
'' kalian bagi empat saja papa ini,, papa sudah tidak sanggup melihat kalian.'' ujar Aldo turun dari duduk nya, lalu Aldo pura-pura kejang-kejang di lantai dua hadapan ke empat anak nya
membuat ke empat anak nya menatap Aldo melongo, terutama Hani yang menatap lucu Aldo yang seperti anak kecil
'' pa.. papa mau mati.'' tanya Kiara begitu polosnya
'' papa jangan mati,, kolam kiano belum di buat.'' ujar kiano merengek di samping Aldo
'' pa.. nanti aja lanjut nya,, kita ke pasar dulu.. nanti Kania gak bisa masak sama mama.'' ucap Kania mengerjap kan mata nya melihat sang papa yang sedang kejang-kejang di lantai
membuat Hani tertawa lepas melihat kepolosan anak nya dan tingkah laku suami nya yang seperti anak kecil
'' kalian ini,, papa mau mati ini,, bukan nya kasian, malah harus menuruti kemauan kalian.'' ujar aldo duduk di lantai
'' papa nanti aja mati nya.. Kenan belum di belikan rumah burung loh...'' ucap Kenan
Hani yang berada tidak jauh dari anak-anak nya hanya bisa tertawa lepas sambil memegangi perut nya, ia tidak tau harus berucap apa ketika ke empat anak nya meminta Aldo melakukan pekerjaan sekaligus
'' papa buang ya.. kalian ini,,'' ujar Aldo geram menatap ke empat anak nya satu persatu
'' jangan papa,, kami mau di buang kemana.'' Kania ke takutan dengan ancaman Aldo
'' ke ladang belakang itu,, yang ada ular besar nya,, biar di makan kalian satu persatu.'' ucap Aldo lalu memperagakan gerakan ular yang menerkam mangsa nya
'' mamaaaa.... Kania takut...'' ujar Kania yang berlari ke arah hani
seketika Hani langsung menangkap Kania yang ketakutan, ia pun menenangkan nya, sedang kan ketiga anak haninlain nya malah, tertawa lepas, di saat Aldo mengejar ketiga nya
'' mama ada di sini sayang,, kenapa takut,, papa hanya bermain saja, lihat lah itu.'' tunjuk Hani ke arah Aldo yang tengah mengejar ketiga anak nya
'' papa jahat ma..'' ujar Kania menangis sesenggukan membuat Hani tidak tega akan anak nya yang menangis pilu
'' mas,, lihat ini, anak nya ketakutan, apa gak kasian mas lihat nya.'' ujar Hani yang masih menenang kan Kania
Aldo yang mendengar perkataan Hani menghenti kan aksi nya, ia menoleh ke arah Hani dan mendapati Kania yang menangis sesenggukan di dekapan Hani,
seketika Aldo menghpiri Hani yang berada tidak jauh dari ruang tamu, ia berlari ke arah Hani dan mengambil alih Kania yang menangis karena ulah Aldo yang menakuti anak nya
__ADS_1
'' maaf kan papa sayang,, sampai memerah gini wajah nya.?'' ucap Aldo menghapus air mata Kania dan membenahi anak rabut Kania yang berserakan di wajah
'' ayo mandi,, kata nya mau ke pasar, mau belanja kan.'' ujar Aldo begitu lembut
Kania tidak berucap, melain kan mengangguk saja ketika aldo mengajak nya berbicara
'' mau papa yang mandi kan.'' tanya Aldo lagi
'' gak mau papa, Kania malu.?'' ucap Kania mendorong wajah Aldo sedikit menjauh dari wajah nya
'' loh.. kok malu,, papa sendiri ini loh.?'' ucap Aldo menciumi pipi Kania dengan gemas..
