
'' kenapa lama sekali sih..? ucap Hani ketika baru saja melihat Aldo yang baru masuk kedalam rumah dengan menenteng banyak makanan dan juga Kiara
'' maaf sayang, mas baru saja menemukan pedagang soto nya..? tutur Aldo
'' mas.. ? kening Hani berkerut di kala Aldo menyemat kan kata mas pada diri nya
'' iya.. kenapa.. keberatan kah memanggil nya dengan sebutan mas..? tutur Aldo sambil menaik turun kan alis nya
'' tidak..? ucap Hani gugup
'' sini soto nya.. aku sudah lapar..? pinta Hani menadah kan tangan nya meminta soto pesanan yang Hani minta
'' sebentar, mas ambil kan wadah nya dahulu..? Aldo pun berjalan mendekat ke arah Hani dan menaruh Kiara di dekat Hani
lalu Aldo berjalan ke arah dapur untuk mengambil wadah dan juga piring, beserta minum nya juga
'' ini wadah nya.. kau mau yang makan yang mana terlebih dulu..? tanya Aldo sambil mengangkat kedua tangan nya di sisi kiri ada soto pesanan Hani dan di sisi kana ada nasih padang yang Aldo beli tadi sebelum membeli soto
'' itu apa mas..? tanya Hani menunjuk ke sisi kanan
'' nasih padang.. mas sengaja membeli nya, takut nanti kelaparan tengah malam. kalau sudah ada makanan kan tinggal memanas kan saja..? ucap Aldo sembari mendekat ke arah Hani
'' aku mau soto nya, nasih padang nya untuk nanti saja..? ucap Hani meminta soto nya
'' baik lah, biar mas tuang kan terlebih dahulu..? Aldo pun menuang ke mangkuk wadah yang ia bawa tadi
setelah di ruang, Aldo menyerah kan mangkuk yang berisi kan soto ke arah Hani, dengan cepat Hani pun menerima semangkuk soto yang terlihat menggiur kan
'' mas gak mau ini..? Hani mengangkat mangkuk soto nya menunjuk kan ke arah Aldo
'' makan saja lah, mas. mau menyuapi Kiara dulu.. nanti dia tertidur pula sebelum makan..? ucap Aldo mengambil dan menuang nasi Padang ke piring yang ia bawa tadi
dengan cepat Kiara melahap nasi yang ada di mulut nya, dengan cepat pula Aldo menyuapi Kiara
__ADS_1
setelah Kiara merasa kenyang baru lah Aldo menyudahi dan membawa Kiara ke kamar mandi untuk di bersih kan terlebih dahulu sebelum mata Kiara terpejam
'' wah... udah wangi anak mama..? ucap Hani ketika melihat Kiara sudah nampak segar dan bersih
'' sudah dong.. sudah wangi juga..? ucap Aldo sembari mencium pipi kiara,
Aldo pun melapas kan Kiara untuk bermain sebentar seperti biasa nya, dengan Aldo memberes kan wadah yang telah kotor dan juga mengumpuli sampah yang berserakan
'' mau ambil art aja kah kita Han..? tanya Aldo di kala ia sudah mencuci piring dan juga membuang sampah
'' terserah kamu mas, aku ikut saja... aku tidak sanggup mengangkat badan seperti ini..? ucap Hani pasrah apa pun keputusan Aldo
'' coba besok mas tanya dengan Yuna.. siapa tahu dia punya kenalan yang bisa di percaya mengurus rumah.ini..? ucap Aldo
'' aku hanya ikut saja, terserah mau bagai mana, tapi jangan terlalu muda mas.. aku tidak suka..? jujur Hani, ia juga takut terjadi sesuatu jika art mereka masih muda apa lagi usia nya di bawah Hani
'' coba mas tanya-tanya nanti sama para pekerja juga. mana tau ada yang butuh pekerjaan rumah tangga..? putus Aldo
