BALAS DENDAM LISA

BALAS DENDAM LISA
Aku Tidak Mau Berhutang


__ADS_3

Setelah beberapa menit Lisa menunggu Rosa mengobrol dengan Sung, akhirnya Rosa menemui Lisa dan mengajaknya untuk segera pulang.


Sesampainya Lisa mengantar Rosa ke depan rumahnya, Rosa turun dan masih merasa senang karena ayahnya akan memberi hadiah atas pencapaian Rosa.


“Ayahku sangat memujiku. Rasanya menyenangkan sekali,” ucap Rosa sembari turun dari mobil.


“Apakah dia bilang akan memberimu hadiah, Kak?” tanya Lisa.


“Dia bilang akan memberitahu di hari ulang tahunku. Aku harus sabar menunggunya,” ucap Rosa sambil tersenyum kesenangan.


Saat mereka asyik mengobrol di depan gerbang rumah, terlihat Roy yang baru datang dan turun dari mobilnya. Rosa langsung menyapa suaminya itu.


“Itu suamiku,” ucap Rosa yang melihat Roy turun dari mobil.


“Sayang,  aku baru saja menemui ayahku. Lisa lah yang telah mengantarkanku kesana dan kembali lagi,” lanjut Rosa.


Roy melihat Lisa yang juga berada disana. Begitupun Lisa yang menundukkan kepalanya pada Roy.


“Bagaimana kabar Ayahmu?” tanya Roy pada istrinya.

__ADS_1


“Dia masih sehat, seperti biasanya. Aku punya kabar baik, Sayang. Kabar ini akan membuatmu ingin menuruti permintaanku di hari ulang tahunku,” ucap Lisa.


“Mari bicara di dalam,” potong Roy.


Lisa pun segera pamit dari sana, kemudian Roy dan Rosa memasuki rumahnya.


***


Sesampainya Lisa di rumahnya, ia bersama Tin langsung menuju ruang rahasianya untuk mengamati pembicaraan Sung di rumahnya yang telah disadap.


“Roy, Rosa, dan Sung. Aku berhasil membuat koneksi dengan mereka sekaligus. Sekarang hanya masalah waktu sebelum mereka diadili,” ucap Lisa.


“Kamu sudah mencoba merayu Pimpinan Roy lagi?” tanya Tin.


***


Rosa membuat sebuah pesta kecil-kecilan. Rosa mengundang semua keluarganya termasuk Lisa dan mendatangkan Jack.


Ia ingin memamerkan kepada seluruh tamu undangan terutama untuk Roy, ia bisa mendatangkan Jack di acara yang tidak biasa didatangi oleh Jack.

__ADS_1


Disana Jack datang bersama asistennya dan menemui keluarga Rosa.


“Senang bertemu denganmu, Anggota Dewan Jack,” sapa Roy.


“Senang bertemu denganmu juga, Pimpinan Roy,” ucap Jack yang mengulurkan tangannya untuk menyalami Roy.


Mereka mengobrol sembari minum anggur yang telah disiapkan. Terlihat Lisa yang baru datang bersama suaminya ke tempat acara.


Ia mengenakan dress tanktop berwarna putih dan ditambah dengan jas blazer panjang hingga lutut. Ketika Lisa baru datang, pandangan Roy langsung tertuju pada Lisa.


Roy memandangi Lisa dari kejauhan, ia memandangi Lisa dari ujung rambut hingga ujung kakinya dari kejauhan.


Jack segera pamit pulang setelah setengah jam ia mengobrol bersama Roy dan Rosa. Sebelum ia pergi, Jack menyempatkan diri untuk menemui Lisa di ruang staff untuk berbicara sejenak.


“Terima kasih banyak, Anggota Dewan Jack. Kamu mau hadir di acara yang tidak biasa kamu datangi,” ucap Lisa menundukkan kepalanya.


“Jangan berbicara terlalu formal begitu, Lia. Bicaralah lebih bebas lagi. Kita sudah cukup mengenal dekat untuk melakukan nya,” ucap Jack.


“Aku tahu kamu menghindari acara yang tidak penting seperti ini. Sebenarnya aku tidak mau mengganggumu, tapi aku butuh bantuanmu kali ini. Apa ada cara agar aku bisa membalasmu? Tolong beritahu aku,” ucap Lisa.

__ADS_1


“Aku tahu. Kamu dari dulu benci berhutang dan harus selalu membayarnya.  Jangan khawatir Lia, ini tidak gratis. Aku juga akan meminta bantuanmu nantinya,” jawab Jack.


Jack pun bergegas untuk pulang dan melanjutkan kesibukannya setelah menemui Lisa.


__ADS_2