Benci Dan Cinta

Benci Dan Cinta
benci dan cinta 73


__ADS_3

Hani dengan panik pun berlari ke ruang dokter, untung saja dokter berada di ruangan nya, jadi Hani pun membawa nya ke ruang rawat Aldo,


'' tolong menyingkir sebentar ya.. nona..? ujar dokter menyuruh Hani bergeser, agar ia mudah untuk memeriksa kondisi Aldo


'' baik lah dok.. ? Hani pun bergeser, kini ia berjalan ke arah Dion yang mana masih setia menunggu Hani yang mencari dokter,


'' maaf mbak, aku tadi hanya bercanda, aku tidak serius mengatakan nya, aku hanya mencoba dan, ternyata berhasil, bang Aldo terbangun Tampa harus di paksa..? ungkap Dion


'' kamu tidak serius kan Yon..? tanya Hani memastikan


'' tidak lah mbak, mana mungkin aku menduakan Diana, yang ada aku di gantung nanti oleh nya..? saut Dion cepat


'' mbak Sudah ketakutan tadi Yon..? ungkap hani


'' masak mbak gak bisa membedakan mana yang serius dan mana yang tidak..? Dion terkekeh lagi ketika melihat Hani


setelah dokter memeriksa keadaan Aldo kini dokter pun pamit undur diri, dokter tadi sempat mengatakan bahwa Aldo sekarang dalam kondisi baik-baik saja, tinggal hanya menunggu Aldo bisa menggerak kan seluruh tubuh nya


perlu ada pelatihan khusus untuk bisa melatih kembali otot-otot yang sudah lama tidak di aktifkan


'' lama menunggu Han..? Ella masuk kedalam ruang rawat Aldo Tampa memperhati kan sang anak sudah siuman


'' tidak terlalu Tante..? jawab Hani terkejut karena kedatangan Ella yang begitu tiba-tiba


'' ma...? panggil Aldo, ia merasa di abai kan dengan sang mama


'' loh... Aldo sudah sudah sadar..? Ella berlari ke arah anak nya yang masih di atas tempat tidur


'' kamu sudah sadar nak, mama khawatir dengan mu, mama takut kamu meninggal kan mama dan papa..? Ella menangis tersedu-sedu sambil memeluk tubuh anak nya sambil menciumi seluruh wajah anak nya, ia sungguh senang ketika Aldo sudah sadar kan diri


'' ma... Aldo sesak..? ucap Aldo lirih


'' oh.. ya.. ampun, mama minta maaf, mama lupa..? Ella pun melepas kan pelukan nya dan kini Ella pun menggegam erat tangan anak nya


sedang kan Hani dan Dion hanya diam saja memandang haru Ella yang menangis gembira

__ADS_1


'' kayak nya Dion harus pulang deh mbak..? ketika Dion baru saja melihat pesan masuk di ponsel nya


'' kenapa begitu Yon..? Hani juga ikut panik di kala ia melihat raut wajah Dion yang begitu panik


'' Diana mau lahiran mbak, aku harus pulang, mbak bagai mana..? Dion menoleh ke arah Hani


'' ada apa..? Ella memutar arah tepat ke arah Dion, dan melihat raut panik


'' kayak nya, Dion gak bisa berlama-lama di sini Tan, Dion harus segera pulang secepat nya..? ujar Dion menghela nafas


" ada apa... kenapa kau terlihat panik begitu..? tanya Ella penasaran


" Diana mau melahir kan Tan, aku harus pulang secepat nya..? pamit Dion sekalian


" mbak ikut pulang deh Yon..? setelah berpikir lama, akhir nya Hani pun memutus kan untuk ikut pulang bersama dengan Dion


" tapi mbak, bagai mana dengan bang Aldo..? Dion ragu, akan Hani


" Dion kan sudah siuman, boleh lah mbak juga ikut pulang..? Hani berkata sambil melirik ke arah Aldo yang kini sedang menatap nya


