Berjuang Bersama Mu

Berjuang Bersama Mu
Putri Sakit


__ADS_3

"Maafkan aku soal barusan yah ???" ucap Tegar yang tiba-tiba memeluk Putri dari belakang, Putri pun membalikan badannya dan mencium bibir Tegar sedikit-sedikit dan mengatakan, "Aku suda memaafkanmu."


Tegar pun tersenyum dan memeluk erat erat Putri dari belakang dan hari pun suda mau malam, dan Putri selalu bersin bersin, "Ayo kita pulang sepertinya kamu suda kedinginan."


Tidak lama kemudian Tegar dan Putri pun pergi dari taman mereka berdua berjalan menuju mobil.


"Ayo kita masuk mobil sepertinya kamu suda kedinginan," ucap Tegar, mereka berdua masuk mobil dan Tegar pun menyalakan mobil dan pergi, meningalkan tempat wisata didalam perjalanan Tegar pun bertanya, "Kamu tidak apa apakan Put ???"


"Aku tidak apa-apa hanya merasa kedinginan," jawab Putri, dan bersandar di bahu Tegar


Tegar pun memegang rambut Putri dan mengusap-ngusapnya tiba-tiba Putri pun ingin bersin, berapa menit kemudian tiba-tiba Putri merasa sangat dingin


"Tegar matiin AC mobil dingin banget," ucap Putri.


"Aku nga menyalakan AC mobil ucap Tegar dan Tegar pun melihat Putri suda mengigil dia pun meraba dahi Putri betapa kagetnya Tegar


"Ya ampun Put badan kamu panas sekali," ucap Tegar, dan Tegar pun membawa mobil begitu cepat.


tidak terasa Putri pun tertidur di bahu Tegar dan Tegar pun fokus membawa mobil dan sesekali melihat Putri yang suda tertidur tidak lama kemudian perjalanan sekitaran 1 jam Putri pun sampai di rumahnya, Tegar pun berteriak ke satpam, "pak buka pagarnya," Tidak lama kemudian sapam pun membukakan pintu dan Tegar pun masuk kedalam.


Tegar pun membuka Pintu mobil dan membangunkan Putri. "Kita suda sampai rumah," ucap Tegar, dan Putri pun membuka matanya dan Tegar pun mengantar Putri masuk kedalam.


karena Putri baru bangun dan kepalanya terasa pusing sekali dan hampir jatuh dan Tegar pun memeganya dan mengantar kekamarnya, tidak lama kemudian Putri pun sampai di kamarnya dan langsung saja tidur.


"Bi minta tolong bawakan air hangat," ucap Tegar.


"Iya den," jawab bibi.


"Kalau ada obat obatan tolong di bawakan sekalian."


"Iya den."


terimakasih bi ucap Tegar, dan menyelimuti Putri dan meraba jidatnya dan masi sangat panas, tidak lama kemudian Bibi datang membawah air hangat dan obat obatan.


Tegar pun mengopres Putri dengan air hangat tidak lama kemudian bibi pun datang kembali membawah makanan, "den ini makanan buat non Putri" ucap bibi.


Tegar pun mengambil makan yang di berikan bibi dan mengucapkan terimakasi, Bibi pun menyampaikan sesuatu ke Tegar.


"Den besok malam ibu sama bapak suda pulang kalau bapak sama ibu tau kalau ada teman laki-laki non Putri seringa datang, pasti aden di larang datang lagi dan klau tau non Putri sakit ibu tigal disini sampai non Putri betul-betul sehat." ucap bibi.

__ADS_1


"Makasi ya bi suda mengingatkan ke saya," jawab Tegar.


iya den sama sama," ucap bibi dan dia pun keluar kamar dan menonton tv disampng kamar Putri


"Bangun makan dulu baru minum obat," ucap Tegar yang berusaha membangunkan Putri degan menggoyang goyangkan badannya.


Putri pun membuka matanya dan bersandar di tempat tidur, Tegarpun mengambil makanan dan menyuapi Putri. "Aku tida lapar," ucap Putri.


"Kamu haru makan klau nga makan nanti tamba sakit," jawab Tegar.


"Put buka mulut."


"Aaahhh." dan langsung makan dengan perlahan lahan mengunya makanan, setelah habis Tegar pun menyuapi lagi dan ke tiga kalinya Putri pun suda kenyang dan Tegar pun memberikan air dan meminumnya, tidak lama langsung saja Putri berbaring dan menutup matanya.


