
hari ini adalah hari kebahagian Aldo, begitu juga dengan keluarga besar nya, dan hari ini mereka semua tengah berkumpul di kediaman Hani untuk mengantar kan Aldo menikah hari ini
setelah sekian lama dan panjang nya perjalanan cinta mereka akhir nya bisa bersatu dalam mengarungi mahligai rumah tangga yang di impi kan setiap pasangan
'' wah.. meriah ya... pesta nya... ? dania datang bertamu di hari bahagia Aldo dan juga Hani
'' iya.. meriah sekali..? ucap yudis yang mana ia dengan setia nya mendampingi dania
'' kalian mau disini saja..? leana menghampiri dania dan juga Yudis
'' iya.. ma, dania masih mau makan..? ucap dania dengan tersenyum malu
'' makan saja yang ada di pikiran mu Nia...? ucap leana yang geleng kepala melihat dania semenjak hamil sampai sekarang di pikiran nya hanya makan saja tidak ada yang lain
'' maklum ma... masa pertumbuhan nya terlambat...? gurau Yudis
'' Yuna kemana..? mama leana celingukan mencari Yuna
'' kak Yuna kan, sedang memakai kan gaun pengantin nya .? Yudis mengingat kan leana
'' oh..iya.. mama lupa akan hal itu..? ucap leana
'' bagai mana sih ma, anak sendiri kemana juga tidak tau..? ucap yudis
'' mana tadi tidak memperhati kan nya, mama sibuk dengan Ella, sekarang entah kemana si Ella..? mama leana pun mencoba mencari Ella di sekitar nya namun tidak menemukan nya sangking banyak nya para tamu undangan yang berdatangan
di sisi Yuna kini, ia tengah memakai kan baju kepada Hani, ia sengaja membawa dan memakai kan nya secara langsung tidak pada umum nya, ia hanya membuat atau merancang saja
'' kau bisa di andal kan atau tidak Yuna, nanti kau buat calon pengantin ku berubah menjadi wajah hantu..? Aldo meragu kan kemampuan Yuna
yang mana Yuna berdecak kesal terhadap sepupu nya yang tidak memiliki akhlak yang sedang di hadapan nya saat ini
'' kau, kalau tidak percaya pada ku, kenapa kau memaksa ku untuk membuat kan gaun calon pengantin mu..? dengan kesal, Yuna melempar kan sisir yang sedang ia pegang ke arah Aldo yang sedari tadi protes atas kerja keras nya
yang mana membuat Hani dan juga Syifa tertawa lepas atas perbuatan Yuna dan juga Aldo
__ADS_1
'' kau kejam sekali, main lempar sembarangan tidak punya aturan..? ucap Aldo sambil menggosok bagian wajah nya yang terkena lemparan sisir oleh Yuna
'' lebih baik kau ganti baju sekarang juga, atau kau mau calon pengantin mu ini di ganti kan oleh elang..? ucap Yuna melotot ke arah Aldo,
Yuna sedari tadi bosan mendengar ocehan Aldo yang selalu saja menyalah kan setiap apa yang di kerjakan oleh Yuna
'' enak saja, elang kan sudah memiliki istri dan juga anak, bisa mati nanti elang di buat oleh isinya..? ujar Aldo
'' elang tidak akan mati kalau menikah lagi, yang ada kau yang akan mati jika Hani menikah dengan orang lain, kalau elang tidak akan pernah mati di buat oleh istri nya..? ujar Yuna
'' pedas sekali ucapan mu Yuna, kau belajar dari mana..? Aldo berdecak sebal menatap Yuna
'' semua perkataan ku itu datang nya dari mu, jadi jangan salah kan aku, jika aku berkata begitu, sekarang juga kau pergi dari hadapan ku, atau kau mau, aku tidak akan menyelesai kan semua ini..? Yuna semakin emosi melihat Aldo yang selalu saja menjawab nya
