
" Kiano Al fatih dan kenandra al-Fatih saja pa..? Ucap Hani yang berada di atas ranjang yang sedari tadi mendengar kan perdebatan antara para papa dan suami nya
" Nama yang bagus..? Saut Alan sambil tersenyum ke arah Hani
" Bagai mana menurut mas,?'' Hani menoleh ke arah Aldo meminta persetujuan Aldo
" Nama yang bagus,,? Ujar Aldo
" Kapan kita buat acara syukuran sekalian aqiqah mereka berdua..? Tanya Alan lagi
" Mungkin Minggu depan pa, saat usia mereka sudah menginjak tujuh hari .? Ucap Aldo
" Baik lah,, papa akan mengundang sebagian teman papa, dan papa juga yang akan mencari di mana ada penjual kambing untuk aqiqah nya..? Ucap Alan kemudian
" Apa tidak memberat kan sama papa..? Aldo yang merasa selalu menyusah kan keDua orang tua nya
" Tidak lah,, sama cucu sendiri saja kok..Papa malah senang. Bisa ikut andil mengurus semua keperluan cucu papa..? Saut Alan sambil tersenyum lebar
**
Satu Minggu sudah berlalu di mana kini di adakan acarah aqiqah dan juga syukuran atas kelahiran kedua anak Aldo dan juga Hani, tak lupa Dina juga ikut dalam acara tersebut
" Bu.. semua sudah lengkap kan..? Tanya ana kepada ibu salsa yang sedang sibuk di dapur mengatur semua keperluan untuk tamu undangan
" Aman Bu,, semua sudah beres,, ikan aqiqah nya juga sudah matang..? Saut ibu salsa, seraya menunjuk ke arah baskom besar yang berjejer
" Mau di apakan ikan sebanyak itu buk..? Tanya mama ana yang melihat begitu banyak nya ikan aqiqah yang berada. Di baskom besar
" Yang ini nanti sebagian di bungkus untuk di bawa pulang para tamu,, yang sebagian lagi untuk di makan di sini saja..? Ucap ibu salsa
" Cukup kan persediaan kita..? Tanya ana kembali
" Tenang saja, semua saya yang atur..? Saut ibu salsa lagi sembari tersenyum lebar
" Baik lah, kalau sudah selesai mengatur semua, tolong nanti bantu saya menerima tamu undangan ya..Bu..? Pinta mama ana
" Ibu saja lah,, dengan ibu Ella, biar saya di sini saja..? Ucap ibu salsa yang tak pernah mau ada di depan menghadapi para tamu
__ADS_1
" Gak bisa gitu dong Bu,, ibu kan juga tua rumah nya..? Saut mama ana merangkul ibu salsa
" Baik lah,, selesai ini saya akan ke depan .? Ucap ibu salsa
Sambil tersenyum lebar ana pun meninggal kan ibu salsa di area dapur, ia melangkah ke arah depan di mana acara akan di mulai,
Acara begitu meriah nya, tak tanggung-tanggung, Adam dan Alan mengundang rekan kerja dan juga karyawan nya, begitu juga dengan Aldo,
semua tetangga dan juga para pekerja Aldo yang berada di kota c dan juga A semua ikut serta dalam acara yang Aldo selenggarakan
Dimana kini Aldo memengang salah satu anak nya sambil menwra tamu undangan yang hadir, begitu juga dengan Dina dan juga Fikri,
" Din... Abang mau toilet bentar..? Ucap Fikri dan menyerah kan anak nya pada dina
" Jangan lama-lama bang, nanti papa nyariin kamu..? Ucap Dina pada Fikri
" Bentar aja kok, udah gak tahan..? Ucap Fikri dengan cepat ia berlalu dari hadapan Dina
" Dina,, mana kertas nama anak mu..? Alan menghampiri Dina yang duduk bersama Diana dan juga Hani
