
["apakah terjadi sesuatu padanya!!?"] tanya ayah Syifa kepada seseorang yang ada di seberang telepon
["begini tuan, tadi saya melihat nona sedang berbicara dengan seorang laki-laki"] jelas orang di telepon.
["siapa laki-laki itu, apakah dia temannya? "] tanya ayah Syifa.
["saya tidak mengenal laki-laki itu tuan, tapi saya sempat memfoto nya"] papar orang itu
["kirim kan fotonya, aku ingin melihatnya"]
["baik tuan"] jawabnya, kemudian orang itu mengirim foto Syifa dan laki-laki yang sedang ada di supermarket tadi sore.
"bukankah ini adalah Julian, apakah mereka saling mengenal" fikir ayah Syifa
"tapi tidak mungkin bukanlah Syifa tidak pernah bertemu dengannya!?! "
["apakah mereka melakukan sesuatu yang mencurigakan"]
["tidak ada tuan, nona hanya melakukan hal-hal yang sewajarnya tidak ada sesuatu yang terjadi"] jawab orang itu kemudian
["baiklah, kamu boleh istirahat, kamu misa melanjutkan pekerjaan mu besok"]
["baik tuan, kalau begitu terimakasih. selamat malam"]
[" ya"]
kemudian sambungan telepon pun terputus.
*****
Pagi ini cuacanya cukup cerah, cahaya matahari sangat terang dan menyilaukan hingga membuat Syifa yang sedang tertidur terbangun.
"emmm, sudah pagi ya" Syifa bangun dari tempat tidur empuk kesukaannya dan bersiap membuat sarapan paginya
"hmm pagi ini sarapan apa yah?? " fikir Syifa
__ADS_1
"cari di youtube aja deh"
"Hmm resep sarapan simpel" ketik Syifa di ketikan HP nya.
"ah ketemu, sanwich aja kali yah, sama minumnya jus jeruk biar seger".
"Untung kemarin aku ke supermarket langsung beli jus jeruk jadi, sekarang aku cuma perlu bikin sanwich nya aja".
"cari bahannya dulu di dapur" Syifa berjalan menuju dapur yang letaknya tidak jauh dari kamarnya itu.
didapur Syifa pun langsung mencari bahan-bahan untuk membuat sanwich sayur kesukaannya, dia mulai membuka kulkas dan juga lemari tempat dia menyimpan roti tawar. saat semua bahan sudah terkumpul dia mulai menghidupkan kompor untuk menghangatkan roti tawarnya di atas wajan anti lengket miliknya, saat sudah selesai menghangatkan sepasang roti tawar diapun berjalan menuju wastafel dengan membawa sayur yang dia butuhkan kemudian mencucinya.
srsss.... suara air keluar dari keran dan membasahi sayur-sayur itu, "sekarang saatnya mandi" ucapnya kepada sayur yang sedang ia cuci.
Syifa sangat suka mendengarkan suara air yang keluar dari keran saat sedang mencuci sayuran nya, yang membuat dia ingin berlama-lama mencuci sayur-sayur yang ada di tangannya.
sekitar lima menit, sarapan yang Syifa siapkan tadi pun akhirnya selesai.
"yey akhirnya selesai, enggak sia-sia dulu aku belajar masak" Syifa kemudian berjalan membawa makanan nya menuju meja tempatnya makan dan menikmati sarapannya.
....
disana banyak sekali bunga, yang ditanam sendiri oleh ibunya. mulai dari bunga mawar, melati, lily hingga anggrek langka.
halaman yang begitu luas ditambah dengan bunga-bunga yang dirawat membuatnya terlihat indah terasa seperti berada di taman bunga.
ada sekitar enam orang yang Julian perintahkan untuk merawat bunga-bunga yang ibunya tanam itu setiap hari, dan membutuh kan biaya yang besar pula agar bisa terlihat indah seperti sekarang. tapi menurutnya itu tidaklah seberapa karena ibunya sangat menyukai bunga-bunga itu, merawat bunga kesukaan nya menurutnya adalah salah satu kewajibannya kepada ibunya dan juga sebagai wujud sayangnya pada sang ibu.
*yah cukup sampai situ dulu informasi tentang Julian di episode yang akan datang masih akan ada kejutan lagi.*
.
.
.
__ADS_1
tidak butuh waktu lama dan Julian pun selesai dengan sarapannya , kemudian Julian pun beranjak dari tempat duduknya, dan pergi berjalan menuju kamarnya untuk bersiap-siap berangkat ke kampus.
biasanya dia akan berangkat ke kampusnya bersama dengan dua sahabatnya yaitu putra dan kevin.tapi entah apa yang membuat mereka lama hari ini, dan membuat Julian lama menunggu.
.
.
tin......tin.....tiinn.....
tidak beberapa lama suara klakson mobil terdengar di halaman, Julian Pun langsung berjalan menuju jendela di kamarnya yang ada di lantai dua untuk melihat mobil siapa yang men klakson itu.
dan benar saja ternyata mobil yang membunyikan klaksonnya itu adalah mobil milik sahabatnya kevin, dari atas sana dia dapat melihat dua orang laki-laki yang sudah menggunakan pakaian modis dan juga sangat tampan kedua laki-laki itu adalah Putra dan juga Kevin.
saat sudah selesai bersiap-siap Julian pun bergegas turun, kemudian menghampiri kedua temannya.
"bi saya berangkat ya"
"iya tuan, Hati-hati"
"ok" jawabnya kemudian berlalu
"kalian dari mana aja sih, aku udah nunggu dari tadi. kok lama banget baru sampai" tanya Julian kemudian
" sorry li, ini si Kevin pake acara kesiangan lagi, jadi lambat maaf ya"
"enak aja, aku tuh bukannya kesiangan, tapi terlambat bangun aja" bantah Kevin
"sama aja bego......,ini anak begonya kebangetan deh." ujar Putra
"udah-udah kalian tungguin aku bentar, aku lagi mau ngambil mobil dulu" kemudian Julian berjalan menuju mobilnya yang masih terparkir di garasi rumahnya.
....
Syifa juga sudah selesai dengan sarapannya.
__ADS_1
"jalan kaki aja deh sekalian olah raga"
namun dia hanya jalan kaki tidak menggunakan sepeda seperti kemarin. karena hari ini dia tidak bekerja, dan ingin berjalan kaki untuk menikmati suasana pagi yang cerah ini.