Berbagi Cinta : Istri Kedua Suamiku

Berbagi Cinta : Istri Kedua Suamiku
41. Bukan wanita murahan.


__ADS_3

Pernikahan mewah dengan tema princess disney itu terselengara, semua hiasan ala kastil tersaji. Pengantin pria menggunakan pakaian pangeran dan mempelai wanita dengan gaun mewah seperti pincess.


Pesta dansa sudah selesai beberapa menit yang lalu, Rean dan Raina sudah terlambat untuj ikut dansa karena mereka baru saja tiba. Mendadak tadi Mikaila rewel tidak mau ditinggal, untung saja setelah Rean selesai membacakan cerita anak itu terlelap.


Kala dan istri barunya yang sedang menyambut para tamu menghampiri Raina dan Rean.


"Wah selamat ya akhirnya dapet istri yang super cantik."


Istri Kala tersenyum malu mendengarkan celotehan Raina itu.


"Raina ini Dewi, Dewi ini Raina sahabatku."


Raina mengulurkan lengannya pada Dewi, "Raina."


Dibalasnya uluran tangan Raina, "Dewi."


"Mbak Raina aku boleh nggak ngobrol sama mbak sebentar."


"Boleh dong, kita duduk disana."


Raina dan Dewi melangkahkan kakinya ke kursi kosong meninggalkan para suami mereka yang masih berdiri tanpa sepatah kata.


"Aku denger Mbak Raina temen deketnya mas Kala ya?"


"Iya, Kala cerita tentang aku ya ke kamu?"


"Bukan Mas Kala sih Mbak, tapi Mama Mertua, Mama Mertua itu cerita banyak banget tentang Mbak Raina makanya aku jadi penasaran sama Mbak."


Dulu saat masih kuliah, Raina cukup sering datang ke rumah Kala, hal itu tentu membuatnya dekat pula dengan keluarga Kala. Awalnya ibu Kala mengira hubungan mereka bukan hanya sebatas teman, ya pertemanan dua orang lawan jenis tidak mungkin tidak ada apa-apanya.


Ibu Kala sudah terlanjur menyukai Raina, ia menjadi menantu idaman untuk ibu Kala. Tetapu rupanya keinginan untuk menjadikan Raina menantu kandas saat sebuah undangan bertuliskan nama Raina tiba dirumahnya.

__ADS_1


Gagal deh memiliki menantu idamannya.


"Iya dulu aku sering ke rumah Kala."


"Mbak mantan pacarnya Mas Kala?"


Raina terkekeh, "Enggak, kita cuma sahabatan aja, dan dulu waktu kuliah aku emang sering datang ke rumah Kala."


"Nggak mungkin sih Mbak, mama itu ceritanya—"


Ibu Kala menceritakan segala hal tentang Raina di depan menantu barunya itu, hal itu membuat Dewi merasa iri karena dimata mertuanya Raina itu sosok gadis yang sempurna. Bahkan sudah dianggap anak olehnya, siapa yang tidak iri jika seperti itu.


"Emang Mama cerita apa aja?"


"Ya banyak banget lah pokoknya ... Tapi Mbak Raina udah nggak ada hubungan apa-apa lagi kan sama Mas Kala."


"Ya hubungan kita sahabatan dari dulu sampai sekarang juga masih sahabatan."


Raina terlonjak mendengarkan kalimat dengan nada tidak menyenangkan itu dari Dewi, apa maksud Dewi menyuruh hubungan persahabatan yang sudah terjalin lama harus diakhiri.


"Aku nolak permintaan kamu, jauh sebelum kamu datang kita sudah bersahabat tidak semudah itu kamu tiba-tiba menyuruh untuk mengakhiri semuanya."


"Mas Kala tuh cinta Mbak!"


"Itu nggak mungkin, kita cuma sahabatan!"


"Di handphonenya mas Kala penuh sama foto Mbak."


Kemarin Dewi sengaja membuka handphone Kala diam-diam, memastikan suaminya itu tidak memiliki hubungan dengan wanita lain. Tetapi yang didapatinya adalah isi galeri yang dipenuhi foto candid Raina.


Itu adalah foto-foto yang Kala ambil secara diam-diam saat masih kuliah dulu dan masih Kala simpan sampai sekarang.

__ADS_1


"Aku nggak tahu masalah itu, yang terpenting aku nggak bisa kalau disuruh akhiri persahabatan dengan Kala."


"Aku nggak mau sampai Mbak rebut Mas Kala dari aku."


"Istri saya tidak semurahan itu untuk jadi orang ketiga."


Rean tiba-tiba datang dan meraih lengan Raina untuk beranjak, sedari tadi ia memperhatikan pembicaraan yang dilakukan Raina dan Dewi.


"Siapa yang tahu orang itu berubah-ubah, Mas nanti siapa tahu Mbak Raina ninggalin Mas buat rebut suami saya."


"Tolong mbak jaga bicara, istri saya bukan orang seperti itu dan saya juga percaya Kala tidak mungkin menghianati Mbak, Kala orang yang jujur dan bisa tenang."


"Benar, aku udah lama kenal Kala, meski pernikahan kalian ini karena perjodohan tapi Kala nggak sejahat itu buat rusak rumah tangga kalian." Raina beralih menatap tajam pada Rean,


"Dia bukan laki-laki sejahat itu!" Kalimat terakhir Raina itu dipenuhi dengan penekanan. Tentu Rean tahu betul jika Raina tengah menyindirnya.


"Kita pulang sayang."


Rean meraih lengan Raina dan membawa Raina melangkah pergi dari tempat itu, meninggalkan Dewi dengan gemuruh di hatinya.


Dewi sudah sangat risih saat mertuanya menceritakan banyak hal tentang Raina, lalu emosinya memuncak saat melihat banyak foto candid di handphone suaminya dia langsung bisa menebak jika itu adalah Raina.


Dan sekarang saat bertemu secara langsung, ia melihat paras Raina yang begitu anggun membuatnya was-was jika Kala akan beralih ke Raina.


Istri mana yang mau diduakan, tidak ada tentunya.


...━━━━━ T O  B E  C O N T I N U E━━━━━...


SELAMAT SIANG, JANGAN LUPA PENCET TOMBOL LIKE DAN TULISKAN SEPATAH DUA PATAH KATA DI KOLOM KOMENTAR.


THANKS AND SEE YOU....

__ADS_1


^^^Central java,  07 Desember 2021^^^


__ADS_2