
'' kita singgah sebentar ke rumah sebelum bertolak ke kota A ya...? pinta Aldo pada Hani
'' ada apa, kenapa kita berhenti lagi..? Hani berkerut heran
'' mau istirahat saja sejenak, rasa nya mata Ku mengantuk..? Aldo berucap jujur
sedari tadi ia menahan kantuk nya, mau tidur ia segan, karena sesekali bertamu ke rumah Tante nya mana mungkin ia tertidur
'' biar aku ganti kan saja menyetir, kau tidur lah di mobil..? pinta Hani
'' tidak, aku tidak mau kau yang membawa nya..?
'' kenapa..? saut Hani cepat
'' aku tidak ingin kau lelah..? dengan cepat Aldo pun menarik hidung Hani dengan gemas nya
'' aku sudah biasa menyetir perjalanan jauh, kenapa kau begitu hawatir pada ku..? Hani melepas kan tangan Aldo dari hidung nya
'' itu jika kau dalam keadaan sendiri, ini kan kau bersama ku, jadi tidak ada kata kau yang menyertai mobil ini..? ucap Aldo
Aldo pun kini mengemudi dengan kecepatan sedang, mereka sampai ke rumah Aldo yang berada di kota E hanya beberapa menit saja
'' ayo turun, apa perlu aku yang akan menurun kan mu..? Aldo berkata sambil berjalan ke arah pintu Hani
'' aku bisa turun sendiri Aldo..? gerutu Hani
'' aku tau itu, tapi kalau kau mau aku menurun kan mu, dengan senang hati aku melakukan nya..?
'' itu sih.. modus mu saja..? Hani pun turun dari dalam mobil Aldo dengan cepat, ia tak mau Aldo berulah pada nya lagi
'' kenapa kau begitu ketakutan seperti itu..? Aldo memandang wajah Hani dengan terkekeh kecil
'' kau kan. selalu mau mu sendiri terhadap ku..? Hani pun dengan cepat melari kan diri ke depan teras rumah yang mereka singgahi
Aldo pun dengan cepat melangkah membukakan pintu rumah tersebut ia sudah tidak tahan menahan kantuk yang ia derita saat ini
'' ayo masuk, atau kau hanya mau menunggu ku di luar saja..? Aldo berucap seraya masuk ke dalam rumah nya
'' aku akan tidur di mana..? tanya Hani ketika ia sudah masuk
__ADS_1
'' kau tidak mengunci pintu nya..? Aldo malah bertanya balik
'' tidak belum..? jawab Hani dengan jujur
'' aissh... dasar kau ini, nanti kemasukan maling bagai mana..? ujar Aldo berjalan kembali ke pintu dan mengancing pintu itu
'' biar saja di maling, kau tidak akan jatuh miskin kan hanya karena isi rumah mu di maling..? Hani berkata dengan cuek
'' yang ku takut kan bukan harta ku, harta masih bisa di cari.. bagai mana kalau maling itu tidak puas dengan harta ku, bagai mana kalau dengan nyawa ku dan nyawa mu juga...apa kau mau..? ucap Aldo geleng kepala
'' iihh.. kau ini bicara atau berdoa... menakut kan sekali..? Hani bergidik ngeri mendengar perkataan Aldo
'' maka nya kancing pintu nya, aku tidak sayang harta ku, tapi nyawa mu juga ada di dalam rumah ini..? ujar Aldo lagi
'' jadi nyawa mu tidak penting..? dengan bodoh nya Hani bertanya seperti itu
'' tidak terlalu penting, nyawa mu yang penting..?
