
'' iya mas.. Hani tau itu...? saut Hani dengan nada lirih
Aldo hanya mengelus pipi Hani dengan sayang, Aldo menghela nafas panjang di saat kini mama nya sedang menelpon nya
'' assalamualaikum ma...? ucap Aldo ketika panggilan telepon tersambung
'' waalaikumsallam'' do.. kamu di berada di mana sekarang..? tanya Ella ketika ia sudah mendengar jawaban dari ana nya
'' lagi di rumah ma..kenapa..?
'' mama cuma mau tanya aja.. kata mandor kamu sudah lama tidak ke ladang sawit kamu, di kafe pun kamu sekarang tidak aktif... ada apa..? tanya mama Ella penasaran
'' Aldo lagi di rumah aja ma.. Nemani Hani ..? saut Aldo menoleh ke arah Hani yang setia mendengar kan tapi mata nya mengarah ke televisi
'' Hani nya kenapa Al.. apa dia sedang sakit..? tanya Ella dengan nada khawatir
'' iya ma.. hani sedang sakit ini..? jawab aldo dengan jujur
'' ya..ampun, kamu bagai mana sih.. baru berapa hari pindah kesana. Hani nya sudah di buat sakit..? nada kesal Ella kentara sekali di dalam telepon hingga Aldo pun menjauh kan ponsel nya dari telinga
'' Hani nya memang lagi sakit ma.. bukan Aldo yang buat..? ucap Aldo tak percaya atas perkataan sang mama yang malah menyalah kan nya
sedang kan Hani malah cekikikan ketika mendengar Ella menyalah kan. Aldo
'' kamu bagai mana sih.. gak bisa ngurus istri sendiri.. pulang kan aja ke mama, biar mama yang mengurus nya..? sembur Ella dari seberang telpon
'' apa sih ma.. kok malah ngamuk..? saut Aldo pelan
'' bagai mana coba mama gak marah.. belum apa-apa Hani sudah sakit.. baru terhitung berapa hari kalian tinggal di sana.. Hani sudah sakit begitu..? sewot mama ella
'' nama nya juga sakit ma... kalau orang sakit itu ya.. mau bagai mana pun tetap sakit ma..? dengus Aldo kesal melirik ponsel nya
'' antar pulang sini aja... biar mama yang merawat nya..? pinta Ella
'' Aldo mau nya sih gitu. ma..tapi Hani nya yang gak mau..? Aldo sekejap melirik ke arah Hani sekilas, namun yang di lirik malah manyun menatap Aldo
'' ya.. sudah.. biar mama nanti yang kesana kembali..? Ella memutus kan untuk datang kembali ke rumah Aldo
'' apa mama gak terlalu repot..? sambung Aldo
__ADS_1
'' dari pada kamu, gak becus ngurus nya..? ledek mama Ella
'' mama aja yang gak tau kondisi di sini..?
