
Sebuah nampan berisi segelas susu sudah berada di tangan Rean, langkah kaki itu hendak menghampiri Raina yang tadi sehabis menidurkan Mikaila pergi ke kamar duluan.
Memegang nampan dengan satu tangan, sedangkan tangan satunya bergerak membuka pintu, bukanlah hal yang sulit untuk Rean.
"Sayang maaf ya tadi aku lupa kalau kamu lagi ha— astaghfirullah Raina." belum sempat menyelesaikan kalimatnya tersebut Rean sudah memalingkan wajahnya dari sang istri.
Raina hanya mengenakan bra dan juga cd berendanya, wanita itu mengambil sebuah Blazer panjang dan mengenakannya. Blezer berbahan chiffon tipis itu sama sekali tidak menutupi tubuh Raina, karena wanita itu memang sengaja melepaskan pakaiannya.
"Kenapa sayang?" Raina justru dengan cepat bertengger di tubuh Rean.
"K-kamu minggir dulu ini susu nya tumpah loh." ucap Rean masih memalingkan wajahnya.
Raina mengangguk dan segera menyingkir, membiarkan Rean meletakan segelas susu itu di nakas.
"Kamu pakai baju kamu dulu sayang."
Raina membolakan matanya tidak percaya, jelas-jelas tadi sebelum makan malam Rean yang tidak ingin melepaskannya. Namun, sekarang saat Raina sudah siap justru Rean berubah pikiran.
"Kita nggak lanjutin yang tadi Mas?"
Rean menggeleng masih dengan memalingkan wajahnya dari Raina.
"Loh kenapa sih Mas, nggak mau liat aku kaya gitu? Aku udah jelek ya, jadi nggak menarik lagi?!"
Rean mengusap tengkuknya yang mulai panas dingin, jika ia menatap Raina sekarang yang ditakutkan adalah tidak bisa menahan godaan itu dan langsung menerjang Raina. Sedangkan dirinya ingat jika istrinya itu sedang hamil muda, jadi tidak mungkin melakukan hubungan suami-istri.
Tadi saat akan makan malam, ia lupa jika Raina tengah mengandung sehingga meminta, tetapi setelah ingat tentu ia lebih memilih menahan hasratnya daripada membahayakan calon buah hatinya.
"Mas jadi bener ya aku udah jelek dan nggak bisa bikin kamu puas? Terus kamu mau apa, cari yang seger gitu!"
"Sayang justru kalau aku liat ke kamu, aku yang langsung lepas kendali."
"Ya emang kenapa?"
"Kamu kan lagi hamil, kamu lupa ya?"
Raina menggaruk tengkuknya, "eh iya Mas, aku lupa."
__ADS_1
Dokter memang tidak menyarankan melakukan hubungan intim pada saat kehamilan masih pada tahap trismester pertama. Janin baru mulai terbentuk, dan hubungan intim menyebabkan kontraksi pada rahim.
Dengan segera Raina kembali mengenakan piyama tidurnya.
"Minum dulu susunya sayang."
Raina menegak segelas susu yang dibuatkan oleh Rean itu sampai tandas.
Rean meletakan kepalanya di atas paha Raina, berbaring menghadap ke perut wanita itu sembari mengecupnya beberapa kali.
"Selamat malam jagoan ayah."
"Hai ayah."
"Anak kita kayaknya cowok deh sayang,"
"Tau darimana kamu?"
"Ya harus cowok, biar bisa gantiin aku jagain kamu sama Mikaila."
"Emang kamu mau kemana?"
"Ya makanya nggak usah sok tau, Mas."
Senyuman menggantung di bibir Rean.
"Aku udah siapain nama buat anak kita sayang."
"Mas masih lama banget lahirnya."
"Ya pokoknya aku udah siapain."
"Apa dong namanya?"
"Erlang."
"Kenapa Erlang?"
__ADS_1
"Arti dari nama Erlang dan Rean itu sama."
Raina mencebik, "kok jadi di samain sama nama kamu, orang anak aku."
"Aku juga ikut buat sayang."
"Tapi Mas, anak ini belum tentu cowok, jangan cuma siapin nama cowok lah."
"Aku udah ramal kok, kalau anak kita cowok."
"Hmm, sekarang alih profesi jadi peramal ya."
Rean terkekeh, dirinya beranjak dari paha Raina dan kini merebahkan dirinya di samping Raina.
"Tidur sayang udah malem."
Raina mengangguk dan lekas berbaring, merapatkan dirinya ke dalam dekapan sang suami yang terasa hangat.
"Good nigth sayang."
Raina mendecak, "Mas kelupaan sesuatu?"
"Apa?"
"Kecupan malam."
Rean terkekeh, tetapi selanjutnya lelaki itu mengecupi wajah Raina beberapa kali sebelum lengannya kembali memeluk erat Raina.
"Aku nggak lupa kok, cuma nggak inget aja."
Namun, kalimat itu rupanya sudah tidak di dengar oleh lawan bicara, Raina sudah terbang ke alam mimpi tepat beberapa detik yang lalu.
...━━━━━ T O B E C O N T I N U E━━━━━...
SELAMAT SIANG, JANGAN LUPA PENCET TOMBOL LIKE DAN TULISKAN SEPATAH DUA PATAH KATA DI KOLOM KOMENTAR.
THANKS AND SEE YOU....
__ADS_1
^^^Central java, 26 Desember 2021^^^