Benci Dan Cinta

Benci Dan Cinta
episode 13


__ADS_3

karena richard besok akan berangkat ke peris dia memutuskan untuk mengantar tea ke rumah orang tuanya.


richard menelepon bu ratih dan pak anton agar tea bisa menginap dalm waktu dua hari saja, dan dia akan mengantarnya nanti malam.


malam pun tiba, dia telah sampai di rumah keluarga maliagung, karena selama 3 bulan ini tea tak pernah berkunjung ke rumah orang tuanya, dia berlari memasuki rumahya. yang di ikuti oleh richard.


" bundaa tea kangen ma bunda " ucap tea sambil memeluk bu ratih.


bu ratih hanya tersenyum melihat kelakuan anaknya yang masih tetap manja meski telah bersuami.


richard bersalaman dengan pak anton dan bu ratih, kemudian mereka masuk. richard kaget karena orang tuanya juga ada disini.


pak anton dan bu ratih menghubungi pak aslan dan bu kisya untuk makan malam bersama.


dan mereka langsung menuju meja makan.


dan mulai makan malam. di tengah asyiknya makan malam bersama keluarga besar bu ratih angkat bicara.


" udah 3 bulqn loh, tea ko belum ada tanda isi, bunda pngen cepet nimang cucu nih" goda bu ratih.


" betul itu, kapan rencana kalian ngasih kami cucu, papa harap secepatnya" goda pak aslan.


tea dan richard hanya salink tatap mengingat hubungan mereka yang salama ini kurang harmonis.

__ADS_1


pak anton yang menyadari hubungan mereka selama ini mengerti keadaan mereka dan mempunyai ide jenius.


" berapa hari kamu disana richard " kata pak anton.


" dua hari ko pah cuma menghadiri rapat dan acara pertemuan para investor" kata richard.


" kenapa kamu tidak mengajak istri mu, sekalian kalian bulan madu liburan di sana " kata pak anton.


" iyah dan habis dari sana mama harus dapat kabar baik" kata bu kisya dengan senyumannya.


" tapi..." kata tea hendak bicara namun langsung di potong oleh bunda ratih.


" tak ada bantahan" ucap pak aslan yang langsung di dukung oleh semua orang.


" baiklah " kata tea.


TEA ANANTA MALIAGUNG


setelah selesai makan malam kami tidak langsung pulang karena kami di minta untuk menginap dan besok baru akan di antar oleh supir papa.


setelah sampai di dalam kamar richard langsung duduk di ranjang sedangkan aku membaca novel di sofa.


aq memulai pembicaraan.

__ADS_1


" Mas apa kamu tidak keberatan jika aku ikut dengan mu ke paris " nada ku sedikit rendah.


" kenapa kamu ngomong kayak gitu " tanya richard.


" karna tadi ku perhatiin mas kayak gk suka gitu aku ikut " lirih ku.


" asal kamu gk merepotkan ku disana " kata richard. langsung keluar kamar.


ketika aq mendengarkan jawabannya sontak aq lansung berlari ke atas ranjang loncat loncat kayak anak kecil dapat mainan baru.


" yeye teaa ikuuut, teaa ikuttt mas,,," k


kata ku sambil loncat loncat di atas kasur.


" ngapain lo " tanya richard ynk berdiri dekat pintu dengan bersandar santai di pintu.


" hehe " aku nyengir kuda sambil garuk kepala ku yang tak gatal lalu mengambil posisi tidur. menarik selimut sampai ke atas kepala.


RICHARD WIJAYA


selama tiga bulan ini sebebar aq punya perasaan sama tea, dari caranya bergaul dia tak memandang kasta, makan sama sekali gk kayak orang jaim apalagi tingkahnya persis kayak anak kecil tapi kyak barbie, seiring waktu secara perlahan sekarang aq bisa melupakan sisil, cewe matre.


aq ingin mengajaknya untuk pergi ke paris waktu itu, namun aq takut dia akan menolaknya, namun setelah makan malam ini, aq bahagia karna dia ikut bersama ku ke sana, apalagi reaksinya loncat loncat persis anak kecil dapat mainan baru, menggemaskan.

__ADS_1


malam ini aq sulit memejamkan mata, menatap punggung kecil itu yang tidur dengan sangat damai.


jam menunjukan pukul 3 baru aku bisa memejamkan mata ku.


__ADS_2