Benci Dan Cinta

Benci Dan Cinta
episode 15


__ADS_3

richard pulang dengan membawa 3 paper bag untuk di berikan kepada tea dengan harapan dia menyukai hadiah yang di berikan oleh richard.


sampai di depan kamar hotel dia memencet bel dengan senyum manisnya berharap tea segera membuka kan pintu.


ting tong,,,, bel kedua.


ting tong,,,, bel ketiga, ke empat dan kelima.


" mungkin dia tidur, biar ku telfon saja " batin richard.


richard menghubungi tea sampai 21 kali, richard mulai cemas.


" kenapa dia tak mengangkat telefon ku, apa dia keluar, mungkin pihak hotel mempunyai kunci cadangan nya "


richard pun berlari menuju lift sampai lantai bawah menuju meja resepsionis.


" mbak, tolong saya minta kunci cadangan kamar 2112 " kata richard.


" kamar 2112 sudah mengambil kunci cadangan tadi siang pak, atas nama ibu tea ananta maliagung pak " kata salah satu pelayan.


" apa?? apa ada kunci cadangan lagi mbak " kata richard.


" maaf pak tidak ada " kata pelayan itu lagi.


" apa mungkin tea kehilangan kunci lalu mengambil kunci cadangan, lalu kemana dia, masih jam 7 ku tunggu saja dia pulang sampai jam 9 " batin richard.


richard menunggu tea di depan hotel berharap tea segera pulang, richard pun terus menghubungi tea dengan perasaan khawatir.


" dasar wanita sialan sudah ku bilang jangan merepotkan ku " ucap richard marah.

__ADS_1


richard terus menunggu hingga pagi tiba di dalam mobilnya.


dia menelefon tea masih tak ada jawaban.


dia naik ke lantai 3 di mana tempat kamarnya, masih terkunci. perasaannya sangat khawatir.


dia kembali ke meja resepsionis,


" mbak, bagaimana ciri ciri wanita yang mengambil kunci cadangan " kata richard dengan nada khawatir.


" tubuhnya tinggi pak, rambutnya sebahu matanya sipit dan hidung agak pesek, serta warna kulit sawo mateng pak" jelas pelayan itu.


" astgah itu bukan istri saya " teriak richard.


beberapa security yang mendengar keributan langsung menuju ke tempat keributan tersebut. semua mata fokus kepada richard yang tengah mengamuk sambil berlari menuju lantai 3 kamarnya, dan di ikuti oleh 3 orang sekurity.


sampai di depan kamar richard berusaha membuka gagang pintu sambil teriak memanggil tea. namun sekurity menghalanginya.


" apa yang kalian lakukan, lepaskan saya,, lepaskan kalau sampai sesuatu terjadi pada istri saya, akan saya ratakan hotel ini dengan tanah" teriak richard histeris sambil mendobrak pintu kamar hotel itu.


semua orang yang berkerumun hanya menonton saja termasuk sekurity tersebut.


" apa yang kalian lihat cepat bantu saya dobrak pintu ini " kata richard.


sontak ketiga sekurity itu mendobrak pintu, dobrakan pertama tidak berhasil, dobrakan kedua juga, dan dobrakan ketiga baru terbuka.


" bruuuaakkkk" pintu kamar hotel terbuka.


" kenapa gelap sekali disini " kata richard sambil menyalakan lampu.

__ADS_1


kliiikk, lampu pun menyala.


terlihat kamar sangat berantakan, dan yang paling mengejutkan tea terbaring tak sadarkan diri dengan berlumuran darah yang keluar dari perutnya,,


" teaaaaaaa,,,,, " teriak richard.


ia pun berlari membekap tubuh sang istri yang terkulai lemas di samping tempat tidur.


" Apa yang terjadi padamu teaaaa, cepat siapkan mobil" teriak richard. sambil melempar kunci mobilnya ke pada salah satu karyawan, dan richard menggotong tubuh tea. sampai ke mobil.


" cepaat " teriak richard.


" teaa baanguun sayang, teaaaa bertahanlah sayang, jangan meninggalkan ku seperti ini teaa " ucap tea sambil memeluk tubuh tea dan mencium kening wajah pucat itu.


" tolong pak lebih cepat lagi " kata richard.


kini yang menjadi supir adalah salah satu sekurity dan mereka langsung tancap gas.


sekitar 30 menit mereka sampai di rumah sakit, richard langsung menggendong tea masuk.


" dokterr tolongg " teriak richard.


pihak rumah sakit langsung membawa kereta dorong untuk membawa tea ke ruang UGD. dan tidak memperbolehkan richard masuk.


" tolong selamatkan istri sayaa,,, tolong dokter " kata richard menangis terduduk di depan pintu kamar tersebut.


lalu dia bangkit menelepon seseorang


" cepat kerahkan seluruh anak buah terbang ke paris sekarang juga " kata richard.

__ADS_1


" baik bos" sambung orang di seberang sana.


" tak kan ku biarkan kau berkeliaran semau mu, akan ku bunuh kau sisiiiiillll" geram richard. lalu menangis.


__ADS_2