
'' apa sebenar nya alasan mu tidur di kamar Hani, Tampa ada ikatan sama sekali, jangan mencari masalah dalam keluarga yang selama ini tentram dan tak ada permusuhan.. jangan perkara kau menyukai putri ku, kau seenak nya saja tidur di kamar nya Tampa ada ikatan...? ucap Alan di kala semua orang sudah selesai sarapan pagi, namun masih berkumpul di meja makan
'' maaf..om., Aldo salah..? ucap Aldo malu atas apa yang ia lakukan semalam
'' apa ini yang di nama kan cinta,, apa kah harus begitu untuk mendapat kan seseorang yang kita sukai.. dengan cara memalukan seperti ini,, apa kah kau tidak berpikir seberapa malu dan berdosa nya om, tidak bisa menjaga putri nya dengan baik..? ucap Alan lagi
sedang kan yang lain bingung apa yang sudah terjadi pagi ini yang tidak mereka ketahui
'' apa kah ini cara mu untuk mendapat kan putri ku, jangan kira om.. diam saja begini, kau lepas dari kesalahan mu..? lanjut Alan lagi
sedang kan Adam dan Ella hanya diam saja, mereka tak banyak berkata, mereka sudah cukup malu atas tindakan anak aldo
'' maaf om.. saya tadi malam tak bermaksud seperti itu, hanya saja saya rindu dengan Hani, tapi Aldo tak sadar kalau Aldo ketiduran di kamar hani, di tambah lagi Hani selalu saja terus menghindar dari ku,. yang mana membuat ku kesal atas diri ku sendiri yang terlalu payah dalam menghadapi Hani..? ucap Aldo murung
'' lantas, dengan cara seperti ini,, apakah dengan cara ini kau bisa mendapat kan anak ku, apa kah kau tidak malu dengan apa yang kau lakukan.. dengan kau seperti ini membuat om merasa kecewa pada mu Aldo..? ucap Alan
'' sekali lagi Aldo minta maaf, om.. Tante..? ucap Aldo
'' memang nya, dengan permintaan maaf mu itu. bisa menyelesai kan semua masalah..? ucap Alan
'' jadi Aldo harus gimana om..? tanya Aldo lagi
ia bingung harus berbuat apa, di saat seperti ini ia terlalu payah untuk berkata yang bisa membuat semua orang bisa memaaf kan nya
'' nikahi putri om secepat nya...? ucap Alan begitu tegas dan tak terbantah kan
yang mana Aldo langsung mengangkat wajah kaget nya begitu juga dengan yang lain nya, mereka syok mendengar keputusan Alan
'' aku gak mau papa...? ucap Hani berteriak ketika ia tersadar dari ucapan papa nya
'' apa aku tak salah dengar om..? ucap Aldo bersemangat mendengar ucapan Alan
'' kami tak salah dengar ini lan,, tanya Adam pula
'' papa apaan sih... mengambil keputusan secara sepihak.. ? ucap Hani tak terima
__ADS_1
'' aku memang tak lagi bercanda..mereka sudah cukup dewasa untuk masalah ini,... dan kamu Hani, papa tak mau mendengar penolakan dari kamu..? ucap Alan tegas
'' pa..apa gak bisa di selesai kan Tampa harus menikah..? ucap ana tak tega melihat anak nya menangis
'' apa masalah nya ma, dulu Hani selalu mengejar Aldo, kenapa sekarang menolak..? ucap Alan pula
'' papa gak sayang Hani..? ucap Hani, ia pun berlari kembali ke kamar nya, dengan kesal ke pada papa nya, yang mengambil keputusan secara mendadak
'' sekarang gimana dengan kalian, apa kah sanggup memenuhi permintaan ku..? ucap Alan pula
'' aku sanggup om,, ? ucap Aldo dengan cepat
'' walau semua lahan mu sebagai mahar nya, dan kamu harus kehilangan semua lahan mu..? tanya Alan
'' saya sanggup om..?
'' jangan gila kamu do,, itu hasil kerja keras kita loh..? ucap Yuna tak terima dengan keputusan Aldo
'' kali ini jangan halangi aku Yun,, aku ingin mengejar kebahagian ku, kalau lahan yang harus ku korban kan kenapa tidak..? ucap aldo
'' kamu serius do..? tanya papa Adam pula
'' bukan papa tak ridho,, tapi itu baru saja kamu bangun do...belum menghasil kan apa pun..? ucap Adam lagi
'' tak apa pa,, yang penting Aldo bisa tenang,, Hani selalu ada di dekat Aldo..? ucap Aldo seraya tersenyum dan Adam hanya bisa pasrah atas keputusan putra nya
'' ini gila..? ucap Yuna berdecak heran dengan keputusan Aldo
'' heii...apa yang gila...? ucap aldo tak terima dengan perkataan Yuna
'' kau memang selalu gila do..tak memikir kan aku juga..? ucap yuna
'' kau kan masih ada yang lain nya Yuna, aku tidak mengambil hak mu, yang ku ambil hanya hak ku saja..? ucap Aldo pula
'' tapi kita kemari itu.. untuk mengambil sebagian modal untuk kita kembali ke kota E Aldo, apa kah kau lupa itu..? ucap Yuna
__ADS_1
'' kau tenang saja, aku tidak akan melupakan tujuan awal kita..? ucap Aldo pula
'' lantas ini apa..? tanya Yuna
'' hei..apa salah nya, jika aku menikah dan menjadi kan semua lahan ku untuk menjadi mahar nya..? ucap Aldo lagi
'' terserah kau saja..dan jangan kau libatkan aku lagi..nanti dikala kau susah..? ucap Yuna
'' tak bisa begitu, kau sudah berjanji untuk selalu membantu ku..? ucap Aldo
'' jangan berdebat di sini, masalah itu urusan kalian, jadi lebih baik, kalian selesai kan terlebih dahulu..? ucap Alan pusing melihat Aldo yang malah berdebat di depan nya
hari pun semakin siang, kini mereka semua akan kembali ke kota A, untuk menyiap kan segala sesuatu untuk keperluan pernikahan Aldo dan hani
saat ini mereka tengah menunggu Dion yang tak kunjung pulang dari semalam, entah ada halangan apa yang membuat Dion tak juga kembali dari kerja nya
'' kenapa Dion lama sekali pa, kemana dia dari semalam..tanya ana pula
'' semalam ada klain yang mendadak mengajak pertemuan di sekitar daerah sini, namun papa semalem kurang enak badan, jadi papa menolak dan dengan terpaksa Dion yang pergi sendiri..? ucap Alan
'' ini lagi,, kenapa ponsel nya tak juga aktip dari semalam..? ucap ana cemas dengan Dion
sedang kan yang lain juga menunggu kedatangan Dion, setelah berapa jam menunggu, akhir nya Dion pun datang dengan tampilan yang sangat kacau balau
'' kamu kenapa Yon..? tanya ana ketika melihat putra angkat nya tengah kacau
'' gak apa ma.. Dion hanya baru saja bangun dari tidur..? ucap Dion berbohong kepada ana
'' bangun tidur..? tanya ana lagi
'' iya ma,..? ucap Dion lagi
'' mama kok, gak percaya ya,, kamu baru bangun tidur..? ucap ana penuh dengan selidik
'' sudah lah ma, mungkin Dion tengah lelah, dari semalam kan Dion membawa mobil sampai kemari, terus pergi lagi..? ucap Alan
__ADS_1
'' mau pulang ya pa .? tanya Dion.
'' iya,, kamu bisa ikut pulang tidak, atau kamu masih mau di sini,,, tanya Alan lagi