
'' Aldo Al Fatih...? ucap Alan sambil menyentak kan tangan Aldo
'' saya pa...? jawab Aldo tegas
'' saya nikah dan kawin kan anak saya Hani Tasya bin marlan aydil dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan sepuluh gram emas di bayar tunai....? ucap Alan
'' saya terima nikah dan kawin Hani Tasya bin marlan aydil dengan mahar seperangkat alat sholat dan sepuluh gram emas di bayar tunai...? ucap Aldo dengan satu kali tarikan nafas
'' bagai mana para saksi..? tanya pak penghulu kepada dua saksi yang berada di sebelah kanan dan kiri pak penghulu
'' sah...? ucap para saksi
'' Alhamdulillah...? ucap pak penghulu, dengan cepat pak penghulu pun membacakan doa setelah ijab kobul di laksana kan
dengan tangan bergetar, Aldo pun mengangkat tangan nya untuk mengamin kan doa yang telah di panjat kan oleh pak penghulu
setelah itu, para undangan pun di suguh kan oleh hidangan yang ada, dan semua pun dengan senang hati menikmati makanan yang telah tersaji
acara makan bersama pun telah selesai dan di sambut dengan acara lain nya, tambah meriah lah acara Aldo dan Hani dengan kedatangan rombongan semua teman Hani,
dan juga rombongan anggota Aldo yang berada di kafe, hari di mana di laksanakan nya pesta pernikahan Aldo dan Hani, semua karyawan Aldo pun di libur kan
mereka pun semua berdatangan berombong-rombong datang ke pesta pernikahan Aldo dan Hani,
'' ternyata teman kita yang mendapat kan Aldo si tampan yang dingin...? celetuk Debi teman seperjuangan Hani di kala mereka masih kuliah
'' iya.. dan ada lagi yang lebih membuat kita terkejut.. ternyata Diana menjadi adik ipar Hani, tidak menyangka, dan kita tidak mendengar kabar itu.pernikahan mereka.? ucap Wina
'' iya, ini akibat kerja terlalu pokus, dan tidak tau bagai mana sahabat kita sudah menikah, sedang kan kita belum..? Debi tertawa diri sendiri
'' kalian kenapa bisa ada di sini...? tanya Hani ketika melihat kedua teman nya berada di pesta pernikahan nya
'' kau saja yang tak mau mengundang kami..? sewot Debi
'' maaf, aku tidak pernah membuka ponsel ku..? ucap Hani merasa bersalah
'' hei... sudah lah, ini hari kebahagian Hani, kenapa kau memojok kan nya, kau saja yang terlalu sibuk keluar masuk negeri...? sanggah Wina
__ADS_1
yang mana membuat Debi terkekeh geli, dan dia pun. berhambur memeluk Hani,
'' hei...Diana, akhir nya kami menemukan mu..? dengan cepat Wina menghampiri Diana yang sedang memegang anak nya
'' apa kabar kalian, sudah lama tidak berjumpa dengan kalian..? Diana pun memeluk Wina dan melepas kan rasa rindu tidak berjumpa dengan teman nya
'' iya... kami pun merindu kan kalian..? ucap Wina,
namun tak berapa lama anak Diana pun menangis sangat kencang karena terasa terdesak oleh Wina yang memeluk nya begitu erat
'' aduh ganteng onti menangis.. aduh maaf kan onti.. ya.. sayang..? ucap Wina mengelus rambut yang baru tumbuh di kepala nya
Diana pun mencoba mendiam kan, anak nya yang menangis karena ulah Wina, sedang kan Debi yang melihat itu jadi terkekeh geli
'' kau apa pada lkan anak orang Wina, sampai menangis begitu..? ujar Debi seraya mendekat ke arah wina
'' aku tak tau Debi, bahwa diana mengendong anak nya..? ujar Wina yang memang tidak mengetahui anak Diana, karena Diana menutup nya dengan jilbab panjang yang di kenakan oleh Diana