setelah itu tak ada lagi perbincangan antara anak dan mama, Aldo pun mengakhiri panggilan telepon tersebut dengan alasan ia mau pergi bekerja, padahal ia masih setia menemani Hani
**
hari berganti begitu cepat sudah sebulan semenjak mama Ella menelpon dan menanyai kabar mereka semenjak itu pula aldo sibuk mencari art yang mau bekerja di rumah mereka
sedang kan Hani semakin hari semakin parah kondisi nya, ia masih saja mual dan muntah di kala pagi datang menghampiri
'' mas mau keladang Han... kamu tidak apa kan di tinggal sendiri..? Aldo pamit pada Hani
Aldo sudah terbiasa kini mengurus Kiara dan juga Hani yang terbaring lemah, hari ini Aldo berencana hendak keladang membawa Kiara bersama nya dan meninggal kan Hani seorang diri
'' jam berapa pulang nya mas..? tanya Hani yang anteng melihat televisi setelah di paksa sarapan pagi oleh Aldo
'' mungkin siangan sedikit, nanti akan ada art yang datang kemari. sekitar jam sebelas siang, mungkin mas juga jam segitu akan pulang nya..?tebak Aldo yang memperkira kan ke datangan art mereka hari ini
'' ya sudah... hati-hati jaga Kiara dengan benar .? saut Hani sambil menyalami aldo
'' bosan nya di rumah seorang diri..? ucap Hani sambil mengutak-utik siaran televisi yang membuat nya jenuh
'' aku haus sekali...hhmm enak nya minum apa ya.. kalau lagi begini..? Hani mencoba menurun kan ke dua kaki nya ke lantai
Hani perlahan berjalan ke arah dapur, ia merasa haus. minum yang di sedia kan Aldo tengah habis dengan terpaksa Hani pun mengambil nya sendiri
siang hari seperti kata Aldo kini ia baru saja pulang dari ladang, dan menghampiri Hani yang masih berada di ruang tamu
" sudah datang belum art kita..? Aldo menghampiri Hani dengan mencium kening hani sekilas
" belum mas,, sudah siang ini loh,, semalam perjanjian nya jam berapa. ..? Hani menoleh ke arah suami nya duduk
'' semalam sih janji nya setengah hari.. mungkin sebentar lagi..? ucap Aldo dan menuang minum yang ada di atas meja
Aldo minum hingga tandas satu gelas dalam satu kali tenggakan, ia begitu sangat haus sekali
'' loh.. ini kok sudah penuh saja,, siapa yang mengisi nya..? Aldo menoleh ke arah Hani
__ADS_1
'' aku tadi mas,, minum yang di sini habis.. jadi terpaksa ngambil sendiri..,? ucap Hani
'' mas,, kurang banyak ya.. ngisi nya..? Aldo mengusap kepala Hani pelan,
'' panas kali cuaca hari ini mas..,?
'' kamu lapar tidak,, mas mau beli makanan,, soal nya mas lapar nih..? entah kenapa setiap kali Aldo pulang dari ladang sawit nya ia selalu kelaparan
'' mau mas,, tapi aku mau bakso yang besar dua porsi..? ucap Hani sambil tersenyum ke arah Aldo
'' banyak sekali,, memang nya habis..? Aldo tidak habis pikir dengan pesanan Hani
'' pasti habis kok mas..? ucap Hani meyakin kan Aldo
'' ada yang lain tidak..? tanya Aldo kembali
'' hhmm.. apa ya..? ucap Hani sembari berpikir, apa yang ia minati
'' kalau ada rujak mas.. gak apa sekalian,, itu pun kalau tidak merepot kan mas..? ucap Hani lagi
'' nanti ya.. pasti akan mas cari kan.. kamu tunggu di rumah saja..? Aldo pun bangkit dari duduk nya, ia melangkah kan kaki nya menuju kamar mereka untuk mengambil dompet nya
'' Kiara mau ikut..? tanya Aldo ketika ia baru mengingat Kiara yang berada di dekat Hani
'' tinggal aja mas,, aku kesepian tidak ada teman nya..? Hani menolak Aldo membawa Kiara kembali
'' baik lah,, mas. akan pergi sendiri..? Aldo berlalu meninggal kan Hani dan juga Kiara di rumah
sepanjang perjalanan dari rumah ke jalan besar, ia tidak menemukan satu pun pedagang rujak,
'' kemana ya.. penjual rujak yang ada di sekitar sini..? ucap Aldo seorang diri, ia berkeliling dengan menaiki sepeda motor nya
'' beli bakso dulu kali ya.. nanti baru beli rujak nya,,? dengan perlahan Aldo memarkir kan motor nya di dekat pedagang bakso yang biasa ia beli ketika Hani hamil sekarang
'' mang,, bakso besar dua porsi ya.. di bungkus..? ucap Aldo memesan dua porsi bakso
'' baik mas,, siap di bungkus..? sembari menunggu pesanan bakso, entah mengapa lewat lah pedagang rujak, yang membuat Aldo langsung saja menyetop nya
semua sudah Aldo beli, dengan dua porsi nasih dan juga dua porsi bakso besar berserta rujak pesanan Hani, dengan semangat Aldo pun pulang membawa semua makanan yang ia beli
__ADS_1