Berbagi Cinta : Istri Kedua Suamiku

Berbagi Cinta : Istri Kedua Suamiku
26. Beli adik.


__ADS_3

Berbagai hidangan telah tersaji di meja makan itu, banyak lauk pauk yang aromanya membuat perut bergejolak. Makanan itu terlihat sangat enak dan menggoda. Bukan Raina yang memasaknya tapi itu hasil masakan mbok Yum, pembantu baru yang mama Rean cari. Tidak tanggung-tanggung mama Rean mencarikan 2 pembantu sekaligus untuk Raina. Padahal biasanya wanita itu menyelesaikan semua tugas rumah seorang diri.


Rean dan ibunya sudah siap di meja makan dan tengah menunggu Raina yang membantu Mikaila mandi.


"Kamu tuh jangan sering lembur, jangan gila kerja kaya Papa kamu. Luangin banyak waktu buat anak dan istri kamu."


Rean hanya tersenyum getir, yang ia inginkan juga seperti itu tapi sekarang semuanya sudah berbeda. Dia memiliki tanggung jawab lain, yaitu tanggung jawab terhadap Ethan yang merupakan darah dagingnya juga.


"Iyaa, Ma."


Tidak lama Raina dan Mikaila datang, dengan Mikaila yang sudah siap dengan setagam sekolahnya.


"Eh cucu Oma udah siap aja."


"Iya Oma, Mikaila udah wangi nih."


"Yaudah sekarang kita mulai yuk makannya."


Mereka mulai fokus dengan makanan di depan mereka, jika biasanya Raina hanya akan memasak makanan paling hanya 3-4 jenis lauk agar tidak mubazir tapi kali ini maja makan dipenuhi lauk hasil karya pembantu baru.


"Mikaila kan udah gede, kalian nggak ada niat gitu mau punya adek buat Mikaila?"


Raina nyaris tersedak nasi yang tengah ia kunyah karena mendengarkan kalimat itu. Masalah menambah momongan tentu siapa yang tidak mau, rumah akan menjadi lebih berwarna karena hadirnya tangisan bayi.


Namun, keadaannya saat ini ia masih belum bisa bahkan untuk tidur seranjang dengan Rean, apapun alasan yang Rean berikan mengenai perselingkuhannya ini, Raina tidak akan bisa menerimanya sedikitpun.


"Iyaa Oma, Mikaila juga mau punya adik biar kaya teman Mikaila, tapi Ayah sama Bunda belum kasih."

__ADS_1


Mama terkekeh mendengar celetukan cucunya itu. "Jadi Mikaila juga pengen punya adik?"


"Iyaa Oma pengen banget."


"Tuh dengerin kalian."


"Iya Ma nanti nunggu dikasihnya."


"Nunggu-nunggu apaan, ya banyakin lah usahanya."


Raina hanya tersenyum canggung mendengar pembahasan kali ini. Dahulu kala dirinya dan Rean pernah memiliki mimpi yang sama, membangun rumah tangga penuh warna dan memiliki banyak anak di dalamnya.


Rumah itu akan terlihat sangat indah dengan hadirnya banyak anak, dan juga mereka ingin disaat hari tua nanti banyak yang menemani.


Namun, sepertinya itu hanyalah kenagan semata, entah akan bagaimana kondisi rumah tangga ini selanjutnya.


"Ehh, nggak usah Ma, kayak penganten baru aja." Sahut Raina spontan.


Rean diam seribu bahasa, tidak ada niatan sedikitpun untuk ikut menyahuti pembicaraan kali ini. Jika keadaanya tidak sedang seperti ini, mungkin ia adalah orang yang memiliki semangat 45 saat mendengar kalimat honeymoon. Menghabiskan waktu berdua saja dengan Raina di tempat indah dan juga melepaskan kepenatannya dari rutinitas kerja.


Tetapi, kali ini tidak, Rean saja sekarang tidak tahu bagaimana caranya membuat Raina kembali menatap ke arahnya.


"Ya nggak papa, Mama pengen bayi lucu."


"Ma nggak perlu Ma, lagian—"


"Perlu Raina."

__ADS_1


Jika masalah membuat anak, setiap malam pun bisa dilakukan karena tempat tidur mereka dengan Mikaila itu terpisah.


"Pokoknya nanti Mama yang siapin semuanya, kalian tinggal berangkat aja honeymoonnya."


"Oma honeymoon itu apa?"


"Emmm— oh iya honeymoon itu beli adik, jadi nanti Bunda sama ayah pergi berdua buat beli adik."


"Mikaila nggak diajak Oma?"


"Mikaila dirumah aja lah nemenin Oma, masa Oma sendirian."


"Tapi Mikaila mau ikut Oma, gimana kalau Oma juga ikut aja, jadi kita perginya berempat."


"Enggak boleh dong sayang, kan yang beli adik itu harus Bunda sama Ayah, jadi kita tunggu dirumah aja, gimana?"


"Tapi beneran nanti dapat adiknya ya?"


"Iya dong, nanti dapat adiknya."


...━━━━━ T O  B E  C O N T I N U E━━━━━...


SELAMAT SIANG, JANGAN LUPA PENCET TOMBOL LIKE DAN TULISKAN SEPATAH DUA PATAH KATA DI KOLOM KOMENTAR.


THANKS AND SEE YOU....


^^^Central java, 13 October 2021 ^^^

__ADS_1


__ADS_2