Berjuang Bersama Mu

Berjuang Bersama Mu
Pasien Pertama


__ADS_3

"Ayah lebi senang kalau kamu kerja di rumah sakit ini dengan ayah, dan ayah bisa mengontrol kamu, suda temui suda teman-teman kamu kalau ada apa-apa kabari ayah secepatnya." ucap Dewantara.


"lya ayah, Doni nga mau kalau teman-teman Doni sampai tau kalau Doni ini anak ayah, Doni mau kerja mandiri dan kalau memeng ada masalah ayah tidak usa ikut campur dalam masalah Doni, Doni yaking bisa menyelesaikan nya sendiri." jawab Doni meyakinkan ayah nya.


"lya suda terserah kamu saja yang penting kamu tidak cari masalah yah nak,"


"Iya ayah terimakasih ayah, Doni pun keluar dari ruangan ayah nya dan pergi menemui teman temanya yang suda menunggu di tempat duduk di pintu masuk


Doni pun berjalan menemui teman-temanya


sesampainya Dinda langsung bilang ke Doni "Lama banget si ngapain aja di toilet ???" tanya Dinda.


"Buang air perut ku sakit banget makanya aga lama," ucap Doni mencoba mengelak dari pertanyaan Dinda.


"Suda ayoh masuk" saat memasuki ruangan pak hardy pun mengampiri mereka, pak hardy suda mengenali mereka karna ayah nya Doni suda memyuru pak Hardy mebuatkan jadwal untuk mereka.


sesuai degan keperluan ruangan mereka pisa-pisa ruangan, Dinda tetap bersam Putri hanya berdua saja


sedangkan Lisa dan Andi satu ruangan


Doni dan Tegar mereka satu ruangan masing masing ruangan di bagi jadi dua orang saja,


tapi satu ruangan sangat luas di bagi lagi jadi dua ruangan, jadi masing satu ruangan bisa dua orang di dalam hanya dinding yang memisahkan


memang rumah sakit masi baru dan pasien belum terlalu banyak mereka hanya dua orang Dokter saja setiap ruangan dan dua perawat juga


Putri dan Dinda pun pergi menuju ruangan mereka.


Lisa dan Andi mereka satu ruangan sedangkan Doni dan Tegar mereka satu ruangan mereka pun berpisah pisah.


Putri dan Dinda pun sampai di ruangan, ruangan mereka hanya bersebelahan Dinda pun datang ke ruangan Putri karna hanya sendiri


namun Putri hanya duduk saja tiba-tiba ada perawat masuk dan mengatakan, "Perkenalkan dok nama saya Rina dan ini Lia"

__ADS_1


Dinda dan Putri pun berdiri dan memperkenalkan dirinya saya Putri dan ini Dinda mereka pun saling menjulurkan taganya


karna waku mereka peraktek mereka tidak bertemu dan perawat waktu itu suda pindah ke rumah sakit yang lama


"Suda berapa lama kerja disini sus ???" tanya Putri.


"Suda 4 bulan Dok, hanya saja yang pertama dinas di rumah sakit lama setelah 3 bulan baru di pindahkan ke rumah sakit ini" ucap suster Rina.


Berarti kita sama yah masi baru," jawab Putri


"lya Dokter" ucap suster Rina, tidak lama setelah mereka saling mengenal suster Rina dan Lia pun keluar dari ruangan Putri,


Putri pun berjalan dan melihat lihat sekitar dan tidak lama kemudian ada pasien datang menemui perawat,


perawat pun langsung memangil Dokter,


Dok ada pasien pingsan Putri dan Dinda pun segerah menemui pasien dan memasukan ke dalam ruangan, Putri pun memeriksanya dan mengatakan sus mana keluarganya saya mau ketemu


suster pun memangil keluarga pasien dan mengatakan, "mas di pangil sama Dokter keluarga pasien pun datang, Putri pun bertanya "Sebelumnya si mba nya ngapain sampai bisa pingsan"


tiba tiba suster Lia memangil Dok pasien suda sadar, Putri pun berlari ke ruangan pasien pasien suda sadar dan mengatakan, "saya kenapa Dok kok saya di rumah sakit" tanya pasien


"Kamu pingsan dan di bawa ke rumah sakit kok bisa sampai pingsan ???" tanya Putri balik.


