
"Tapi Tegar, perasaan ku mengatakan ada yang sesuatu yang lain"
"Sudalah sayang tidak usa di fikirkan sayang, apa pun yang orang tua mu rencanakan, aku tetap mempertahankan cinta kita kamu juga begitu kan sayang"
"Iya sayang, aku akan tetap mempertahankan cinta kita apa pun yang akan terjadi asalkan kita selalu berjuang bersama"
"Iya sayang, pasti sayang," ucap Tegar sambil tersenyum melihat Putri yang sedang berdiri melihat langit.
"Suda yuk masuk suda larut malam"
Putri dan Tegar pun berjalan bersama-sama menuju ruangan sesampainya Putri pun melihat ruagan Dinda, namun Dinda belum datang.
"Mungkin Dinda sama Doni masi makan sayang"
"Lama banget yah mereka makan ???"
"Mungkin makan di Sulawesi kali sayang"
"Hahaha ada-ada aja kamu ini," ucap Putri mencubit perut Tegar.
tiba-tiba Dinda dan Doni pun datang, "Kalian ngobrol apa kaya seruh banget ???? tanya Dinda.
"Masa Tegar bilang kalian makan di Sulawesi, lama baget"
"Ahhhhh nga bener bercandanya bro, "ucap Doni memukul pundak Tegar.
"Lagian kalian lama banget datangnya"
"Iya maaf, ayo Tegar kita kembali keruangan kita"
"Tunggu aku pamit dulu, sayang aku balik ruangan dulu tidak usa pikirkan apa-apa oke"
Putri pun mengangguk dan tersenyum melihat Tegar, "Suda ayo balik keruangan nanti ada pasien"
__ADS_1
Doni dan Tegar pun keluar dari ruangan Putri dan Dinda, namu hati Tegar merasa sedikit hawatir degan perkataan Putri tadi dan hanya bengong sambil berjalan, Doni pun melihat Tegar dan langsung menegurnya,
"Tegar kamu kenapa sih, kok bengong gitu ???"
"Haaaaa, aku tidak apa-apa kok"
"Nga mungkin tidak apa-apa kamu bengong kamu pasti memikirkan sesuatu kan ???"
"Nga kok Don, suda ayo masuk ruangan," Tegar pun langsung masuk keruaganya duluan sedangkan Doni masi berdiri di depan pintu sambil geleng-geleng kepalah, "Dia kira saya tidak tau kalau kamu memikirkan sesuatu Tegar," seruh Doni dalam hati.
Tegar pun langsung duduk di kursi sambil berfikir soal kejadian tadi, Doni pun menyusul Tegar, "Ehhh bro kayanya kamu ada masalah de Tegar ???"
"Sebenarnya tadi Putri bilang kalau orang tuanya degan Kim End Woo mereka suda saling kenal, dan mereka juga kerja sama, parahnya lagi orang tua Putri mengundang Kim End Woo datang ke ulang tahun pernikahanya, perasaan ku mengatakan lain, kalau mereka punya maksut tertentu"
"Aku tidak heran dengan Kim End Woo Restoranya terkenal di berbagai daerah wajar saja kalau orang tua Putri juga kenal, aku rasa itu cuman sekedar rekan bisnis saja, suda tidak usa di pikirkan ini suda larut malam mendingan kita istirahat saja dulu, aku suda mengatuk"
"lya suda sana pergi tidur"
"Enga boleh Doni kalau ketahuan sama prof bisa-bisa kita di pecat tidur di situ, itu kan ruagan khusus prof yang tidur di situ, emang kenapa sih, tidur di ruagan mu saja ada tempat tidur juga"
"Eehhh kamu lupa yah, aku ini siapa, haaaaaaa, aku ini anak pemilik rumah sakit ini, siapa yang mau memecat ku di sini hehehehe"
"Oh iya ya, kok aku lupa kalau kamu anak pemilik rumah sakit ini, tapi bukan pemilik rumah sakit ini"
"Sama aja Tegar, siapa yang mau melarang ku, siapa yang berani memecat ku"
"lya sudalah ayo kita ke ruangan sebelah" Doni dan Tegar pun pergi keruagan sebelah istirahat.
tidak terasa waktu terus berjalan dan suda menjalang pagi Putri pun terbangun dan langsung pergi cuci muka, Dinda pun datang dan langsung menghampiri Putri, "Tadi malam aku mimpi buruk de, ucap Dinda.