'' kenapa menangis sayang..? Dion pun mendekat di kala ia melihat Diana tengah kewalahan mendiam kan anak nya
'' aduh... anak papa.. sini sama papa..? ajak Dion pun seraya mengangkat tubuh anak nya dari dekapan Diana
'' aduh.. mau kau bawa kemana.. aku belum berkenalan.. dengan nya ..? ujar Debi yang melihat Dion membawa anak nya mulai menjauh
'' nanti saja lah.. lihat lah dia, kasian menangis sampai wajah nya memerah begitu..? ucap Wina menarik Debi agar tidak mengejar Dion yang mencoba mendiam kan anak nya
sedang kan di atas pelaminan, Aldo tengah mencoba mengipas Hani yang kepanasan sedari tadi
'' aduh kenapa panas sekali..? Hani pun menyeka keringat nya dengan tissu berulang kali
'' cuaca nya yang sangat panas. bahkan pendingin ruangan sudah di nyala kan juga..? ujar Aldo melihat sekeliling nya,
kipas angin bahkan ase pun sudah menyala, namun tetap saja terasa panas di dalam ruangan tempat mereka beristirahat sejenak berganti baju
'' jam berapa ini akan berakhir..? Hani menoleh sekilas ke arah Aldo yang masih sibuk membantu nya mengipas wajah nya
'' aku pun tidak tau, tamu begitu banyak berdatangan, tidak mungkin kita menghilang begitu saja..? ucap Aldo pada Hani
__ADS_1
dengan sabar Aldo masih saja mengipasi Hani yang tengah kepanasan
'' Kiara berada di mana saat ini..? tanya Hani yang tidak menemukan Kiara sejak ia bangun tidur pagi tadi
'' ada bersama mbak Tia, di sini Kiara menangis saja, karena terlalu ramai, Kiara tidak suka dengan keramaian..? ujar Aldo masih mengipasi Hani
Yuna dan Syifa pun masuk kembali, untuk mengganti kan model baju dan juga riasan Hani
'' aku sebenar nya sudah tidak betah begini..? ucap Hani ketika Yuna mendekat ke arah nya
'' salah kan Aldo. kenapa dia membuat acara semewah ini..? ucap Yuna menoleh ke arah Aldo
'' aku menikah hanya sekali seumur hidup, jadi aku ingin membuat acara semewah mungkin..? ucap Aldo dengan santai
Yuna tak lagi menanggapi perkataan Aldo, ia pun sibuk menukar riasan Hani dan juga Mengantikan baju Hani juga
dengan cepat Yuna menyulap Hani ala putri istana yang sangat anggun dan menawan
semua mata para undangan pun terpesona melihat Hani yang begitu sangat anggun dan terlihat menawan
'' Aldo, kau bantu tolong angkat kan gaun nya..? Yuna menatap Aldo dengan menahan kesal
'' apa guna nya kau..? Aldo masih berdiri menatap Yuna bersedekap tangan di dada
'' astaga Aldo, apa tidak bisa kau sedikit.. saja membantu ku..? ujar Yuna melotot tak percaya atas apa yang di ucap kan Aldo pada nya
'' kau ini, selalu saja memerintah ku..? Aldo mengalah dan membantu Yuna mengangkat gaun Hani yang terlihat besar dan mewah
'' hanya sesekali, lagian. kau yang meminta gaun bentuk ini Aldo..? Hani yang melihat Aldo dan juga Yuna yang sedang bertengkar hanya bisa menghela nafas berat
'' kenapa kalian yang malah bertengkar sih... ? jengkel hani dengan cepat ia pun menyeret gaun yang ia kenakan asal-asalan
'' hei.. nanti rusak..? Aldo mencoba mengimbangi langkah kaki Hani
'' biar kan saja, lagian apa kau tidak bisa mengganti atau membeli nya kembali..? ucap Hani dengan galak
'' bukan tidak bisa, membuat nya yang tidak sempat waktu nya..? ucap Aldo mendekat ke arah hani
__ADS_1