
Restoran sea food (tempat Risa berada)
drtt.... drttt.... drtt.....
saat sedang asik mengobrol dengan Mala handphone Risa yang ada di meja berdering, segera Risa mengangkat telepon itu karena tertulis nama Julian di nomor kontak yang meneleponnya itu.
"halo!"
"halo kak"
"iya kenapa li?" Risa nampak bingung perihal adiknya yang meneleponnya.
"kakak ada dimana, bukannya tadi bilang ingin mendiskusikan sesuatu denganku?"
tanya nya langsung
"oh yaampun aku lupa, maaf ya li. "
"sekarang aku sedang berada di kafe bersama dengan Mala"
"Mala???"
"iya Mala, masa kamu lupa bukannya dia bekerja di perusahaan mu"
"sejak kapan dia bekerja di perusahaan?, apa supri yang memasukkannya" batin Julian.
"kok diam li??"
"kenapa??"
"nggak apa-apa"
"kalau gitu nanti malam kakak langsung pulang saja, aku sudah memberitahu pada mama kalau kakak sudah pulang"
"hmm iya"
"sudah dulu ya"
"iya" Julian memutuskan sambungan telepon dan melanjutkan pekerjaannya.
"siapa ris?" tanya Mala sambil menyeruput jus melon favoritnya
"Julian"
"Julian, buat apa dia menelepon kamu"
"itu loh, tadi kan aku ada janji mau ketemu sama dia, tapi.... aku lupa hehe" Risa merasa malu menceritakan kebodohannya kepada mala.
"bener-bener yah kamu, masa itu aja lupa" kekeh Mala
"yah kan lupa, tadi tuh aku udah mau kerumahnya tapi keburu kamu panggil jadi aku lupa"
"ohh"Mala membulatkan bibirnya dan berhenti menyeruput minumannya.
"mau ngomongin apa emangnya?"tanya Mala
"ada deh" goda Risa
"eh eleh, udah main rahasiaan nih"
"hehehe" keduanya kemudian kembali melanjutkan makan mereka sambil mengingat cerita mereka saat masih kecil.
tidak terasa hari sudah menjelang malam Risa dan Mala pun sudah selesai berbincang dan melepas rindu mereka masing masing, Risa pulang terlebih dahulu karena teringat apa yang disampaikan Julian tadi sore untuk pulang kerumah orang tuanya dan makan malam bersama jadi dia tidak jadi makan malam bersama dengan Mala.
__ADS_1
perjalanan dari kafe ke rumah orangtua nya lumayan jauh, butuh waktu yang lumayan lama untuk sampai ke sana. dia menikmati pemandangan malam yang tenang dangan menyetir mobil sendiri dan tiba-tiba dia teringat dengan Dimas, Laki-laki yanga ia sukai hingga dia pulang ke Indonesia hanya untuk bertemu dengan Dimas. tadi pagi dia mendapat kabar dari detektif yang ia sewa bahwa Dimas ada di kampus yang sama dengan Julian jadi, Buru-buru dia kesana. tapi tidak dapat bertemu dengannya.
saat sudah setengah dari perjalanan ke rumah, sayup-sayup dia mendengar suara azan.
dia pun mencari masjid terdekat dan singgah sebentar untuk menunaikan ibadah shalat isya, kebetulan sekali saat dia melewati sebuah penginapan dia melihat masjid kecil di dekatnya, dia pun memarkirkan mobilnya di area parkir yang leteknya lumayan dekat dengan masjid tersebut, dia turun dari mobil dan berjalan ke arah masjid itu, ia mengambil wudhu dan hendak masuk ke masjid, namun dia melupakan sesuatu.
"astafirullahhalazim, kok bisa sih aku lupa bawa mukena" Risa menepuk dahinya menyadari kebiasaan lupanya kini semakin menjadi-jadi.
"ada apa mba?" seorang perempuan datang menghampirinya dan bertanya.
" eh, gini mba saya kan mau sholat tapi saya lupa bawa mukena" jelas Risa pada perempuan itu.
