
Liquid bening itu menetes, tetap langsung diseka oleh sang empunya. Erina itu pantang menangis, ia akan menyenangkan hatinya dengan melakukan apapun, tetapi kalimat dari Rean tadi benar-benar menyubit hatinya.
Ia sadar telah menghancurkan satu rumah tangga, jika dikatakan Raina adalah korban maka itu salah. Korbannya bukan hanya Raina tetapi juga Rean.
"Kenapa aku jahat banget ya."
Dulu itu Erina sangat bersemangat untuk mendapatkan Rean, apapun ia lakukan mulai dari memerkan tubuh seksinya hingga terus mencari kesempatan berduaan bersama Rean. Tidak peduli jika Rean sudah mempunyai istri, tetapi Erina tetap saja menggoda Rean.
Hingga saat malam itu, mereka pergi ke luar kota untuk perjalanan bisnis. Setelah penandatangan kerja sama, makan malam bersama atas suksesnya kerja sama pun dilakukan. Dan saat itu Erina dengan sengaja memasukkan obat perangsang kedalam minuman Rean, Rean hanya meminumnya sedikit tetapi tetap saja obat itu bereaksi.
Rean langsung pamit pergi ke kamar hotelnya, Erina yang tahu jika Rean dalam pengaruh obat perangsang pun dengan segera menyusul masuk ke kamar hotel Rean. Lekas menanggalkan pakaiannya dan naik ke ranjang, menikmati tubuh Rean sedangkan lelaki itu sendiri tidak sadar dengan apa yang dilakukan, bahkan Rean tidak ingat sama sekali.
Paginya Erina menangis kencang, menuduh Rean yang tidak tahu apa-apa agar lelaki itu merasa bersalah. Meski Rean merasa sangat bersalah tetapi lelaki itu tidak kunjung ingin menikahi Erina meski Erina sudah memohon dengan air mata. Rean tetap kukuh tidak ingin menikahi Erina dan menganggap itu sebagai kecelakaan.
Untungnya beberapa bulan berlalu, ada sebuah janin yang bersemayam di tubuh Erina. Erina sangat bersyukur dan langsung melakukan tes DNA pada bayi yang masih di dalam kandungan itu. Erina menyerahkan hasil tes DNA itu pada Rean dan meminta Rean bertanggung jawab.
Rean tentu sangat hancur mengetahui hal itu, ia memilih untuk menembunyikan semuanya dari Raina karena tidak mau rumah tangganya hancur saat itu juga. Namun, pada akhirnya saat semuanya juga terbongkar dan Raina tidak berkenan lagi mendengarkan penjelasanya.
Sampai sekarang Rean tidak tahu jika malam itu sudah direncanakan Erina, ia tidak tahu sudah dijebak oleh Erina.
__ADS_1
***
"Loh kamu nginep disini juga Dit?"
Kebetulan sekali mereka keluar kamar hotel di saat yang sama, Ditya menenteng sebuah kamera di tangannya hendak mencari spot foto. Senyuman terukir begitu melihat Raina dengan rambut yang masih digelung dengan handuk, wanita itu sepertinya baru saja mandi.
Sebenarnya sedari tadi malam Raina sudah menebak jika mereka juga menginap di hotel yang sama, pasalnya hotel yang berada di bibir pantai ya hanya hotel ini.
"Iyaa, ternyata kamar kita sebelahan ya."
"Kamu mau kemana?"
Ditya mengangkat kamera yang berada di tangannya. "Cari foto."
"Masa nggak boleh, malah seneng ada yang nemenin."
Raina tersenyum, "Tunggu bentar ya aku keringin rambut dulu."
Raina masuk ke dalam, mencari hairdryer di dalam koper, begitu menemukannya ia langsung menancapkan pada stop kontak, tetapi tidak ada tanda-tanda hairdryer itu hidup.
__ADS_1
"Loh hairdryer apa stop kontaknya yang mati?"
Raina lekas menancapkan carger, tetapi sama juga daya handphonenya tidak menunjukan pengisian daya.
"Ini mah stop kontaknya, numpang di kamar Ditya aja kali ya."
Raina pergi mengetuk pintu kamar Ditya, tidak begitu lama Ditya pun muncul membuka pintu.
"Eh ini stop kontak di kamarku mati, boleh numpang nggak?"
Dengan seulas senyuman Ditya pun menganggukkan kepalanya, setelah Raina masuk Ditya tidak lupa untuk membuka lebar pintu kamar. Ia takut Raina merasa tidak nyaman jika pintunya ditutup, mereka baru beberapa hari kenal dan belum terlalu dekat.
Tanpa sadar sudut bibir Ditya tertarik melihat Raina, matanya tiada henti mengawasi Raina yang tengah mengeringkan rambutnya. Ia adalah lelaki normal, melihat seorang wanita cantik dengan rambut basah seperti itu tentu bukanlah hal yang biasa.
Selama ini ia sudah tidak begitu berhubungan dekat dengan kekasihnya yang berselingkuh itu, tetap tidak dekat meski kata putus belun terucap.
...━━━━━ T O B E C O N T I N U E━━━━━...
SELAMAT SIANG, JANGAN LUPA PENCET TOMBOL LIKE DAN TULISKAN SEPATAH DUA PATAH KATA DI KOLOM KOMENTAR.
__ADS_1
THANKS AND SEE YOU....
^^^Central java, 25 November 2021^^^