Benci Dan Cinta

Benci Dan Cinta
benci dan cinta 96


__ADS_3

" ayo makan,, jangan ada yang sampai tidak kebagian lauk..? Ucap mama ana ketika semua orang tengah kumpul sarapan pagi


Semua ternyata berada di dalam satu ruangan, tidak lupa juga dengan Dion Diana Dina dan juga Fikri yang ikut andil dengan sarapan pagi ini


Begitu ramai nya, sampai Hani melupakan rasa mual nya di kala pagi menyerang, kini Hani makan dengan lahap nya Tampa ada yang keluar sedikit pun


" Makan ramai seperti ini,, kesehatan mu membaik sayang..? Aldo mengelus kepala Hani senang di saat melihat Hani makan dengan lahap nya


" Mama dulu pun seperti itu,, dan mama dulu selalu mengajak tetangga mama untuk makan bareng, melihat mereka yang lahap makan, mama jadi selera.. mungkin Hani pun begitu..? Saut mama ana yang mana Aldo langsung menoleh ke arah mama mertua


" Apa mungkin setiap makan aku harus membuat acara kecil-kecilan..? Ucap Aldo sambil terkekeh geli mendengar perkataan sang mertua


" Mama sih dulu begitu soal nya, kalau acar itu sih terserah kamu saja.. tapi mama kadang juga bertukar sayur pada tetangga,, untung nya tetangga mama saat itu ramah dan baik.. mau mengerti tentang kondisi mama saat itu..? Ucap mama ana.


" Besok-besok kalau Hani tidak mau makan lagi,, Aldo akan buat begini..? Ucap Aldo dengan nada serius nya


" Abang sih.. jadi suami tidak pengertian..? Gurau Fikri


" Enak saja kau mengata kan aku seperti itu..? Aldo menoleh ke arah Fikri yang sedang sibuk menyuapi Dina


" Memang payah,, lihat ini Dina,, makan Tampa memikir kan nasi itu berjalan atau tidak ke mulut nya, yang terpenting dia menelan saja..? Ucap Fikri yang mana membuat Dina menatap nya tajam Membuat semua orang menertawakan nya


" Tidak kok.. sayang mas salah berucap..


makan lagi sayang,,? Sambil tersenyum lebar Fikri menyuap kembali Dina


Membuat Aldo tertawa lepas atas ketakutan Fikri, dan begitu juga dengan yang lain, sedang kan Adam dan Alan hanya geleng kepala melihat tingkah laku para anak nya


Selesai makan, kini mereka berkumpul di ruang tamu, untung nya hari ini adalah hari libur yang mana mereka semua dapat menemani Hani seharian di rumah


" Kalau memancing seru nih..? Ujar Alan pada adam


" Iya..ya.. kemana kita memancing..? Mendengar kata mancing Adam pun tertarik


" Kemana ya... Aku sudah lama tidak memancing..? Alan berpikir ke mana mereka akan pergi memancing


" Kalau dapat kita panggang sedap sekali .? Adam yang membayangkan hal itu membuat Alan bertambah semangat lagi ingin mencari lokasi pemancingan

__ADS_1


" Kalau ke danau terlalu jauh..? Adam menghela nafas, ia bingung harus pergi kemana


" Seperti nya Fikri tau tempat memancing di sekitar sini .? Ucap Dion menipali perkataan Adam dan Alan sambil menimang anak nya yang tengah rewel


" Kemana Fikri..? Tanya Adam cepat


" Sedang ke depan,, membelikan bakso pada Dina..? Dion menunjuk ke arah depan di mana kini terparkir penjual bakso di depan teras rumah ana


" Ya..ampun,, baru jam berapa ini,, sudah memakan bakso..? Alan geleng kepala di kala mengetahui Dina yang begitu suka makan banyak


" Biasa pa.. bawaan hamil...? Dion meniru kan akan hal Dina yang selalu di tanya kenapa makan lagi