"oalah gitu to, saya masih punya satu lagi tapi masih dirumah,mba mau pakai punya saya" tanya perempuan itu
"tapi mba takutnya mereportkan"
"nggak repot kok mba, kalau mba mau nanti saya ambilin kebetulan rumah saya nggak jauh dari sini"
"yaudah boleh mba, terimakasih ya" Risa tersenyum
"iya mba, saya ambilin dulu ya. mba tunggu sebentar disini"
"iya mba" jawab Risa
tidak butuh waktu lama perempuan tadi datang dengan membawa satu buah mukena berwarna putih di tangannya
"ini mba" perempuan itu menyerahkan mukena yang dia bawa kepada Risa
"terimakasih mba" Risa menerima mukena itu dan keduanya pun masuk ke Mesjid dan sholat bersama.
saat sudah selesai Risa mengembalikan mukena itu kepada empunya
"mba, ini mukena nya makasih ya"
"kenalin nama saya Risa" Risa tersenyum sambil mengulurkan tangannya
"nama saya Citra" balas perempuan bernama citra itu sambil menjabat tangan Risa dan tersenyum.
"yaudah mba Citra kalau gitu saya mau pulang ya, sekali lagi terimakasih"
"iya, hati-hati dijalan"
kemudian Risa berjalan menuju mobilnya dan kembali melanjutkan perjalanan nya.
sesampainya di rumah orang tuanya Risa langsung memarkirkan mobilnya di halaman dan keluar dari dalam mobil.
orangtuanya sudah menunggu nya di teras rumah sambil tersenyum
"Risa kamu sudah pulang sayang, kenapa nggak langsung ke rumah aja" tanya ibunya sambil memeluk Risa
"Jalan-jalan dulu mah, hehe"
"Jalan-jalan kok sampai malam baru pulang"
"iya tadi aku sempat nongkrong dulu sama mala, soalnya udah lama nggak Cerita-cerita"
"ohhh yaudah ayo masuk"
"mah?"
"hmm" sembil berjalan masuk kerumah
"Julian mana?"
__ADS_1
"oh Julian dia ada tuh duduk di kursi"
ibunya menunjuk Julian yang sudah menunggu di kersi meja makan
"kamu yah kakak bukan nya disambut, kamu malah duluan kesini"
"habisnya kakak kelamaan aku sampai berkarat nunggu disini" jawab Julian sambil menatap makanan yang ada di meja makan
"liat nih, makanan nya udah mulai dingin" Julian menunjuk makanan kesukaannya
"iya-iya maaf"
"yaudah nanti mama panasin dulu" ibunya mengambil makanan di atas meja makan dan kedapur memanaskan makanan-makanan itu.
"mah Risa bantuin ya" pinta Risa
"nggak usah mending kamu mandi sana, nanti biar bibi aja yang bantuin mama"
"ok ma" Risa beejalan menaiki tangga untuk sampai di kamarnya yang berada di lantai 2 rumah itu.
Risa melihat-lihat sekeliling ruangan kamarnya, semuanya masih sama persis seperti kamarnya yang dulu tidak ada yang berubah, kecuali kasurnya yang sudah berubah menjadi ukuran yang lebih besar. kamar yang indah dengan cat warna merah muda dan ada boneka beruang di atas tempat tidurnya.
Risa menghampiri boneka beruang kesayangannya itu "Hai pingmi".pingmi adalah nama dari boneka beruang kesayangannya yang berwarna merah muda itu, dia memeluknya dan kemudian meletakannya kembali ke tempatnya.
dia membuka lemari pakaian nya dan memilih salah satu baju yang ingin dia pakai.
"hmm, yang mana ya" Risa memilih baju-baju yang ada di dalam lemari.
"ini aja deh" Risa memilih menggunakan baju tidur dengan lengan panjang yang berwarna biru malam
sesudah mengganti baju dia kemudian turun kebawah dan menghampiri meja makan, hanya ada 4 orang disana Risa, Julian, ibunya dan juga ayahnya.
"Sa, kamu kenapa tiba-tiba ke Indonesia" tanya ibunya
"memang kenapa ma?"
"yah nggak apa-apa, tapi kamu kan biasanya kalau mamah sama papah ajak pulang ke Indonesia kamu nggak mau"
"itukan dulu ma"
"terus sekarang" tanya ibunya lagi
"yah sekarang aku bakalan tinggal disini, bareng sama kalian"
"kok tumben"
"ya, pengen ganti suasana baru aja bosen disana" jelasnya
"oh"
"terus sekarang kamu mau ngapain" tanya ayahnya
"entah" jawabnya sambil mengangkat kedua bahunya
"tunggu sebentar, kalian ini ya bukannya tanya kabar malah interogasi"ujar Risa menggantikan makannya.
"hehehe, lupa" jawab ibunya
"oh iya nanti kamu mau kerja dimana sayang?"tanya ibunya
"aku juga nggak tau mah, nanti aja aku kerjanya sekarang masih mau liburan"
"jadi sekarang kamu sudah mau menetap di Indonesia" tanya ayahnya
__ADS_1
"iya pah"