Berjuang Bersama Mu

Berjuang Bersama Mu
Kecelakaan


__ADS_3

Putri dan Tegar pun berjalan menuju parkiran sesampainya di parkiran Tegar pun mengatakan, "Sayang kita naik motor saja yah ???"


"Oke naik apa aja aku mau asalkan selalu bersama mu," ucap Putri sambil memegang lengan Tegar dan tersenyum melihat waja Tegar.


"Gitu yah sekarang suda pandai mengoda aku," ucap Tegar dan memencet hidung Putri.


"Iiiih sakit tau"


"Ayo naik sayang" Putri pun naik motor dan di bonceng Tegar, tidak lama kemudian mereka pun sampai di Restoran.


"Sayang kita makan di sini saja yah," ucap Tegar


"Iya sayang" mereka berdua pun masuk kedalam Restoran dan memesan makanan, tidak lama kemudian makanan pun datang dan mereka pun langsung memakanya.


"Gimana rasanya sayang enak kan ???" tanya Tegar.


"Iya enak baget, aku suka terimakasih yah Tegar kamu suda mengajak aku makan di sini"


"Iya sayang sama-sama suda makan lagi di habiskan makananya" mereka pun melanjutkan makan makanannya, tidak lama kemudian mereka pun suda selesai makan.


"Habis ini kita langsung balik ke rumah sakit yah sayang, kasihan Dinda kerja sendiri ???"


"Iya sayang, apa sih nga buat kamu"


"Hehehe, terimakasih"


"Iya sama-sama sayang aku bayar dulu yah makananya" dan langsung berdiri menuju kasir tidak lama kemudian Tegar pun kembali


"Ayo sayang kita balik kerumah sakit" ucap Tegar memangil Putri.


"lya ayo," ucap Putri dan mereka berdua pun berjalan bersama-sama menuju parkiran motor, sesampainya mereka pun naik motor dan pergi meningalkan Restoran menuju rumah sakit.


"Tegar aku duluan yah soalya ada pasien Dinda kirim pesan sama aku kalau ada pasien baru masuk"


"Oh iya sayang nga apa-apa ku duluan saja aku mau parkir motor dulu yah"


"Iya daaaaah" Putri pun pergi meningalkan Tegar, setelah Tegar melihat Putri suda masuk kedalam rumah sakit, Tegar pun langsung membunyikan motornya pergi meningalkan rumah sakit menuju rumah lamanya.


sekitaran 30 menit sampailah di rumah Tegar dan langsung masuk kedalam rumah memangil papa Armadjaya.


"Eeeh nak Ahirya kamu pulang juga, gimana keadaan kamu sekarang nak ???"


"Baik pa, gimana keadaan mama pa ???"

__ADS_1


"Mama mu sakit suda 2 hari ini nga mau makan, maafkan papa yah nak, terpaksa papa telfon kamu"


"Iya tidak apa-apa pa, seharusnya Tegar sebagai anak wajar datang menjenguk orang tua"


"Iya nak, ayo masuk kedalam lihat mama mu," ucap Armandjaya memangil Tegar masuk kedalam kamar, Tegar pun masuk kedalam kamar mamanya Tegar melihat mamanya sedang berbaring tidur di tempat tidur, Tegar pun memangil mamanya.


"Ma, Tegar pulang mama bagun yah ???"


Mama Sofia pun membuka matanya dan mengatakan, "Tegar kamu pulang nak, mama nga mimpi kan ???"


"Iya, mama nga mimpi maafkan Tegar baru menjenguk mama sekarang"


"Nga apa-apa nak, mama sangat senang kamu pulang nak, maafkan mama yang suda egois sama kamu nak"


"Seharusnya Tegar yang minta maaf sama mama karna suda tidak berbakti sama mama"


"lya, mama maafkan mama senang sekali kamu pulang nak"


"Mama makan sekarang yah nanti Tegar suapin"


"Iya nak mama makan sekarang," tidak lama kemudian Mba pun datang mengantar makanan dan Tegar pun langsung mengambilnya dan menyuapi mamanya, mama Sofia pun memakanya dan menghabiskanya.


"Suda nak, mama suda keyamg sekali, perut mama suda penuh, sekarang kamu tingal di sini kan nak ???"


