Berbagi Cinta : Istri Kedua Suamiku

Berbagi Cinta : Istri Kedua Suamiku
46. Terimaksih.


__ADS_3

Semerbak wangi bunga mengelitik di penciuman Rean membuat lelaki itu lekas membuka mata, di dapatinya Raina yang tengah sibuk menata bunga ke dalam vas bening berisi air. Bunga lily berwarna putih, bunga itu adalah bunga kesukaan Raina, memiliki aroma yang harum dan menenangkan.


"Udah bangun Mas?" tanya Raina, sedang tangan dan matanya masih fokus pada bunga.


"Iya, pagi sayang."


Setelah usai pada bunga itu Raina menunjuk buah-buahan di nakas, "mau buah?"


"Mau kamu."


Raina hanya mencebik, sama sekali tidak ingin mendenagarkan godaan Rean itu, mereka saja belum benar-benar baikan.


Raina bersedia merawat Rean untuk saat ini karena bagaimanapun ia masih istrinya, tapi itu juga selama sakit ini saja. Setelah sembuh ia pastikan akan menjaga jarak sejauh mungkin kembali.


Ceklek,


Pintu terbuka menampilkan sosok dokter dan juga seorang suster yang memasuki ruangan, chek-up pagi tentunya.

__ADS_1


Dengan senyum ramah Raina menyambut dokter, sedangkan dokter itu lekas melakukan tugasnya. Mulai dari bertanya-tanya tentang berbagai keluhan yang dirasakan, bertanya tentang kondisi lengan Rean yang masih sakit atau tidak dan banyak lagi.


Dokter itu tersenyum, "Dok kapan saya bisa rawat jalan?" tanya Rean setelah dokter itu mengeluarkan pertanyaa terakhir.


"Mas,"


Tentu saja pertanyaan itu membuat Raina melotot, baru kemarin juga Rean masuk rumah sakit, sudah minta pulang.


"Maaf Pak mungkin membutuhkan beberapa hari lagi, kondisi bapak masih memerlukan pengawan."


Raina mengangguk, "Baik dok makasih."


"Baru juga kemarin masuk udah pengen pulang aja, liat keadaan kamu Mas!"


Rean hanya nyegir mendapatakan omelan dari Raina, sebeneranya Rean memang tidak betah di rumah sakit, seakan tempat ini begitu memuakan.


Dahulu saat baru masuk SMA Rean pernah berbulan-bulan berada di rumah sakit, tentu hal itu membuatnya muak bukan main berada di tempat berbau obat-obatan ini.

__ADS_1


Kardiomiopati adalah penyakit yang di deritanya, sebuah penyakit dimana otot jantung memgalami kelainan yang disebabkan oleh faktor genetik. Penyakit ini sudah diketahui dari kecil sehingga Rean selalu dibatasi dalam beraktifitas. Dadanya akan sangat nyeri jika ia kelelahan.


Saat waktu itu memasuki SMA Rean bergabung dengan tim basket sekolah, ia merasa jantungnya itu sudah tidak sering berulah saat ia kelelahan. Namun ternyata latihan fisik keras itu menyiksa dirinya sendiri, kondisi jantungnya semakin hari kian memburuk. Bahkan waktu itu ia harus koma selama 5 hari setelah pertama kali tumbang saat latihan, setelah itu ia melakukan perawatan dirumah sakit sebelum akhirnya dilakukan operasi.


Setelah operasi Rean melakukan treatment di rumah sakit selama beberapa bulan, setelah treatment itu kondisinya berangsur membaik, konsusmsi obat seabreknya mulai berkurang dan bahkan sampai tidak ada lagi obat yang perlu dikonsumsi, paling hanya vitamin saja.


Hingga sekarang ia susah tidak perlu mengkonsumsi obat secara rutin, tetapi tetap harus menjaga pola hidup sehatnya.


"Aku udah nggak papa kok."


"Nggak papa apanya, kamu ni aneh-aneh aja."


Rean bersyukur sekali karena Raina bersedia merawatnya, wanita itu masih bersedia dan tidak pergi begitu saja. Justru Rean rasa ingin sakit saja jika Raina mau berada sedekat ini dengannya.


...━━━━━ T O  B E  C O N T I N U E━━━━━...


SELAMAT SIANG, JANGAN LUPA PENCET TOMBOL LIKE DAN TULISKAN SEPATAH DUA PATAH KATA DI KOLOM KOMENTAR.

__ADS_1


THANKS AND SEE YOU....


^^^Central java, 13  Desember 2021^^^


__ADS_2