Benci Dan Cinta

Benci Dan Cinta
episode 8


__ADS_3

pagi ini aq telah siap dengan gaun pengantin ku yang telah selesai di rias sedemikian rupa agar terlihat sangat cantik.


aq sedang duduk termenung di depan cermin menatap pantulan diri ku di sana. tak menyangka saja aq akan menikah setelah kejadian lima tahun lalu, namun kini berbeda, kali ini aku menikah dengan orang yang tidak ku cintai.


tiba tiba suara pintu kamar ini terbuka, terlihat bunda yang sedang berjalan ke arah ku bersama dengan lia.


" putri bunda cantik sekali " kata bunda sambil senyum. aq pun hanya membalasnya dengan senyuman kembali.


" semua akam baik baik saja sayang " kata bunda yang mengerti bagaimana keadaan ku sekarang.


" tea takut bundaa " kata ku sambil menitikkan air mata.


bunda pun memeluk ku sambil menangis.


" udah donggg jangan melow gitu jadi ikutan sedih nih, " ucap lia membuat kmi melepaskan pelukan kami.


" bunda, rombongan pengantin pria telah tiba "ucap lia. aq pun semakin khawatir.


" bunda turun dulu, kamu temani tea yha " kata bunda.

__ADS_1


" ahhhsiyaaap " bunda pun meninggalkan kami.


bunda turun untuk menyambut rombongan pengantin pria dan beberapa tamu penting dari dalam negri maupun luar negri.


tak lama kemudian suara ijab kobul richard terdengar hanya sekali namun tegas dan lantang sampai terdengar di dalam kamar hotel ini.


yah, tempat berlangsungnya pernikahan ini tepat di aula hotel bintang lima.


aku pun di persilahkan turun karna ijab kobulnya telah selsai.


aq pun turun di temani oleh lia menuruni anak tangga bah seorang putri semua mata tertuju pada ku termasuk richard yang telah berdiri di dekat tangga menyambut ku dengan uluran tangan membawa ku ke atas pelaminan. saat aq menerima uluran tangan richard tampak semua tamu undangan bertepuk tangan aku hanya tersenyum malu sambil berjalan ke atas pelaminan dan menyalami tamu undangan.


" gak usah liat liat " kataku tampa melihat richard.


tak terasa hari sudah menunjukan pukul 4 sore semua tamu sudaah mulai pulang dan hanya tinggal kerabat dekat saja.


aq pun di suruh bunda untuk istirahat, tentu saja aku hanya menurut karna hari ini begitu melelahkan.


aq naik menuju kamar ku, kalau liq mungkin dia sudah pulang tadi,

__ADS_1


sampay di kamar aq langsung membersihkan diri ku dan memakai baju tidur.


eh lupaa, richard belum masuk kamar mungkin masih menjamu para tamu keluarga.


aq duduk di depan meja rias, dan richard masuk, aduh bagaimana ini, awas saja kalau dia berani menyentuh ku, akan ku penggal kepalanya,


dia langsung masuk ke kamar mandi sambil sekilas melihat ke arah ku dengan tatapan dinginnya.


aq langsung menuju sofa yang lumayan lebar untuk istirahat karna aku sangat lelah. gak mungkin gue tidur seranjang dengan dia, ogah banget deh. dan aq pun pergi ke alam mimpi ku.


RICHARD WIJAYA


aq terlihat bingung saat ingin memasuki kamar pengantin, bingung dengan apa yang harus ku lakukan dengan tea. lalu aku menunda saat aq ingin masuk ke perkirakan dia telah selesai mandi, dan perkiraan ku benar dia telaah selesai dan duduk di depan meja rias nha.


aq hanya meliriknya sekilas lalu berjalan ke kamar mandi karena memang aku juga sangat lelah.


ketika aq keluar aku tak melihatnya di tempat tidur, ternyata dia tidur di sofa, aq tersenyum miris.


lalu aq mendekatinya yang tengah pulas tidur. sungguh di terlihat sangat cantik

__ADS_1


dan aku perlahan menggendongnya, agar dia tak terbangun. dan aq menidurkannya di tempat tidur waktu aq akan pergi seolah ada yang mencegah ku untuk tetap menatap wajah mungil itu dalam dekapan ku wajaah kami sangat dekat lalu tiba tiba dia mulai membuka matanya, lalu


" plaaaakkkk, brugh"


__ADS_2