'' Kania malu papa,, mau mandi sama mama aja..?'' ucap Kania menolak tawaran Aldo, dan menunjuk ke arah Hani
'' ya sudah sana.. mandi dandan yang cantik biar kita ke pasar..'' ujar Aldo menurun kan Kania dari dekapan nya
sekitar jam sepuluh pagi, Aldo membawa anak dan istri nya berjalan-jalan ke mall dan taman bermain, untuk menyenang kan hati anak-anaknya
'' ingat ya.. anak-anak, jangan lepas kan tangan nya, kalau kita sedang berjalan.'' ucap Aldo memberi aba-aba pada ketiga anak nya
'' ya.. papa..? saut ketiga nya secara bersamaan
sedang kan Aldo kanan ia memengang kiano sedang di kiri nya ada Kenan dan Kiara berpegangan pada Kenan
pertama kali mereka masuki adalah wahana bermain, semua anak Aldo begitu semangat ketika mereka sudah berada di dalam wahana
'' pa.. naik kereta api..'' pinta kiano menarik tangan Aldo agar menatap ke arah nya
'' kiano mau naik itu.?'' tunjuk Aldo pada kereta api yang sedang berputar mengelilingi wahana permainan
'' Kenan juga mau..?'' pinta Kenan
'' bentar ya.. biar papa belikan dulu tiket nya,, kakak mau naik juga tidak.'' tanya Aldo ke arah Kiara
'' mau pa,, tapi Kiara gak mau duduk nya dekat kiano.'' ujar Kiara sambil menggeleng kan kepala nya,
'' kenapa memang nya,, yang penting kan naik kereta api.?'' ujar Aldo bingung dengan permintaan aneh kiara
__ADS_1
'' kiano suka jail, nanti Kiara di dorong dari kereta api, kan jadi nya Kiara jatuh,, nanti sakit, Kiara gak mau itu papa..?'' ucap Kiara menggeleng kan kepala nya berulang kali
'' Kiara duduk dekat adik Kania saja, mau kan.?'' ujar Aldo menunjuk ke arah Kania yang sibuk menatap sekeliling wahana
'' iya.. biar kania, kakak yang pegang.?'' ujar Kania
'' tunggu sini tau,, jangan kemana-mana, papa mau belikan tiket nya dulu.?'' ujar Aldo menyuruh ke tiga anak nya tetap berada di tempat nya
setelah mengatakan hal itu, Aldo berlalu ke arah penjual tiket, meninggal kan ketiga nya bersama dengan Hani yang mengawasi anak-anak nya
'' ma.. Kania ajak sini.. papa sudah beli tiket untuk Kania juga..'' ujar Aldo menyuruh Hani mendekat ke arah mereka
'' apa Kania tidak takut mas,,? Hani menatap heran Aldo yang membelikan Kania tiket kereta api juga
'' kan ada kakak nya ma,, biar kakak nya yang pegangin nanti..?'' ucap Aldo
'' Kania mau naik itu tidak ?'' tanya Hani menoleh ke arah Kania yang berada di samping nya
'' mau mama..?'' dengan antusias Kania menerima tawaran sang mama
'' Ayo.. kita sama papa,, itu papa sudah membelikan tiket nya.?'' ajak Hani pada Kania
mereka berdua berjalan ke arah Aldo yang berdiri tidak jauh dari kereta api tersebut
lima belas menit menunggu? akhir nya mereka berempat turun dari dalam kereta, dengan senang, mereka berlari ke arah Hani dan Aldo
'' papa... mau naik itu..'' ujar Kenan menunjuk ke arah kuda putar
hari ini Aldo membawa ke empat anak nya untuk bersenang-senang, tidak hanya puas di permainan saja, Aldo pun membawa anak dan istri nya ke tokoh baju, dan ke pasar, seperti apa yang di minta Kania pada nya
lelah bermain mereka pun akhir nya memilih untuk pulang ke rumah, dengan barang belanjaan yang sudah menumpuk di bagasi belakang
'' kita singgah sebentar ke kafe ya.. ma,, sudah lama tidak kesana.?'' ujar Aldo kepada Hani
'' ayo mas,, sekalian kita makan di sana saja ya.. mas,,'' ujar Hani pada Aldo
'' itu ide yang bagus..'' ujar Aldo,
__ADS_1
Aldo membelokan mobil nya ke arah jalan menuju kafe mereka yang berada di daerah yang sama namun lain arah jalan
\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*