BALAS DENDAM LISA

BALAS DENDAM LISA
Bukan LY DISTRIBUTION?


__ADS_3

Para warga sipil yang melihat itu pun mulai mengambil  ponselnya lalu memfoto dan merekam drone yang berterbangan membentuk tulisan itu.


Begitupun semua media dan wartawan yang langsung memasukkan kabar itu ke koran dan TV.


Kabar itu pun sampai ke telinga Sung dan ayah angkat Roy. Mereka sangat marah ketika mendengar kabar itu.


Di kediaman Sung, terlihat Sung bersama Sam yang sedang melihat berita itu di TV.


“LY PAY? bukan LY DISTRIBUTION?” ucap Sung yang bingung.


“Kamu dan ayah Roy memiliki saham LY DISTRIBUTION yang cukup banyak, Tuan, tapi untuk LY PAY, Roy memiliki 100 persen sahamnya.” jawab Sam.


“Jadi maksudmu, mereka akan daftarkan itu ke bursa efek di Amerika?” tanya Sung.


“Jika dia berhasil melakukan itu, dia akan segera mengambil alih seluruh grup dengan dana itu,” jawab Sam menjelaskan.


“Sial! Dasar bocah tidak tahu diri!” umpat Sung.


Mereka merasa sangat dikhianati oleh Roy, karena Roy berusaha ingin memiliki seluruh saham perusahaan.


***


Esok hari pun tiba. Tepat pukul jam 07.00 pagi Sung berangkat dengan mobilnya menuju IP GROUP.


Sung dikawal oleh Sam dan beberapa anak buahnya yang juga mengikutinya menggunakan mobil lain dari belakang.

__ADS_1


Sesampainya mereka di IP GROUP, mereka masuk dan berteriak mencari Roy untuk meminta penjelasan tentang berita yang beredar kemarin malam.


Disana juga terlihat Ayah angkat Roy yang datang bersama para bodyguardnya yang datang untuk mencari Roy.


Sesampainya dua kubu itu ingin masuk ke dalam ruangan Roy, para pengawal Roy yang tak kalah jumlahnya pun menghadang mereka.


“Maaf, Tuan-tuan. Kalian tidak boleh masuk tanpa seizin Pimpinan Roy,” ucap ketua pengawal Roy.


“Dasar sampah brengsek! Kamu tidak tahu siapa aku?” bentak Sung.


“Aku hanya menjalankan apa yang diperintahkan oleh Pimpinan Roy, Tuan,” jawab ketua pengawal.


“Hahahaha” sambung ayah angkat Roy yang menertawakan Sung.


“Aku punya menantu yang sangat keji dan pria itu adalah putramu. Sepertinya dia bahkan mengkhianati ayahnya sendiri. Keluargamu sangat kacau balau. Haruskah aku mengatakan ayah dan anak sama saja?” ucap Sung.


“Jaga ucapanmu! Semua ini terjadi karenamu!” jawab besannya.


“Omong kosong apa lagi itu? Maksudmu, ini semua salahku?” tanya Sung.


“Kamu terus berusaha untuk masuk  dan mengendalikan perusahaan. Itulah penyebab pertengkaran ini terjadi,” ucap Besannya.


“IP memang milikku sejak awal, dasar pencuri sialan!” bentak Sung yang semakin emosi.


“Beraninnya kamu memakiku, Brengsek! Kamu hanyalah parasit politik yang hidup dari konglomerat!” ucap Ayah angkat Roy.

__ADS_1


“Apa…” ucap Sung terputus.


“Cukup!” teriak Sam.


“Jaga ucapanmu, Tuan.” bentak Sam pada ayah Roy.


*PLASSS


“Dasar brengsek!” ucap Ayah Roy yang menampar Sung.


“Tua bangkak, sialan. Kamu tidak takut apapun rupanya?” ucap Sam sambil menyeka bibirnya yang berdarah.


“Apa katamu?” ucap Ayah Roy.


Saat akan menampar Sam kembali, Sam menahan tangannya dan melintir tangan besan Sung ke belakang dan menjatuhkannya disana.


Para anak buah dari kedua kubu itu pun mulai bertarung satu sama lain untuk melindungi pimpinannya.


Begitupun dengan beberapa pengawal Roy yang baru datang untuk melerai pertengkaran itu dan menyuruh mereka pergi dari sana.


***


Di tempat lain terlihat Lisa bersama Jack sedang mengunjungi Anya yang berada di rumah sakit.


Anya terlihat berbaring lemas tak sadarkan diri dengan kondisi wajah yang masih lebam akibat dipukuli oleh anak buah Sam.

__ADS_1


__ADS_2