Benci Dan Cinta

Benci Dan Cinta
benci dan cinta 93


__ADS_3

" mau sampai kapan Hani terus begini..mas...? Keluh Hani di pagi ini


Sebenar nya Hani sudah bosan setiap pagi harus berhadapan dengan kloset dan kamar mandi, ia ingin seperti wanita hamil pada umum nya yang hanya muntah dan mengidam sekedar nya saja, buka setiap waktu begini


" Yang sabar ya.. sayang? Mas. Bingung harus berbuat apa lagi, berobat pun sudah, ke dokter apa lagi..? Aldo menarik nafas dalam ketika ia melihat Hani yang setiap pagi mengeluh dan lemas


sudah empat bulan kandungan Hani, tapi tetap saja sama seperti di awal hamil, Hani sering cek.up dan konsultasi ke dokter, namun dokter mengatakan ada wanita hamil seperti itu, dan bahkan ada yang lebih parah lagi dari diri nya


" Mas.. mau berdiri..? Hani mengulur kan tangan nya ketika ia merasa kan sakit kepala ketika ia mencoba mendongak ke atas


" Kenapa Han.. pening lagi kah kepala nya..? Aldo cepat membantu Hani yang sudah mengulur kan tangan nya


" Iya mas, kayak nya melihat mas. Itu, ada sepuluh deh..? Celetuk Hani


" Kok banyak banget..? Aldo terkekeh geli karena candaan Hani pagi ini


" Serius deh mas.. aku tuh lagi gak bohong..? Hani menatap Aldo sekilas, dan benar saja, Aldo menambah semakin banyak di lihat


" Mas, hanya satu kok sayang..? Gurau Aldo,


Dengan cepat Aldo membawa Hani ke atas ranjang mereka, dan mendudukan Hani di atas ranjang dengan ia berlalu pergi keluar berlalu ke dapur guna untuk mengambil air hangat Hani


" Cari apa mas...? Dewi tersenyum lebar ketika melihat Aldo yang berada di dapur sedang mencari sesuatu


Tampa menjawab Aldo berjalan ke arah tempat gelas dan mengambil nya, setelah itu Aldo mengisi air hangat dari dispenser yang selalu menyala


Dewi yang tak di tanggapi Aldo menjadi marah dan kesal, melihat Aldo yang selalu cuek pada nya, ingin rasa nya Dewi memeluk Aldo saat ini juga


" Biar saya saja mas..? Dewi mencoba mengambil alih gelas yang sedang di genggam Aldo

__ADS_1


" Gak usah mbak, saya bisa sendiri..,,? Tegas Aldo menatap Dewi horor


" Mas makin ganteng deh... Kalau mata nya di buat begitu ..? Puji Dewi yang mana membuat Aldo semakin murka dan marah


" Kamu.. mau saya pecat ya..? Aldo menuding dewi, dengan umpatan


Namun Dewi malah tersenyum lebar kala Aldo semakin emosi pada nya, Tampa mau marah lagi, Aldo berlalu ke kamar sambil membawa air untuk Hani


" Nih.. minum..? Aldo memberikan gelas yang ia pegang ke arah Hani


" Mas. Kenapa, kok kayak kesal gitu..? Hani menelisik wajah Aldo yang muram dan emosi


" Lama-lama mas, gak tahan sama kelakuan Dewi itu. Kapan sih.. art pengganti dari agen nya datang..? Emosi Aldo meluap memikir kan pembantu nya yang menurut Aldo selalu saja mengganggu nya


" Coba mas. Telpon kembali dan tanya kan, apakah sudah ada atau belum..? Usul Hani, Aldo segera mengambil ponsel nya dan menghubungi pihak agen art


" Waalaikumsallam'' pak.. ada yang bisa saya bantu...? Saut dari seberang telpon


" Begini pak, saya mau bertanya. Apa kah sudah ada art pengganti ibu Dewi.. sudah setengah bulan loh ini. Perjanjian kita kemarin itu hanya satu Minggu, ini sudah satu Minggu lebih dan sudah dua Minggu bahkan..? Ucap Aldo dengan nada serius


" Maaf pak. Kami belum ada pengganti nya. Kalau pun ada akan kami hubungi kembali pihak bapak..?