'' berarti kalau kau mati, aku bebas dong menikah dengan siapa pun..? Hani meledek Aldo
'' apa yang tengah kau katakan, enak saja kau.. tidak boleh, kau hanya milik ku seorang, milik Aldo Al Fatih seorang..? Aldo kini mendekat ke arah Hani
'' tarik kembali tidak. kata-kata mu..? Aldo menatap Hani dengan wajah datar nya
'' tidak mau... kau sendiri tadi yang memulai nya..? Hani pun masih kekeh dengan perkataan nya
'' aiss... terserah kau lah..? Aldo pun mengalah ia melangkah ke arah kamar yang biasa ia digunakan
'' kamar ku yang mana..! tanya Hani lagi di kala Aldo mau meninggal kan nya seorang diri di ruang tamu
'' ini.. disebelah sini, kalau kau takut sendiri, masuk saja ke kamar ku, kamar ku tidak ku kunci..? Aldo pun masuk kedalam kamar nya Tampa menghirau kan Hani
'' enak saja, kau pikir aku penakut .? gerutu Hani ketika Aldo sudah masuk ke kamar nya
Hani pun berjalan ke arah kamar yang di tunjukan oleh Aldo tadi, ia pun masuk kedalam, dan ia mulai merebah kan tubuh nya
'' aaaahhh nyaman sekali.. rasa nya mata ini sudah mengantuk berat.. ? dengan cepat Hani pun memejam kan mata di kala ia sudah menemukan tempat ternyaman nya
hingga sore hari, baru lah Aldo terbangun dari tidur nya, ia tersadar di kala ia ingin buang air kecil, dengan cepat ia pun berlari ke kamar mandi dan menunai kan hajat
__ADS_1
setelah keluar dari dalam kamar mandi Aldo pun menuju ke kamar Hani yang ia tunjuk kan tadi
" ternyata masih tidur...? Aldo pun mendekat ke arah Hani, dan mencoba membangun kan Hani dengan menggoyah kan tangan Hani
" Han... bangun Han, mau pulang atau tidak..? ucap Aldo seraya terus menggoyah kan lengan Hani
" sebentar lagi... masih ngantuk ma..? ujar Hani pelan yang masih di dengar oleh Aldo
" hei... ini bukan di rumah mama ana, kita masih di rumah ini..? ujar Aldo berusaha membangun kan Hani
" kalau kau tidak mau bangun, ku cium kau sekarang juga..? Aldo seraya mendekat ke arah pipi Hani
dengan terkejut, Hani pun bangun dari tidur nya, dan mendapati wajah Aldo yang sudah mendekat pada nya
" menjauh kau dari ku..? Hani mendorong wajah Aldo sekuat mungkin
hingga membuat Aldo jatuh terpental ke bawah dan mendapati bokong nya yang sakit akibat terjatuh lebih dulu
" aduuuuhhh.... kau kejam sekali...? Aldo mengadu kesakitan sambil mengusap bokong nya yang sakit
" maaf... kau kenapa mengejut kan ku..? ujar Hani ia pun turun dari ranjang berniat menolong Aldo
" mau apa kau..? Aldo menepis tangan Hani yang mencoba meraih tubuh nya
" mau menolong mu lah, mau apa lagi..? sinis Hani, karena niat baik nya di salah arti kan
" Ku kira, kauningin mnejatuh kan ku.lagi..? Aldo ternyata salah sangka
" ya.. sudah, aku berniat baik, malah kau berperasangka buruk.. rajuk Hani, ia pun berlalu ke kamar mandi yang berada di dalam kamar yang ia tempati, dengan meninggal kan Aldo yang berusaha bangkit dari jatuh
" sial sekali aku ini, sakit sekali bokong ku ini..? Aldo masih saja mengelus bokong nya yang sakit dan keluar dari kamar yang di tempati oleh Hani, Aldo pun berjalan ke arah ruang tamu
" masih sakit...? Hani bertanya di kala ia sudah berada di dekat Aldo
" masih.. kau mendorong ku terlalu keras..? Aldo masih saja meringis kesakitan
" apa perlu ku bawa ke rumah sakit..? Hani masih saja bertanya
" tidak mau, yang ada aku malu nanti nya..? ujar Aldo memasang wajah kesal karena hani
__ADS_1