Membuat Alan dan Adam tertawa lepas atas perkataan Dion, yang mana membuat anak Dion terkejut dan menangis kembali


" Aduh sayang.. maaf kan opah ya.. karena suara opa,, kamu jadi terkejut..? Ucap Alan sembari mendekat ke arah Dion dan mengelus sayang anak Dion


" Kenapa mas..? Diana masuk ketika ia mendengar suara lepas anak nya


" Biasa,, terkejut suara papa..? Ucap Alan sambil terkekeh geli


" Gampang terkejut sih..? Saut Adam Tampa menoleh ke arah Dion, ia masih sibuk berpikir ke arah mana mereka akan memancing


" Sama ayah nangis sih..? Ucap Dion mencolek pipi anak nya sambil tersenyum


" Ayah nya jahat..? Saut Diana pada Dion


" Mana ada ayah jahat.. opa itu tadi .? Dion tertawa ke arah sang papa


Dian pun membawa Dito keluar, ia akan membawa nya bergabung dengan para ibu yang sibuk melihat Dina makan Tampa henti


" Kenapa Dina begitu lahap sekali makan nya..? Hani menatap tidak percaya pada Dina yang begitu lahap makan, sedang kan ia sendiri selalu susah makan


'' kandungan mu baru berusia empat bulan,, nanti lama kelamaan kamu pasti akan seperti Dina..? ana mengelus pundak anak nya dengan sayang


ana mengerti apa yang sedang Hani rasa kan saat ini, karena ia dulu pun merasa kan hal yang sama seperti Hani saat ini


'' mau mama ambil kan bakso..? tanya mama ana menoleh ke arah Kiara.

__ADS_1


'' masih kenyang ma,,? Hani mengusap perut nya dengan pelan


'' mana tau,, kamu menatap dina jadi berselera makan..? mama ana terkekeh geli melihat anak nya yang kini tengah menatap Dina


'' mana ada begitu ma..? bantah Hani kala mama nya sedang menata nya


malam hari, kini Aldo dan Hani berpindah tempat, kini mereka berada di rumah mama Ella,


semalam mereka menginap di rumah mama ana, dan kini mama Ella menuntut mereka agar mau tidur di rumah Ella


'' Kiara biar sama mama saja..? pinta Ella ketika Aldo membawa nya ke kamar nya


'' tidak merepot kan ma..? tanya Aldo pelan


'' apasih,, kan cucu mama juga..? ucap Ella yang tidak keberatan akan hal Kiara bersama nya


'' kalau nangis taruh di kamar ku saja ma..? pinta Hani pada Ella


'' sudah sana,, kamu istirahat. saja.. usir Ella dan mengambil ih Kiara yang berada di dekapan Aldo


Ella meninggal kan Aldo dan Hani yang masih berdiri di ambang pintu, dan membawa Kiara bersama nya


'' mama gak pa.pa mas, kalau Kiara bersama mama..? tanya Hani takut terjadi sesuatu


'' gak pa.pa,, ayo masuk,, kamu harus banyak istirahat... ini sudah larut malam..? Aldo merangkul Hani masuk ke dalam kamar yang ia tempati


'' pegel mas kaki nya..?brengsek Hani kepada Aldo


'' loh... kok bisa..? tanya Aldo mendekat ke arah Hani dan mengecek kaki Hani.


'' padahal gak ada aktivitas loh..? hani menghela napas dalam


'' siniin kaki nya,, biar mas. pijat..? pinta Aldo yang ia duduk di tepian ranjang


Hani pun memberikan ke dua kaki nya ke arah Aldo, dengan pelan Aldo memijit kaki Hani, ia dengan sabar kini menghadapi tingkah pola Hani


'' sudah mas,, Hani mengantuk..? Hani menarik kembali ke dua kaki ny pada Aldo

__ADS_1


'' ya.. sudah,, mas. mau cuci muka dan ganti baju lebih dulu..? Aldo pun meninggal kan Hani yang berdiam diri di atas ranjang


__ADS_2