"Maafkan Tegar ma, Tegar belum bisa tinggal sekarang"


"Maafkan Tegar ma, Tegar ingin hidup mandiri sekarang, tolong mama mengerti, tapi Tegar akan sering datang menjenguk mama"


"lya sudalah nak mama mengerti"


"Iya ma, terimakasih yah ma, mulai dari sekarang mama harus jaga kesehatan makan teratur karena Tegar akan selalu datang melihat Kondisi mama"


"Iya sayang, mulai sekarang mama akan jaga kesehatan," ucap mama Sofia sambil tersenyum melihat Tegar dan papa Armadjaya.


"Oh iya ma Tegar harus balik ke rumah sakit, Tegar harus kerja"


"lya suda hati-hati yah nak"


Tegar pun pamit kepada mama dan papanya dan pergi menuju parkiran motornya tiba-tiba hp Tegar berbunyi dan mengangkatnya


"Haloy Doni ada apa ???"


"Kamu di mana ???

__ADS_1


"Ini baru mau balik ke rumah sakit ada apa ???"


"Aku mau minta tolong beliin makanan dong aku belum sarapan dari pagi nih, aku mau keluar makan sama Dinda, katanya lagi ada pasien, mau keluar sendiri nga mungkin masi ada pasien"


"Oke-oke beres itu, aku beliin makanan paling enak deh pokonya, anggap saja itu sebagai ucapan terimakasih banyak karna kamu suda banyak membantu ku, suda dulu aku mau cari makanan dulu" dan langsung mematikan hpnya.


Tegar pun langsung naik motor pergi menuju Restoran tidak lama kemudian Tegar pun sampai di Restoran karena parkiran suda penuh Tergar pun memarkir motornya di seberang jalan, tiba-tiba Tegar melihat mobil yang dia kenal namun tidak terlalu menghiraukanya, Tegar pun masuk kedalam Restoran membeli makanan,


setelah membeli makanan Tegar pun kembali menuju motornya, saat Tegar memotong jalan tiba-tiba ada mobil degan kecepatan tinggi, Tegar tidak dapat menghindar tiba-tiba ada seseorang yang mendorong Tegar dari belakang dan menabrak seseorang itu, Tegar pun terjatu bersamaan degan seseorang itu,


Orang-orang pun berkumpul dan membawah Tegar dan seseorang itu ke rumah sakit, tidak terasa waktu terus berputar dan suda 3 hari Tegar di rumah sakit namun belum sadar sekitaran 10 menit suster memeriksa cairan infus tiba-tiba Tegar membuka matanya,


"Aku dimana ???"


"Kamu di rumah sakit biar aku pangil Dokter Dulu" ucap Suster dan pergi memangil Dokter.


tidak lama kemudian Dokter pun datang memeriksa dan Papa Armadjaya pun datang, "Anak saya kenapa dok ???"


"Anak Bapak Suda sadar"


"Tegar kamu suda sadar nak ???"


"Pa, aku kenap kok aku di rumah sakit ???"


"Orang tua Tania menelfon papa katanya kamu kecelakaan"


"Orang tua Tania, oh aku ingat Tania telah menolong aku, waktu itu aku mau menyebrang jalan tiba-tiba ada mobil mau menabrak aku dan ada seseorang yang mendorong aku dan ternyata orang itu adalah Tania, gimana ke adaan Tania sekarang pa ???"


"Tania belum sadar nak"


"Aku mau lihat keadaan Tania sekarang pa"


"Jagan nak, kamu baru sadar"


"Nga pa, aku nga bisa tenang kalau aku tidak tau keadaan Tania," ucap Tegar dan langsung melepas infus yang melekat di tanganya dan turun dari tempat tidur,


"Dimana ruangan Tania ???"


"Di sebelah nak,"


Tegar pun langsung masuk kedalam ruangan Tania yang madi berbaring di tempat tidur,


"Gimana keadaan Tania Tante ???"

__ADS_1


"Dia belum sadar," ucap Tante Marissa.


Tegar pun duduk di samping Tania, "Maafkan aku Tania seharusnya aku yang berbaring di sini bukan kamu, aku nga tau kenapa kamu bisa datang tiba-tiba menyelamatkan aku, ayo Tania bagun aku yakin kamu pasti kuat"


__ADS_2