" Aduh,, Dina kelupaan pa,, tunggu sebentar pa,, biar Dina tulis kan sebentar..? Ucap Dina yang melupakan hal itu
" Gak salah ini kan,,? Tanya Alan ketika ia menerima kertas dari tangan Dina
" Tidak pa, kan nama nya memang itu sejak awal..? Ujar dina menatap ke arah Alan
" FElina putri ana,,,? Ucap Alan membaca nama yang tertata di dalam kertas yang di beri kan oleh Dina pada nya
" Kenapa nama mama ada di sini..? Sambung papa Alan kemudian
" Tante Ella juga ada pa..? Saut Dina cekikikan sendiri ketika ada dua nama yang berada di dalam nama anak nya
" Eh... Iya ya,, kenapa harus nama ini,, apa tidak ada nama. Lain nya..? Alan menatap Dina meminta penjelasan pada Dina
" Gak tau pa,, itu yang ada di pikiran, gak ada nama lain..? Saut Dina pada Alan
" Jadi ini harus di panggil apa.. gak mungkin ana, dan gak mungkin juga eli,,? Alan masih menatap kertas yang masih di pegang oleh nya
__ADS_1
Yang mana membuat Dina terkekeh geli ketika ia dapat prlertanyaan seperti itu dari Alan
" Feli juga bisa pa...? Saut Dina sambil tersenyum lebar
" Terserah kamu deh..? Papa Alan pun beranjak dari tempat nya, meninggal kan Dina Yang masih cekikikan
Acara demi acara pun di mulai, dari memotong rambut menabal kan nama, dan juga mendengar kan tausiyah ustadz yang di undangan oleh alan dan Adam untuk acara tersebut
" Kiara kenapa mas,,,? Tanya Hani ketika ia melihat Aldo kebingungan mendiam kan Kiara
" Kayak nya ngantuk deh Han, lagian kan Kiara selalu tidak pernah mau di keramaian seperti ini..? Saut Aldo yang masih mengayun kan tubuh Kiara kecil
" Coba mas, bawa ke kamar saja,,, mana tau mau tidur beneran..? Ucap Hani yang masih memperhatikan Kiara yang tidak mau diam
Aldo pun mengangguk dan berjalan ke atas anak tangga menuju ke lantai atas di mana kamar Hani berada
" Anak papa kenapa nangis..? Aldo berjalan sekalian menciumi pipi Kiara dengan gemas
Sedang kan Hani kini ia bersama dengan Kenan yang sedang menikmati asi nya, berbeda dengan kiano yang berada di pangkuan oma Ella dengan nyaman
" Selamat ya.. Han,, kamu mendapat kan anak kembar...? Yuna berserta keluarga hadir di acara yang di gelar oleh Aldo
" Tante leana tidak ikut,,? Tanya Hani kepada Yuna
" Mama ikut, tapi masih lelah, mama ada di rumah Tante Ella,,? Saut Yuna sembari menoel pipi Kenan yang kini berada di pangkuan nya
" Oh.. saya pikir, Tante leana tidak ikut,,? Hani berucap sambil tersenyum
" Mana Aldo..? Yuna celingukan mencari keberadaan Aldo yang tidak terlihat
" Mas Aldo,, lagi menidur kan Kiara di kamar..? Saut Hani
Hari semakin siang, semakin ramai pula tamu undangan yang datang, dan tamu tidak ada henti nya berdatangan, membuat Kenan dan kiano menangis karena cuaca yang panas
Hingga sore hari acara baru lah selesai dengan banyak drama yang di lalui, dan berakhir dengan doa penutup untuk lancar nya acara tersebut
" Sana mandi dulu Han,, biar mama sama mama Ella memandikan Kenan dan kiano...? Ucap mama ana meminta hani untuk mandi selama ia membersih kan Kenan
__ADS_1
" Iya ma,, rasa nya Hani sudah gerah banget..? Ucap Hani memberi kan Kenan kepada mama ana