
"Siap di ambilkan" Putri pun berdiri dan menuju kulkas dan membawahkan segelas air, dan memberikan kepada Tegar.
"Terimakasih sayang ku"
"Sama-sama sayang ku"
Enaknya di Pangil sayang di tamba degan senyuman manis terasa enak banget rasanya, kaya lagi di Cars fuul tenaga ku"
"Masa sih segitunya," ucap Putri dan langsung mencubit pinggang Tegar.
"liiiiihhhh dari tadi di jalan kamu selalu saja bercandain aku kan sekarang giliran aku, jawab Tegar dan langsung mengkelitik Putri,
Putri pun merasa geli dan berteriak ampun-ampun geli aku tidak bisa tahan geli juga"
"Tadi kamu seenaknya cubit-cubit telinga ku Sekarang rasain yah"
karna merasa geli Putri tidak bisa menahannya dan langsung berbaring di kursi, dan tampa sengaja Tegar pun menindih Tubu Putri dan mereka pun saling memandang, dan Tegar pun perlahan menurungi mukanya dan langsung mencium bibir Putri begitu sangat lembut dan Putri pun merasakan sensasi ciuman Tegar dan membalas ciuman Tegar, dan mereka pun saling berciuman, tiba-tiba perut Tegar berbunyi,
"Kamu suda sangat lapar yah ???" tanya Putri.
"Iya, aku suda sangat lapar dari tadi"
"Iya suda aku masak dulu dan langsung bagun dan mendorong tubu Tegar, dan menuju ke dapur, Tegar pun bangun dan langsung tersenyum melihat Putri, dan menyusul Putri kedapur,
"Sayang kamu masak sayur, nanti aku yg masak daging"
"lya suda aku tumis sayur saja yah"
"Iya sayang terserah sayang saja mau masak gimana aku pasti tetap makan karena aku sayang sama kamu apa adanya, enak atau tidak tetap aku makan karna aku menghargai kamu"
__ADS_1
"Terimakasih ya kamu baik banget"
"lya sama-sama suda masak sana aku juga mau masak"
Putri pun mencuci sayur-sayuran dan langsung memasaknya setelah beberapa menit sayur pun siap di angkat, tidak lam kemudian Tegar pun bergantian dengan Putri memasak daging sedangkan Putri duduk di meja makan menunggu Tegar memasak Daging, tidak lama kemudian Tegar pun suda selesai memasak dan menghidangkan di meja makan.
"Makanan suda siap, ayo kita makan" dan Tegar pun langsung duduk di kursi Putri pun langsung megambil piring dan memberikan kepada Tegar, dan mengambil piring untuk dirinya sendiri dan langsung mengcicipi masakan Tegar.
"Enak banget nga nyangka kamu bisa masak se enak ini, dagingnya juga empuk dan rasanya juga enak bumbu-bumbunya pun meresap masuk kedalam daging, bener-bener enak banget"
"Masa si, biasa aja kok sayang"
"Beneran enak, kamu belajar dari mana, bisa masak enak kaya gini"
"Dulu waktu SMA om ku tingal di rumah dan sering masak, aku selalu melihat om ku memasak dan selalu mengajari ku cara memasak, dari situ aku coba masak sendiri, setelah lulus SMA aku suda jarang memasak lagi, tapi setidaknya aku tau masak juga"
"Gitu yah, ternyata pacar ku ini berbakat juga dalam memasak," ucap Putri sambil tersenyum manis melihat Tegar.
"Beneran enak ??? tanya Putri Penasaran.
"Iya beneran enak sayang, ternyata kamu juga bisa masak"
"Cuman bisa masak sederhana aja sih, yah suda kita makan sekarang aku suda lapar nih"
Tegar dan Putri pun makan bersama dan menghabisakan makanannya setelah mereka selesai makan Putri pun mengatakan,
"Tegar kita jalan-jalan yuk, mumpung kita masi disini besok aku harus pulang kalau aku terlalu lama di sini nanti Bibi curiga karena aku tidak perna pulang nanti Bibi akan menelfon ke orang tua ku dan mencari tau keberadaan ku, aku takut sampai hal itu terjadi, tapi aku suda kabarin Bibi kalau aku lagi ada utusan kerja di luar selama 3 hari jadi besok kita harus segerah pulang"
"Iya sayang aku mengerti sayang apa sih yang nga buat sayang ku ini, kalau gitu suda sana kamu mandi habis itu kita jalan-jalan aku mau bawah ku ke pantai kamu mau kan sayang"
__ADS_1
"Iya aku mau lah, kalau gitu aku mandi dulu yah ???"
"lya suda sana pergi mandi"
"Kamu juga mandi sana supaya kita langsung pergi"
"Iya sayang aku juga suda mau mandi, kamu mandi di kamar atas nanti aku mandi di kamar mandi bawah, disini ada 2 kamar mandi"
Putri pun langsung menuju kamar mandi dan mandi setelah mandi dia pun keluar kamar mandi dan menunggu Tegar tidak lama kemudian Tegar pun suda datang dan menghampiri Putri, "Kamu cantik banget sayang"
"Gombal mulu"
"Hehehe beneran sayang kamu cantik banget, ya suda ayo kita jalan sayang"
mereka pun pergi bersama seperti biasa setia keluar rumah langsung di kunci, Tegar dan Putri pun masuk kedalam mobil dan Pergi menuju pantai, tidak lama kemudian sampailah di pantai disana begitu sangat sepi, Putri Pun langsung pergi main air dan begitu sangat gembira sedangkan Tegar langsung duduk di pasir sambil menikmati indahnya suasana pantai,
Putri pun berteriak memangil Tegar namu Tegar hanya melambaikan tangan saja,
"Ayo kesini"
Tegar pun menggeleng-geleng kepalahnya, Putri pun langsung menghampiri Tegar dan menarik tangan Tegar, dan Tegar pun berdiri dan menuju pantai Putri pun mempercikan air ke muka Tegar dan Tegar pun membalasnya mereka pun saling mengejar dan bercanda ria, setelah mereka suda lelah bermain air mereka pun kembali duduk di pasir.
"Dulu waktu aku masi kecil umur 7 tahun papa ku mengajari kakak ku berenang dan aku duduk disini main pasir di pinggir pantai tiba-tiba ombak datang dan aku hampir terbawah arus dari situ aku kadang taku kepantai ini kalau aku ingat kenangan waktu itu, tapi pas aku lihat kamu begitu bahagia bermain air, aku pun mencoba melawan rasa takut itu demi kamu asal kamu bahagia aku tidak mau melihat mu kecewa sedikit pun"
Putri pun tersenyum melihat Tegar dan langsung memeluknya, "Maafkan aku ya, aku sama sekali tidak tau kalau kamu punya kenangan yang tidak enak di pantai ini"
"Tidak apa-apa sayang demi kamu aku bisa melupakan kenangan itu, terimakasih sayang suda menemani ku selama 2 hari ini aku sangat bahagia, rasanya aku tidak mau pisah dari kamu, aku ingin selalu bersama mu"
"lya aku juga seperti itu, tapi kita harus meyakinkan kedua orang tua kita agar mereka merestui hubungan kita, pokonya kita berjuang bersama-sama"
__ADS_1
"lya sayang aku akan memperjuangkan cinta kita sampai kapan pun"
"Terus bagaimana degan mama mu sekarang, apa kamu tidak memberi kabar kepada keluarga mu ???"