
Semenjak Aldo di katakan sembuh dan sudah boleh pulang ke rumah, semenjak itu pula aldo tidak mau melepas kan ku sedikit pun, Aldo selalu saja mengikuti ku kemana aku akan pergi
Yang mana membuat ku risih dengan nya, aku semakin susah untuk bergerak bebas, karena setiap saat ada Aldo di samping ku seperti saat ini
" Dari mana kamu..? Aldo mengikuti ku masuk ke dalam rumah ketika aku baru saja pulang dari rumah Dion bersama Kiara
" Terserah aku dong mau kemana saja...? Hani acuh kepada Aldo, Hani pun melangkah kan kaki nya masuk kedalam rumah
" Aku mencari mu sedari tadi...? Aldo mencoba mengejar ku
" Untuk apa.. ? Hani segara menoleh kebelakang
" Aku mau membawa mu dan Kiara berjalan-jalan tadi pagi, tapi sayang, aku tidak menemukan mu di rumah..? Aldo mengambil alih Kiara dari gendongan Hani
" Mau kau apa kan dia, Kiara mau mandi Aldo..? Hani pun mencoba mengambil alih kembali Kiara dari gendongan Aldo
" Biar aku saja yang memandi kan nya...? Aldo pun berjalan menaiki anak tangga menuju kamar Hani
" Terserah padamu lah...? Hani pasrah Aldo mau berbuat apa pada Kiara, kini Hani pun menghempas kan tubuh nya di atas sofa
" Lama-lama aku bisa gila..? Erang Hani tertahan, Hani tak tau harus bagai mana Aldo agar tidak selalu ada di dekat nya
Hani pun akhir nya memilih menunggu di sofa sambil menyala kan televisi, ia akan menunggu Aldo yang tengah memandi kan Kiara terlebih dahulu
Tak berselang lama kini Aldo pun muncul dengan Kiara yang sudah bersih dan wangi, Kiara pun tampak diam dan anteng di pelukan Aldo, Hani hanya menatap sekilas saja pada Aldo yang tengah menuruni anak tangga
" Kenapa masih di situ...? Kini Aldo sudah di samping Hani dan bertanya
" Jadi aku harus kemana..? Hani hanya cuek saja menjawab Tampa menoleh ke arah Aldo
" Apakah ajakan ku tadi tidak berlaku..? Ucap Aldo seraya menduduk kan Kiara di samping
" Aku tidak berminat..?
__ADS_1
" Nanti kau menyesal... Menolak tawaran ku..? Aldo pun kini berjalan ke arah dapur dan meninggal kan Kiara bersama Hani
Hani hanya melihat sekilas Aldo yang berlalu ke dapur, dan Hani pun segera memegang Kiara agar tidak terjatuh dari sofa
" Ini susu mu sayang... ? Aldo memberi Kiara sebotol susu, dengan senang hati, Kiara pun langsung mengambil alih susu yang di berikan Aldo kepada nya
Ternyata Aldo pergi kebelakang hanya untuk membuat kan susu kepada kiara, aku hanya memandangi interaksi antara Aldo dan Kiara yang begitu terlihat sangat akrab Padahal mereka baru berapa kali bertemu
" Besok pagi.. kau mau ada waktu senggang tidak...? Aldo berucap seraya menoleh ke arah Hani
" Aku besok mau ke hotel seperti biasa, ada apa..? Hani menjawab, tetapi ia masih pokus ke arah televisi
" Sebelum makan siang, luang kan waktu mu, aku akan mengajak mu ke butik..?
" Mau apa pergi ke butik...
" Sudah lah, kau banyak bertanya, tinggal turuti saja apa susah nya sih..?