"Suda dua malam saya tidak tidur Dok, karna sibuk mau ujian jadi saya fokus belajar menghadapi ujian," ucap pasien menjelaskan kepada Putri.


"ltu penyembapnya kamu pingsan karena kurang tidur dan tidak makan makanya kamu pingsan saran Dokter walaupun kamu sibuk ujian harus tetap istirahat yang cukup dan makan makanan bergizi untuk ppersiapakan ujian, ada nomor orang tua mu biar saya bicara sama keluargamu," ucap Putri.


"Jangan Dok Jagan telfon orang tua saya nanti saya kena marah orang tua saya di luar negri saya hanya tinggal degan kakak saya disini, tapi dia lagi sibuk urus restoran,


kalau Dokter kasi tau kakak saya bisa bisa dia marah besar sama saya Dok, dan dikirim ke luar negri bersama keluarga disana saya Masi suka sekolah disini Dokter.


"Tapi de keluarga kamu harus tau kondisi kamu, apa lagi orang tuamu jauh setidaknya beri tahu kakakmu kalau kamu lagi sakit,"

__ADS_1


"lya Dok, nanti saya telfon kakakku memberitahunya kalau aku lagi sakit."


"Kalau begitu kamu istirahat saja dulu, dan Putri pun keluar dari ruangan pasien dan meninggalkan pasien dia menuju ruangannya


tiba-tiba Dinda memangil Put, "Ada pasien baru ???"


"Nga ada cuman pasien tadi yang anak SMA itu


"Oh yang anak SMA itu menurut mu dia sakit apa ???" tanya Dinda.


"iya, dari analisa aku si kelihatan nga sakit apa apa hanya Kelelahan saja karna 2 hari tidak tidur malam dan tida makan karna sibuk ujian dan tadi pagi pun dia tidak makan apa-apa


"Tapi tetap harus periksa secara laboratorium" untuk mengetahui pemeriksaan berlanjut," ucap Dinda, dan memangil Putri ke kantin makan.


"Bentar lagi de, soalya aku masi ada pasien," jawab Putri


"Aku suda lapar banget tau nga, yah suda kalau gitu aku telfon Doni dulu kalau mereka suda istirahat, "Daaaaaaah," dan Dinda pun keluar dari ruangan sambil menelfon Doni.


Putri pun melihat ada pagilan masuk dari kakaknya Riky dan menelfon balik kakaknya hp Riky pun berdering dan mengangkatnya, "haloy kak tadi kakak menelfon ada apa ???" tanya Putri.


"Gimana kerjanya banyak pasien nga ???" tanya Riky balik.


"Lumayanlah kak nga terlalu banyak pasien maklumlah karna masi rumah sakit baru jadi maklum aja."


"Yang penting kamu suka ,enjoy kerja disitu si nga papa yang penting kamu nyaman de," ucap Riky


"lya kakak makasi banyak suda dukung Putri kalau nga ada kakak nga tau Putri harus gimana mungkin uda putus asa kali kak"


"Nga boleh ngomong gitu, Ade harus tetap semangat yah jalani hidup Ade, selam itu baik buat ade nga papa de, ade juga uda dewasa bisa mengambil keputusan sendiri tapi Jagan sampai salah ambil keputusan yah de," ucap Riky menyemagati Putri.


"Terimakasi kakak suda ngijinin Putri untuk kerja, terus pekerjaan kakak di sana bagaimana apa kakak suda mau balik ke bandung kerja disana, atau kakak masi di Jakarta temani Putri ???" tanya Putri.


"Untuk sementara waktu kakak kan tinggal disini sampai mama, papa suda nga begitu marah sama hubungan kalian, baru kakak akan balik Bandung lagi kerja disana." jawab Riki degan sedikit merenda.

__ADS_1


"lni semua karna Putri, kakak suda ngorbanin pekerjaan kakak demi Putri, ini semua karna salah Putri maafin Putri kakak.


__ADS_2