'' mau ambil berapa art mas..? tanya Hani lagi
'' untuk saat ini mungkin satu saja sudah cukup, nanti jika kita membutuh kan lagi. baru cari lagi..? ucap Aldo seraya Mengganti siaran televisi
'' Kiara awas ke jedut kepala nya nak..? Hani yang kini melihat Kiara masuk ke bawah kolong meja sedang mencari sesuatu
'' aduh sayang... kenapa masuk ke dalam situ..? Aldo bangkit dan menarik Kiara dari bawah meja
'' pa..pa..paa... main..tu..? tunjuk Kiara ke bawah kolong meja sambil memanggil Aldo dengan sebutan papa yang belum terlalu jelas
'' apa yang di situ sayang..? Aldo pun memiringkan kepala nya melihat ke arah kolong meja
ternyata ada mobil ambulans kecil yang tercanpak ke bawah kolong meja ruang tamu yang kini mereka duduki
'' pantas lah kau masuk kedalam... ternyata ada ini...? Aldo mengambil mainan itu dan memberi kan nya ke pada Kiara yang kini tengah duduk anteng menunggu Aldo mengambil kan nya untuk Kiara
__ADS_1
'' sudah menunggu ternyata anak papa..? Aldo menoel pipi kiara pelan
'' mas... aku mau ke kamar..? Hani mencoba untuk duduk kembali
dengan cepat Aldo membantu Hani untuk duduk dan berdiri, Aldo memapah Hani masuk ke dalam kamar mereka setelah Hani, Aldo pun mengambil Kiara yang masih berada di ruang tamu sedang bermain sendiri
'' masih sakit kah..? tanya Aldo ketika ia dan Kiara sudah berada di atas ranjang
'' sakit nya sih enggak mas.. cuman badan nya terasa lemas..? Hani menghela nafas berat
Hani tidak pernah selemah ini sebelum nya, ia selalu kuat dan tidak mudah sakit, tapi kali ini kenapa seluruh badan nya terasa lemas tidak berdaya
'' apa perlu kita pulang saja ke rumah mama.. agar ada yang merawat mu di sana... mas bukan nya tidak mampu merawat mu.. hanya saja mas selalu kasian jika mas pergi keluar kamu tidak ada yang menemani..? ucap Aldo menatap iba Hani yang kini tengah mengandung buah hati mereka
'' aku takut merepotkan mama mas..? Hani tidak mau itu terjadi, sebisa mungkin ia akan berusaha kuat, namun kenyataan nya kini ia lemah tak berdaya
'' mana mungkin mama merasa di repot kan Han... ? sanggah Aldo cepat, ia tau watak ke dua orang tua nya dan juga orang tua Hani
'' tapi aku yang merasa merepotkan mas..? Hani kekeh dengan pendirian nya, yang tak mau merepotkan orang tua nya
'' terserah kamu saja lah, palingan besok mas ambi art sekaligus dua.. mengurus Kiara dan juga rumah..? ucap Aldo
'' banyak sekali mas..? protes Hani
'' mau bagai mana lagi.. kamu tidak mungkin mas biar kan mengurus Kiara dan juga rumah, sedang kan kesehatan mu saja kurang meyakin kan begitu..? ucap Aldo menoleh ke arah hani
'' kenapa aku bisa selemah ini ya.. mas, padahal sebelum nya aku tidak begini..? ungkap Hani murung
'' nama nya juga kamu sedang mengandung Han.. mungkin semakin besar kandungan mu, semakin sehat pula saya tahan tubuh mu..? ucap Aldo menyemangati Hani
'' tapi aku ingin seperti dulu.. mas, bada sehat tidak sakit-sakitan begini..?
'' yang semangat dong.. nama nya juga kita mau menjadi orang tua.. kamu harus nya kuat dan bersyukur, masih di beri rezeki saat begini..? Aldo masih saja setia menyemangati hani
__ADS_1