur dari sana sebelum Roy melangkah lebih dekat.
Tapi percuma saja, Roy lebih cepat memegang tangan Lisa dan menahannya agar tidak kabur.
“Kamu ingin menghancurkan hidupku? Apa salahku padamu? Kenapa kamu tidak mengambil uangku saja?” bentak Roy yang menggenggam erat kedua tangan Lisa.
“Lepaskan!”
“Kamu!! Kamu menghancurkan seluruh hidupku. Kenapa kamu menghancurkan kehidupanku?”
“Lepas!!”
Saat Lisa berhasil melepaskan tangannya dari Roy, ia kembali berusaha untuk kabur.
Tetap saja, Roy lebih dulu menariknya dan mendorongnya kembali ke dinding.
__ADS_1
Lisa berjalan mendekati rak di samping dinding dan mengambil gunting, lalu di acungkanlah gunting itu agar Roy tak mendekatinya.