Benci Dan Cinta

Benci Dan Cinta
benci dan cinta 42


__ADS_3

malam ini mereka semua berkumpul untuk menikmati makan malam dan juga bakar-bakaran yang seperti biasa nya mereka lakukan apabila mereka berkunjung ke villa


'' Han.! cepetan dong, masak bakar gitu aja lama..? ucap mama ana


'' sabar ma, nama nya juga Hani jarang bakar-bakar lagi, udah lama soal nya..? ucap Hani


'' bantu mbak mu Din..? ucap ibu pula, yang merasa iba melihat Hani


'' gak usah buk,, biar kan Hani saja, biar dia belajar memasak juga, biar jangan kebiasaan tinggal makan..? ucap ana


'' tapi kasian itu ma,,? ucap Dina


'' biar kan saja, mau sampai kapan dia manja terus, seharus nya dia yang menjaga kamu, ini malah sebalik nya, kamu yang menjaga dia..? ucap mama ana


'' mamaaaa...? ucap Hani sebal mendengar mama nya membicarakan nya


'' apa..mau gak terima..? ucap ana


'' aku kan gak segitu nya ma..? ucap Hani pula yang tak terima


'' hei..semua apakah aku terlambat..? ucap Aldo yang tiba-tiba muncul di tengah kegaduhan mereka semua


'' waduh...anak ganteng mama pulang..? ucap Ella menghampiri anak nya dan langsung memeluk anak nya dengan erat


sedang kan yang lain terdiam melongo melihat kedatangan Aldo dan juga Yuna,


Aldo memang sengaja mau berkunjung ke rumah mama nya, namun ketepatan mereka semua berencana ke villa yang pernah mereka kunjungi sebelum nya, jadi Aldo pun berniat menyusul juga


'' aduh...mama rindu banget sama kamu, selama kamu pergi berasa mama tiri, mama ini yang menelantar kan anak nya..? celoteh Ella yang mana membuat Adam geleng-geleng kepala melihat tingkah laku istri nya


'' mama ngomong apa sih,, kayak ngedongeng..? ucap Aldo pula seraya melepas kan pelukan nya dan kini berpindah ke papa nya


'' papa apa kabar...? tanya Aldo sambil memeluk nya


'' Alhamdulillah papa sehat do..nyata nya papa bisa sampai di sini..? ucap Adam,


Aldo pun kini berpindah menyalami yang lain nya, tak luput juga dengan Yuna yang ikut bersama Aldo


ia terkadang iri melihat keluarga Aldo yang selalu menyayangi nya, berbeda dengan orang tua dan keluarga nya, selalu membenci diri nya, entah apa salah nya ia pun tak tahu pasti mengapa orang tua nya begitu terhadap nya


'' Yuna apa kabar,, mama gimana kabar nya...? tanya Ella seraya memeluk Yuna juga


'' kabar Yuna sehat ma, begitu juga dengan mama, juga sehat kok...? ucap Yuna ,

__ADS_1


'' kenapa kamu bisa ikut Aldo..? tanya Ella pula


'' suami Yuna keluar kota, dari pada stress di rumah mending ikut Aldo ma..? ucap Yuna pula


sedang kan Hani kini ia tak lagi melihat ke arah Aldo, kini ia pokus dengan kerjaan nya


'' bagus lah, kalau sekarang sudah ada yang lain..? ucap Hani seorang diri di kala ia sibuk memanggang


'' mbak ngomong apa..? tanya Dina ketika ia mendekat kepada Hani


'' gak ada ngomong apa-apa kok..? ucap Hani pula


'' sini Dina bantu..? ucap Dina pula


'' nanti di marah mama kamu,, ucap Hani lagi


'' gak akan, lihat tuh mama lagi sibuk dengan tamu nya..? ucap Dina seraya melihat sekilas ke arah mama nya yang tengah berkumpul


'' Dion kemana..? tanya Hani pula


'' gak tau, sejak sore tadi pergi, sampai sekarang belum juga kembali,,? ucap Dina


'' memang nya Dion gak ngasih tau kemana dia pergi nya..? tanya Hani


'' sudah lah, nanti kan juga pulang..ucap Hani


kini mereka berdua pun menyiap kan semua Bakaran mereka hingga selesai, dan menaruh nya