"Mimpi apa ???"
"Aku lihat Lisa di lamar mantanya Kevin dan aku sangat marah sama Kevin dan Kevin ingin memukul ku, dan aku langsung bagun cari kamu"
__ADS_1
"Suda tidak usa di fikirkan Mimpi itu bunga tidur, bentar lagi kita pulang yang dinas pagi suda datang," ucap Putri sambil menepuk punda Dinda.
"Iya juga sih, yah suda ayo kita pulang"
Putri dan Dinda pun mengambil tasnya dan pergi meningalkan ruaganha menuju parkiran, Putri pun mencoba menelfon Tegar namun tidak di angkat.
"Dinda, coba kamu Telfon Doni kalau diangkat, soalya aku telfon Tegar nga di angkat"
Dinda pun mencoba menelfon Doni namun tidak di angkat, dan mengatakan ke Putri kalau Doni juga tidak mengangkatnya dan ahirya Putri pun asrah dan mengatakan ke Dinda, "Iya suda kalau nga diangkat mungkin mereka masi tidur, atau lagi ada pasien jadi mereka sibuk, kalau gitu kita pulang duluan saja, ucap Putri sambil melambaikan tangan kepada Dinda.
Putri pun naik mobil dan pergi meningalkan rumah sakit menuju rumah sekitaran 40 menit sampailah dirumahnya saat Putri masuk rumah dia melihat suda ada keluarga jauh yang datang tanpa menyapa Putri pun langsung masuk ke kamar, karna mengantuk ahirya Putri pun tertidur.
tidak terasa waktu terus berjalan Bibi pun tiba-tiba datang dan mengetuk kamar Putri, "Non di pangil ibu kebawah"
Putri pun bagun kaget dan berteriak "Iya bi nanti aku turun ke bawah"
Putri pun bagun dari tempat tidur dan pergi mandi dan bersiap-siap dan turun ke bawah saat dia melihat ke bawah suda banyak orang yang datang Putri menoleh ke sebelah kiri dan dia melihat ada Kim End Woo sedang berbicara degan papa Dewangga,
mama pun memanggil Putri, Nak kesini ada yang mau mama kenalin sama kamu"
Putri pun mendekat ke mamanya, "Ini anak ke Dua aku," ucap Jamilah memperkenalkan Putri ke salah satu rekan bisnis Butik, Putri pun tersenyum melihat rekan bisnis mamanya.
dan tibalah waktunya tiup lilin mama, papa, Riky, Putri, Tara dan keluarga pun mendekat mama dan papa pun tiup lilin dan semua tamu dan keluarga bertepuk tangan, mama dan papa pun saling menyuapi, dan mama papa pun mempersilakan tamu dan keluarga untuk makan makanan yang ada,
Putri pun merasa sangat lapar dan pergi ke dapur mencari makanan dan makan tiba-tiba Bibi datang "Non kenapa tidak makan di depan saja"
"Aku lebi suka makan di sini bi, bisa makan sampai puas"
Bibi pun tersenyum melihat Putri dan pergi meningalkanya.
Putri pun makan dan menghabiskan makanannya tiba-tiba Bibi datang lagi dan mengatakan, "Non di pangil sama ibu di ruang tenga"
"Iya bi, nanti aku kesana," jawab Putri santai Putri pun kembali mengambil ayam di piring dan memakanya setelah habis Putri pun berdiri dan pergi megambil air es di kulkas tiba-tiba bibi datang lagi dan mengatakan, "Non disuru ke ruang tenga sekarang juga"
__ADS_1