" biar Tante dan om saja yang ikut pulang, kamu di sini saja mengganti kan om dan tante..? pinta Ella, Ella tau bagai mana perasaan putra nya yang meminta batuan nya agar Hani bisa dekat dengan nya


" tapi Tan, apa Hani bisa merawat Aldo..? Hani ragu akan keputusan Ella terhadap nya


" sudah lah Hani, jangan banyak berpikir, Dion hendak berangkat, biar kami saja yang ikut dengan Dion, kamu disini saja, lagian kami sudah rindu dengan rumah dan juga Kiara..? bohong Ella, itu hanya alibi Ella saja


dengan terpaksa Hani pun menuruti permintaan Ella pada nya, Dion pun bergegas menuju parkiran, ia akan bertolak pulang ke kota A


dengan lesu, Hani pun duduk di samping brangkar Aldo, sambil memasang wajah cemberut


" maaf, semua gara-gara aku kan..? Aldo mencoba membuka suara agar suasana tidak kaku


" baru sadar ya..? ucap Hani masih bertopang dagu


" ya.. sudah, kalau mau pulang, pulang saja, aku tak apa sendiri di sini..? pasrah Aldo, jikalau Hani ingin kembali pulang ia akan menghubungi Yuna agar mau menemani nya

__ADS_1


" gila kamu ya, aku sudah rela di tinggal di sini.. demi menjaga mu, kau malah menyuruh ku kembali..? Hani melirik sebal ke arah Aldo


" memang, aku kan memang gila, gila karena mu, sini, aku rindu dengan mu..? Aldo menyuruh Hani mendekat pada nya


" kalau aku tidak mau, kau mau apa..? ucap Hani bersedekap dada


" cepat lah kemari, kau tidak tau perjuangan ku.. menunggu mu menghampiri ku begitu lama..? ucap Aldo sambil menarik tangan Hani dengan paksa


" kau bangun jangan menyebal kan begini do..? ujar Hani mencoba melepas kan cekalan tangan Aldo pada nya


" tidak akan ku lepas, sebelum kau mau menuruti ku..? dengan paksa Aldo pun menarik Hani kedalam pelukan nya


" jangan seenak nya begini kau do..? Hani mencoba melepas kan diri kembali, namun usaha nya sia-sia


" aku tidak akan melepas kan mu mulai dari sekarang, apapun yang terjadi, aku akan selalu ada di dekat mu dan menjaga mu..? ujar Aldo sambil mengelus rambut Hani pelan


" lepas do, tadi kau di peluk mama mu, kau bilang pengap, sekarang giliran mu yang memeluk ku, tidak ada kata pengap..? protes Hani


" itu lain cerita nya, kalau dengan mu, aku merasa nyaman dan tenang..? ungkap Aldo


Hani tidak banyak protes lagi, ia hanya diam saja apa pun yang di katakan Aldo pada nya,


hingga larut malam, kini Hani pun mencari makanan ke kantin rumah sakit seorang diri, ia meninggal kan Aldo yang sedang beristirahat di brangkar nya


" mau makan apa mbak..? tanya penjaga kantin di kala Hani mendekat kepada nya


" saya mau nasih dan juga sayur, serta ikan juga ya mbak..? ucap Hani dan menunjuk salah satu ikan laut yang tengah di sambalado


" baik mbak, tunggu sebentar ya... saya bungkus kan terlebih dahulu..? dengan cekatan penjaga kanti pun membungkus kan pesanan Hani


semua sudah di beli, kini Hani pun ingin kembali ke ruangan Aldo setelah melakukan sholat magrib terlebih dahulu


" kamu habis dari mana,...? tanya Aldo sambil menepuk samping ranjang nya agar Hani duduk di dekat nya


" dari kantin mencari makanan, dan juga sholat magrib..? Hani memilih duduk di bangku yang di sediakan untuk tamu yang menunggu

__ADS_1


__ADS_2