'' baik lah. aku akan pergi, ayo elang bawa perlengkapan ku ke kamar sebelah..? kamar yang di maksud Aldo itu adalah, kamar yang dulu nya sering di tempati oleh Dina dan Dion
dengan telaten, elang pun membawa semua perlengkapan Aldo, dan mengikuti langkah Aldo yang membawa nya ke kamar sebelah
setelah Yuna menyelesai kan pekerjaan nya, Yuna pun kini berpindah ke kamar sebelah, yang terdapat Aldo dan elang di kamar itu
'' wajah mu ini, lebih baik kau masukan ke dalam kulkas saja..? Yuna memulai perperangan di antara mereka berdua
'' kenapa kau berkata seperti itu..? heran Aldo menatap Yuna
'' ya... karena wajah mu terlalu datar dan dingin..? ucap Yuna cepat
'' datar bagai mana, wajah ku ada bentuk nya kok..? Aldo masih tidak paham, akan kemana pembicaraan mereka
sedang kan elang sudah tertawa sedari tadi, namun sesekali ia tahan, takut Aldo akan murka kepada nya
'' itu kan menurut mu, kalau menurut ku lain lagi..? Yuna pun masih terus saja mengerjai Aldo
'' kanapa begitu, oh... aku tahu, itu karena kau terlalu lama menjanda kan..? ucap Aldo secepat mungkin
'' sembarangan, walau janda begini aku masih perawan..? Yuna berkata jujur
__ADS_1
'' kenapa aneh sekali mantan suami mu itu, tidak menyentuh mu sama sekali, pria yang sangat bodoh...? komentar Aldo
menurut nya Bram itu sangat bodoh, Aldo tidak tahu apa yang sedang terjadi di antara Yuna dan juga mantan suami nya
'' kenapa kau bawa-bawa mantan suami ku..? Yuna tak terima di katakan seperti itu oleh Aldo
'' ya.. menurut ku seperti itu..? ucap Aldo lagi
Yuna tak mau lagi berdebat dengan Aldo, ia pun pokus mempoles Aldo dengan telaten nya
dari tukang desainer merangkap menjadi mua, itu lah yang kini Yuna lakukan demi sepupu nya yang selalu menolong nya di saat ia jatuh susah, hingga kini ia bisa bangkit lagi seperti sedia kala
'' sudah selesai, sekarang kau rapih kan dasi mu..? ucap Yuna menatap pantulan wajah Aldo di depan cermin
'' wah... ternyata kau bisa di andal kan, tidak sia-sia aku membayar mu mahal...? ledek Aldo
'' bayar mahal apa mu..? ucap Yuna menatap Aldo yang kini terkekeh geli melihat Yuna yang melotot ke arah nya
'' hei... mata mu itu di kondisi kan, nanti lepas dari tempat nya..? Aldo menoleh ke arah belakang yang mendapati Yuna berdecak sebal pada Aldo
'' bisa gila aku, jika lama-lama berada di dekat mu..? Yuna pun meninggal kan Aldo bersama elang
kini Yuna kembali mendekat ke arah Hani yang masih duduk anteng sambil memandangi wajah nya yang tidak seperti diri nya
'' kau sungguh pandai ya.. Yuna, aku suka dengan riasan mu, cantik seperti diri mu..? puji Hani dengan hati tulus
'' kau bisa saja, aku hanya berkerja sebisa mungkin..? ucap Yuna tersipu malu di puji oleh Hani
'' kau sudah makan belum, nanti kau belum makan..? tanya Hani menoleh ke arah Yuna
'' iya.. aku memang sedang lapar, boleh kah aku pergi untuk mengisi perut ku..? pamit Yuna
'' boleh dong, nanti acara ku belum selesai, kau sudah pingsan terlebih dahulu, bagai mana nanti aku melepas semua yang berada di atas kepala ku ini..? saut Hani cepat yang mana membuat Yuna tertawa lepas
'' sudah lah... aku pergi makan dulu, ayo Syifa..? ajak Yuna pada Syifa,
__ADS_1
dengan menurut nya, Syifa pun ikut kemana Yuna melangkah, mereka pun mencari di mana rombongan mereka berada