'' Bakaran nya telah selesai..? ucap Dina dengan riang nya sedang kan Hani hanya tersenyum melihat tingkah laku Dina


'' ini siapa Tan..? tanya Aldo ketika melihat Dina


'' oh..ini kenal kan, nama nya Dina, anak nya ibu dan adik nya Dion..? ucap mama ana memperkenal kan Dina ke Aldo


'' hai..saya Aldo..? ucap Aldo seraya berjabat tangan pada Dina


'' Dina bang..? ucap Dina dengan sopan


sedang kan Yuna kita tengah sibuk berbincang dengan Ella dan juga Adam, tak lupa sesekali Alan pun ikut menipali


sedang kan Hani ia kini memilih duduk di dekat ana dan juga ibu Dion, ia tak mau melihat apa pun ia hanya pokus dengan makanan nya saja dengan sesekali tersenyum di kala ada yang mengajak nya berbicara


'' ayo.. mari kita coba masakan Hani,, enak apa tidak nya..? ucap ana menawar kan makan

__ADS_1


'' pasti nya enak dong..? celetuk Hani


'' mari kita makan..? ucap ana lagi


dan mereka semua pun akhir nya mengakhiri sesi mengobrol berganti dengan makan


Aldo yang sejak tadi curi-curi pandang pada Hani, sesekali ia tersenyum di kala melihat Hani kebanyakan diam setelah ia datang


setelah selesai makan, kini Hani pun memindah kan piring kotor nya kebelakang di bantu dengan Dina,


sedang kan yang lain, kini tengah berkumpul dan berbincang satu sama lain nya


'' mbak,, ayo kita kesana lagi..? ajak Dina kepada Hani untuk berkumpul kembali


'' kamu aja deh kayak nya Din,, mbak mau tiduran, capek rasa nya sehabis pulang tadi malah kedatangan tamu tak terduga, malam nya malah di suruh ngurusin Bakaran pula,, ini semua gara-gara Dion nih.. entah kemana dia pergi nya, biasa nya dia yang mengurus semua itu..? sungut Hani yang mana membuat Dina tertawa lepas


'' ya udah kalau mbak mau ke kamar,, saya pun mau cari alasan saja, menghilang kan jejak sebentar..? ucap Dina ia pun meninggal kan Hani melangkah Ke tempat dimana ibu nya tengah berkumpul


Hani kini tengah masuk ke kamar nya, di rumah ini tak ada lantai dua nya seperti di rumah nya, namun di sini sengaja di banyak kan kamar, agar suatu saat banyak tamu tidak bingung menempat kan nya


'' menyebal kan, sudah lama tidak bertemu, kini Aldo telah ada pendamping nya, sedang kan aku masih saja sendiri.? apa aku terlalu jelek ya..? ucap Hani seorang diri


sudah setahun pula ia tak lagi memiliki teman, teman nya saat ini hanya lah Dina dan Dion,


semua teman nya hilang kontak pada nya, tak ada satu pun yang aktip seperti dulu lagi


tak berselang lama Aldo pun pamit untuk masuk kedalam kamar, sekalian ia mau mencari Hani


'' ma..pa, om..Tante..Aldo mau pamit ke kamar dulu ya..capek badan rasa nya..? pamit Aldo


sedang kan Dina dan juga ibu, sudah terlebih dahulu pergi ke kamar mereka, kini tinggal lah mereka saja


'' sekalian, tunjuk kan kamar untuk Yuna..do..? ucap mama ana


'' iya Tante.! ayo Yuna..? ajak Aldo


kini Aldo pun mengantar kan Yuna ke kamar tamu yang di beritahukan oleh ana kepada nya, setelah mengantar Yuna, ia kini mencari keberadaan Hani,


'' apa ini kamar nya atau bukan ya..? ucap Aldo ragu, namun ia pun mencoba membuka nya, ternyata tidak di kunci, Aldo pun masuk ke dalam nya


kebiasaan Hani tidak pernah mau mengunci kamar nya itu yang membuat Aldo lebih leluasa untuk masuk ke kamar Hani


'' ternyata benar, ini kamar nya.. sudah tidur ternyata..? ucap Aldo yang melihat Hani sudah tertidur begitu pulas nya

__ADS_1


__ADS_2