" Kalau aku tidak mau bagai mana,,
" Kalau kau tak mau di bantah, kenapa mesti kau bertanya pada ku..? Hani menghela nafas, agar ia lebih sabar menghadapi sikap Aldo yang keras kepala, sama seperti diri nya yang keras kepala juga
Aldo pun hanya tersenyum mendengar Omelan Hani pada nya, aldo lalu mengangkat Kiara kembali membawa Kiara ke rumah nya dan meninggal kan Hani seorang diri yang masih pokus melihat televisi
Hingga larut sore baru lah Hani bangkit dari tempat nya, ia pun menaiki anak tangga menuju ke kamar nya untuk mandi dan sholat ashar,
Selepas sholat ashar, Hani pun turun kembali ke bawah, ia akan menjemput Kiara dari rumah Aldo
" Mau kemana Han..? Hani pun segera menoleh ke sumber suara yang bertanya pada nya
" Mau menjemput Kiara ma..? Hani pun mendekat ke arah mama nya yang tengah berdiri di depan kamar
" Kemana Kiara, mama rasa satu hari ini Kiara tidak jenak di rumah..? Mama ana yang memang tidak pernah melihat Kiara mulai dari padi hingga sore hari
__ADS_1
" Biasa lah ma, pengasuh nya kan banyak, lagian semua sudah dewasa, hanya Kiara saja yang masih kecil, sedang kan anak Dion belum bisa di bawa kemana-mana...? Hani berkata seraya meninggal kan sang mama yang menuju ke arah dapur
Hani kini tengah berdiri memandangi Kiara yang mencoba mengejar Aldo di halaman samping rumah Aldo
Hani tak berniat mengganggu mereka, Hani hanya memantau anak nya dari depan rumah, ia tidak menyangka, Kiara kecil penuh dengan kasih sayang dari semua orang di sekitar dirinya Walau pun nasib Kiara kurang beruntung, namun banyak yang menyayangi Kiara
" Hei... Kenapa kau di situ saja, kemari mendekat..? Aldo melambai kan tangan nya pada Hani yang hanya memandangi mereka berdua yang tengah bermain
Hani pun berjalan mendekat ke arah Aldo dan Kiara, ternyata ada Tante Ella juga yang tengah duduk di teras samping rumah bersama dengan om Adam
" Ayo kita pulang...? Ajak Hani pada kiara ketika Hani sudah mendekat
" Cepat sekali, aku belum lagi puas bermain dengan nya...? Aldo mencoba menahan Hani yang akan mengangkat tubuh Kiara
" Ya.. ampun, sudah dari tadi Kiara bersama mu, masih belum puas juga...? Gerutu Hani menahan kesal
" Aku kan baru sebentar...? Ucap Aldo yang langsung menyambar tubuh Kiara kecil
Yang mana membuat Hani menghela nafas berat, dan membiar kan Aldo yang masih asik bermain dengan Kiara, Hani pun melangkah kan kaki nya ke arah di mana Ella dan Adam tengah bersantai
" Kenapa wajah mu di tekuk seperti itu,, Ella berkata seraya terkekeh kecil melihat Hani yang memasang wajah cemberut
" Aku mau mengambil Kiara, tapi Aldo tidak mau memberi kan nya, Aldo berkata belum puas bermain dengan Kiara..? Rajuk Hani seraya duduk di dekat Ella
Sedang kan Adam hanya tersenyum melihat Hani yang sedang merajuk dan cemberut karena ulah putra nya
" Maklum lah, sedari dulu Aldo ingin memiliki adik, tapi tidak kesampaian..? Ella mencoba membuat Hani tidak merajuk lagi
" Aku pun sama, Tante pikir aku tidak ingin memiliki adik juga..?
" Kamu kan sudah punya sekarang, ada Dion dan Dina yang menjadi adik mu,, ? Ucap Ella seraya terkekeh
" Mereka sudah besar Tante, tak mungkin mau aku cium dan peluk setiap saat..? Hani menoleh sekilas kepada Ella yang menertawakan nya
__ADS_1
Ella pun tidak menjawab, Ella hanya diam seraya sesekali melirik Hani yang kini masih cemberut sambil memandangi ke arah Aldo dan Kiara yang masih bermain sambil tertawa lepas