
“Baiklah. Aku sudah mempersiapkan semuanya. Aku akan menelepon kembali nanti, Pak Jack,” jawab Lisa yang langsung menutup teleponnya.
Lisa yang sedang berada di rumah Roy sedang bersiap dengan Nisa membereskan pakaian untuk kembali ke rumahnya.
Saat itu, asisten Roy datang dan memberitahu Lisa, bahwa Roy ingin bertemu dengannya saat itu juga.
Lisa pun menurutinya, lalu diantar oleh asisten Roy ke tempat Roy berada.
Lisa dan asisten Roy telah sampai di tempat Roy berada.
Tempat adalah rumah yang telah dibeli oleh Roy untuk tinggal bersama Lisa.
Asisten Roy mengantar Lisa hingga masuk ke dalam rumahnya lalu meninggalkannya setelah bertemu dengan Roy.
Lisa pun duduk berdua dengan Roy untuk mengobrol bersama.
“Mari kita jelaskan tentang perceraian kepada anak-anak, agar kita bisa tinggal disini bersama. Mari mulai dari awal di rumah baru,” Roy memulai pembicaraan.
Roy pun mengeluarkan surat kuasa pemindahan saham yang tertera nama Lisa di surat itu dan memberikannya pada Lisa.
“Pemindahan saham?” tanya Lisa.
__ADS_1
“Bagaimanapun, aku seorang pengusaha. Hanya ini yang bisa kuberikan padamu. Meski ada sesuatu yang tidak bisa kamu ceritakan kepadaku, itu bukan masalah bagiku. Kamu mengerti?” ucap Roy.
Menetes air mata Lisa saat mendengar ucapan Roy itu, lalu menangis saat tak kuat menahannya.
Roy memeluk Lisa dan mengusap air matanya menggunakan sapu tangan miliknya.
“Kenapa kamu menangis? Kita akan bahagia bersama,” ucap Roy yang menenangkan Lisa.
***
Malam hari di rumah Sung, terlihat John dan Sam yang sedang memindahkan Tin yang sedang tak sadarkan diri ke ruangan bawah tanah milik Sung.
John membawanya dari tempat penyekapan dan memindahkannya ke ruang bawah tanah milik Sung tanpa sepengetahuan Rosa.
Rosa sangat ketakutan rahasianya akan terbongkar jika terjadi belum mengembalikan Tin pada Lisa.
*PLASSSS!!!
“Kenapa kamu membiarkan Ayahku dan Sam pergi membawanya!” Rosa menampar John dan membentaknya.
“Maafkan aku, Bu. Mereka berdua marah besar, aku tidak mungkin berani melawan perintahnya,” jawab John.
__ADS_1
“Aku harus mendapatkan suamiku kembali. Aku tidak akan membiarkan siapapun menghalangiku. Semua rahasia kita akan terbongkar jika aku tak bisa membawa Tin malam ini,” ucap Rosa.
***
Roy yang sedang bersantai di sebuah bar, tiba-tiba mendapatkan kabar tentang gugatan IP dari beberapa orang dari asistennya.
Ayah angkatnya pun ikut menelponnya dan mengatakan hal yang sama.
Ia mengatakan bahwa, putri kandung pemilik perusahaan IKIP masih hidup dan terlibat dalam semua hal ini.
Seketika itu, Roy mulai memikirkan Lisa dan apa yang telah dia lakukan saat Lisa berada di brankas ruang rahasianya.
Roy bergegas kembali menuju rumahnya dan menuju ruang rahasianya untuk memeriksa kembali, apa yang telah diambil Lisa saat Roy melihat rekaman cctv dari tabletnya tempo hari.
Sesampainya Roy kembali ke rumahnya, ia langsung memasuki ruang rahasianya dan mengobrak ngabrik tempat ia menyimpan kontrak IKIP.
Roy tetap tak menemukan kontrak itu, setelah beberapa saat menggeledah ruangannya sendiri.
Roy sangat marah dan sudah mengira Lisa lah yang mengambil kontrak itu.
Rosa bergegas menuju rumah Lisa dengan mobilnya sendiri untuk meminta penjelasan padanya.
__ADS_1
Di rumah Lisa, Roy turun dari mobilnya dan melihat rumah itu yang sangat gelap seperti rumah tak berpenghuni.
Akan tetapi, Roy melihat mobil Lisa yang terparkir tepat di samping rumahnya.