
bagai mana jadi nya jika seseorang melamar kalian Tampa pemberi Tahuan terlebih dahulu,
dan ini lah yang hani rasa kan saat ini, memang Aldo selalu mengajak Hani untuk ke jenjang yang lebih serius namun hani selalu menolak nya dengan berbagai alasan
di malam hari ini, dengan tampilan yang biasa saja hani keluar dari kamar nya, di kejut kan dengan ke ramaian rumah yang begitu tak terduga
'' ada acara apa ini, kenapa begitu ramai sekali..? Hani heran ketika ia turun ke bawah hendak mengambil air minum dan menemukan keramaian di rumah nya
'' loh... mbak, kenapa masih belum dandan..? Dina kini mendekati ku
'' ada acara apa, kenapa juga aku harus dandan..? bingung Hani
'' ini malam kan acara spesial mbak..? ujar Dina dengan tersenyum lebar
'' acara spesial apa..? hani menepis tangan Dina yang berada di pundak hani
'' loh.. kok aneh, kenapa mbak terlihat bingung gitu..? Dina pun memasang wajah heran
'' mbak memang lagi bingung, mama kemana ini..? tanya Hani kepada Dina
'' mama ada di belakang mbak, tepat nya sih di dapur..? ujar Dina
Hani pun melipir dan mencari mama ana, meninggal kan Dina dengan raut wajah bingung
'' ma... ini ada acara apa sih..? Hani menegur sang mama di kala mama ana sedang sibuk
'' maaf kan mama sayang, semua ini terpaksa mama lakukan..?
'' mama ngomong apa sih, kok gak jelas begitu..? bingung hani
'' mama menerima lamaran Aldo Tampa sepengetahuan kamu..? mama ana memandang wajah Hani
'' kok begitu, kenapa tidak meminta persetujuan Hani terlebih dahulu..? Hani sebenar nya ingin marah, tapi Hani sadar ini di keramaian, tak mungkin ia melakukan nya
'' karena kau selalu saja menolak nya, mama iba dengan nya...? saut mama ana
__ADS_1
'' mama iba dengan nya, tapi tidak dengan ku..? tunjuk Hani pada diri nya sendiri
'' percayalah, Aldo Sangat menyayangi mu, Aldo tidak akan membuat mu sakit hati lagi..?
'' dari mana mama tau, apa mama tau tentang perasaan ku..? Hani pun kecewa atas keputusan sang mama,
hani tidak menyangka bahwa sang mama pun tidak berada di pihak nya, dengan raut wajah kesal, Hani pun meninggal kan dapur begitu saja
setelah Hani pergi, acara pun hendak di mulai, namun Hani tak kunjung keluar dari kamar nya kembali, Hani masih mempertahan kan ego nya
'' bagai mana ana, apakah Hani masih menolak, bagai mana ini, tamu sudah datang semua..? Pani Ella ketika Hani tak kunjung terlihat
'' kau tenang saja, aku akan memaksa nya, aku akan melihat nya ke kamar nya sekarang juga..? ana pun beranjak dari duduk nya, ia kini menaiki anak tangga satu persatu
ia akan bernegosiasi kepada Hani, ia akan membujuk hani bagai mana pun cara nya
'' Han... mama mau masuk...? ana mengetuk pintu seraya membuka pintu, karena pintu kamar Hani tidak pernah dalam keadaan terkunci
'' mama mau apa...? Hani berucap sekilas memandang sang mama
'' Hani, mama mau tanya, sebenar nya perasaan mu masih ada kan untuk Aldo..? ana mencoba bertanya secara perlahan
'' tapi bukan begini cara nya ma..? rajuk Hani kemudian ia pun berpindah duduk ke sofa kamar nya
'' mama tau, tapi mau sampai kapan kalian seperti ini, mama sudah jenuh melihat kalian begini terus...?
'' tapi ma..
'' kamu selalu mementingkan ego mu, kamu tidak berpikir bagai mana nanti nya kalau mama tolak untuk yang kesekian kali nya, sedang kan sebulan yang lalu saja nyawa Aldo sudah hampir melayang,, apa kah kamu tidak kasian melihat nya Hani, apakah anak mama berubah menjadi kejam..? ana mencoba membujuk sang putri
'' tapi ma, aku dan Aldo tidak ada menjalin hubungan sama sekali, sampai saat ini, Aldo tidak pernah mengatakan bahwa ia mencintai ku.. Aldo selalu berkata ingin menikah..?
'' sebenar nya apa yang kau harap kan dari Aldo, kenapa kau mengatakan seperti itu..?
'' aku ingin ungkapan cinta yang begitu romantis dari nya..? ujar Hani yang mana mama ana menepuk jidat langsung,
__ADS_1
sungguh aneh permintaan Hani, kebanyakan orang akan meminta menikah langsung, tetapi ini, ia ingin ungkapan cinta
'' baik lah, kalau itu mau mu, mama akan mencoba mengabul kan nya...? ana pun beranjak dari kamar Hani
'' bukan mama yang harus mengabul kan nya ma...? rajuk hani
'' iya... mama tau itu, kau diam lah disitu, mama akan kembali sebentar lagi..? ana pun meninggal kan kamar Hani dan turun ke bawah
ana akan mencari keberadaan Aldo dan memberi tahu apa yang sedang Hani ingin kan saat ini
'' kemana pergi nya Aldo, Ella..? ana mencoba mencari Aldo, namun tidak menemukan nya
'' ada, tapi di mana ya.. tadi dia sedang bersama mas Adam..? Ella pun ikut mencari keberadaan Aldo
setelah berputar sekali namun tidak juga menemukan nya, kini mereka berdua mencoba mencari Aldo ke arah halaman belakang
'' ternyata dia di sana..? Ella menunjuk Aldo yang sedang bersama Dion dan Fikri
'' dimana dia..? tanya ana ulang
'' di sana, itu sedang bersama Dion dan Fikri..? ana pun bergegas menuju ke arah yang tengah di tunjuk oleh Ella
dengan langkah cepat, ana pun mendekati Aldo, seraya menarik nya tampa permisi, yang mana membuat Aldo terheran-heran kenapa ia di tarik oleh ana
'' kenapa Tante, jangan seperti ini, nanti di kira orang Aldo berbuat salah..? Aldo mencoba mengimbangi langkah ana yang tergesa-gesa sambil menarik baju depan nya
'' kau memang berbuat salah, cepat sekarang kau ikut dengan Tante..? dengan heran Ella hanya memandangi ana yang menarik baju Aldo, Ella pun terheran-heran melihat ana melakukan hal itu kepada putra nya
'' aku berbuat salah apa Tante..? Aldo mencoba bertanya di kala mereka sudah menaiki anak tangga
'' kau bagai mana sih, kenapa kau tidak mengungkap kan cinta pada Hani sampai sekarang, Hani menolak mu karena hal itu..? yang mana membuat Aldo terdiam
'' kenapa mesti begitu Tante, Aldo kan sudah serius, Aldo mengajak nya menikah dan Aldo menyayangi Hani juga..? Aldo bingung kenapa bisa seperti itu, apakah ajakan nya salah
'' Tante juga gak tau, kalau kau ingin lamaran mi di terima, cepat lah kau ungkap kan cinta dengan seromantis mungkin..? ujar ana sambil mendorong masuk Aldo ke dalam kamar Hani
__ADS_1
ana hanya menunggu Aldo di ambang pintu, ia tak akan masuk, ana. hanya melihat di ambang pintu saja, Tampa mau ikut campur