Tegar pun berjaga sepanjang malam dan selalu Menganti kompres apabilah suda tidak hangat lagi, tidak terasa suda menunjukan pukul 7 pagi dan Putri pun terbangun dan melihat Tegar yang tertidur di kursi sepanjang malam.


Putri pun mencoba bangun mengambil air seketika Tegar pun terbangun. "Kamu mau apa ???" tanya Tegar.


"Aku haus aku mau minum," jawab Putri


Tegar pun mengambilkan air dan Putri pun meminumnya, dan dia pun kembali berbaring dan melihat jam suda menunjukan pukul 7 pagi dia pun membangunkan Tegar, degan cara menggoyangkan badan Tegar dan bertanya,


"Tegar, hari ini kamu nga kekampus ???" tanya Putri.


"Ooohhh iya yah saya lupa," ucap Putri.


Tegar pun kembali menutup matanya dan tidak lama kemudian bibi pun datang dan memberikan sarapan kepada Putri, dan kembali keluar kamar lagi, dan tidak lama kemudian bibi pun kembali datang lagi membawakan makanan buat Tegar, dan Tegar pun menyuapi Putri.


"Tidak enak rasanya," ucap Putri, dan akhirnya makanan Tegar pun di berikan kepada Putri dan dia pun memakanya dan mereka pun makan bersama.


tidak lama kemudian mereka pun selesai makan bersama dan Putri pun kembali berbaring dan Tegar pun mengantarkan piring ke bibi.


tidak lama kemudian Tegar pun kembali masuk ke kamar Putri dan seketika hp Putri berdering Tegar pun membangunkan Putri, "hp mu bunyi mama mu menelfon," ucap Tegar.


Putri pun membuka matanya dan mengatakan ke Tegar jangan bersuara, dan Putri pun mengangkat hpnya, "iya ma."


"Kamu lagi dimana ???" tanya Jamilah.


"Di rumah ma," ucap Putri.

__ADS_1


"Kenapa suaramu serek kelihatan seperti orang sakit ???" tanya Jamilah lagi.


"baru bangun tidur ma."


"Hari ini mama papa sama Tara pulang tapi nanti jam 7 malam baru berangkat," ucap Jamilah.


"Iya ma."


Kamu mau titip apa ???" tanya Jamilah.


"Nga usah ma, nga pingin titip apa-apa."


"Iya suda hati-hati disana, mama tutup telfonya."


"Tegar, nanti malam orang tuaku pulang dan kamu nga boleh kesini selama orang tuaku di rumah, krna kalau orang tuaku tau aku pasti di marahi dan orang tuaku tinggal disini untuk beberapa hari kedepan kalau kekampus selalu diantar dan kita akan jarang ketemu lagi," ucap Putri.


"Ok aku sangat mengerti sayangku, dan aku akan selalu bersabar yang penting setiap hari telfonan ya sayangku, kerena aku tidak bisa tidak mendengar suaramu, dan apalagi kamu sakit begini pasti membuatku lebi hawatir lagi dan tidak bisa tidur memikirkan kondisimu yang sakit." ucap Tegar merasa hawatir melihat kondisi Putri.


"Iya-iya sayangku," ucap Putri tersenyum melihat Tegar.


"Pokonya selalu kabarin ya."


"Iya pasti Tegar sayang."


"Kamu harus jaga kesehatan, nanti aku bilang sama bibi supaya selalu waspada berjaga-jaga melihat kondisi kamu, dan selalu memberi kabar kepadaku supaya aku bisa memantau keadaan kamu."


"Iya sayang ku, terimakasih atas perhatian mu selama ini kepada ku."


"Iya sama- sama sayang ku."


tidak lama kemudian hp Tegar berdering dan Tegar pun melihat ternyata yang menelfon adalah mamanya, dan mengangkat hpnya, "lya ma."


"Kamu di mana nak ???" tanya Sofia.


"Lagi di rumah teman ma."


"Cepat pulang nak mama sakit ini."


"Sakit apa ma ???"

__ADS_1


"Tadi mama jatuh terus mama pusing."


"Iya ma, Tegar pulang sekarang juga dan langsung mematikan hpnya dan dia pun mengatakan ke Putri, "Aku pulang dulu yah, mama ku lagi sakit."


__ADS_2