" Saya tidak mau lagi memakai jasa ibu Dewi.. tolong pengertian nya.. saya ambil dengan baik dan saya sudah tidak mau lagi memakai nya..? Ucap Aldo


" Kami tidak bisa pak, karena ibu Dewi sudah di kontrak selama sebulan. Dan sudah ada perjanjian nya juga, kalau kami putus sepihak yang ada nanti nama kami buruk..jadi nya, jadi saya mohon kerja sama nya..? Jelas si agen


" Tapi pak, ini di luar prediksi... Saya mau yang tua dan punya keluarga bukan seperti ini... Memang ibu Dewi tua dari saya.. tapi kan dia janda..saya keberatan dengan hal itu..? Aldo sudah dengan nada marah


" Sekali lagi kami mohon maaf pak. Kami hanya membantu ibu Dewi saat itu yang membutuh kan pekerjaan..?

__ADS_1


" Lebih baik Bu Dewi bapak ambil balik saja, gak apa saya rugi.. yang penting ibu Dewi keluar dari rumah saya..? Putus Aldo tidak terbantah kan


,, Lihat apa kata nanti saja pak. Tolong lah bapak kasian pada nya. Buk Dewi memiliki anak dan tanggungan jadi tolong kerja sama nya pak..?


" Ini nama nya sih bukan kerja sama... Saya merasa di rugi kan di sini.. bapak seolah menipu saya ini cerita nya...lihat saja... Kalau besok tidak ada ganti nya.. saya mau buk Dewi keluar dari rumah saya besok..,? Aldo pun langsung memutus kan panggilan telepon secara sepihak


" Gak belum ada ya.. mas..? Hani menyentuh lengan Aldo lembut, Hani tau kini Aldo tengah menahan emosi nya


Menghela nafas berat, Aldo menoleh sambil menggeleng kan kepala pertanda iya, hal itu membuat Hani bingung harus berbuat apa


" Besok kita pulang saja dulu ke rumah mama..? Ajak Aldo telak tak bisa di bantah


" Bik Tami bagai mana mas...? Hani masih lagi memikir kan perasaan art mereka jika mereka tidak di rumah


" Bik Tami biar saja tinggal di sini atau pulang ke rumah nya, biar gaji tetap jalan.. mas sudah males di ganggu terus menerus oleh mbak Dewi...? Ucap Aldo yang risih di ganggu oleh Dewi


" Terserah mas saja .. Hani selalu ikut yang terbaik..? Ujar Hani


Hani pun tak akan rela jika suami nya terus menerus di usik wanita lain, istri mana yang rela kalau suami nya di ganggu oleh wanita lain, membuat Hani mau akan keputusan Aldo yang mengajak nya untuk sementara waktu ke rumah orang tua mereka


" Mas. Mau bersiap terlebih dahulu.. Kiara kemana ini..? Aldo berdiri dan melihat kembali ponsel nya


Ia akan menyuruh bik Tami mempersiap kan Kiara terlebih dulu dan juga menyiap kan pakaian perlengkapan lain nya


" Bik... Tolong mandi kan dan susun pakaian Kiara ke dalam tas .. saya mau pulang ke rumah orang tua saya .. bik Tami uysementara waktu cuti saja ..? Ujar Aldo ketika aldo ke luar kamar dan menemukan bik Tami yang sedang berada di ruang tamu sedang menemani Kiara bermain


" Loh.. mendadak ya.. mas, saya tidak di pecat kan...? Dengan ragu bik Tami berucap


Yang mana Aldo terkekeh kecil atas ke khawatiran bik Tami yang akan berhenti bekerja di rumah nya

__ADS_1


__ADS_2