Berjuang Bersama Mu

Berjuang Bersama Mu
Ulang Tahun Yang Sama


__ADS_3

"Terimakasih sayang"


"Iya sama, sayang" sering-sering dong pangil sayang hehehe, ucap Doni sambil tersenyum melihat Dinda.


"Iya-iya sayang"


"Kita potong kuenya dulu, dong"


Dinda pun memotong kuenya dan memberikannya kepada Doni dan teman-temanya.


"Eeeh teman-teman aku suda pesan makanan ayo kita makan, aku suda pesan buat kalian makan berdua bersama pasangan masing-masing, "ucap Andi.


"Terimakasih, yah Andi, "ucap Dinda.


"Satai saja kita kan sahabat, Lisa dan Putri kan sahabat mu, aku sama Lisa juga sahabat dan sekarang suda jadi pasangan"


tiba-tiba ada seseorang yang sedang berfoto-foto dan melihat ke arah Dinda dan langsung menghampiri Dinda.


"Haiy, Dinda kan ???"


"lya aku Dinda, kamu Rangga kan ???" tanya Dinda.


"Iya aku Rangga apa kabar Dinda ???" tanya Rangga balik.


"Baik, kamu sendiri apa kabar, kok ada disini sih ???"


"Baik juga, kebetulan aku cuti dan pergi kesini biasa setiap cuti aku selalu kesini, aku lihat nama kamu di depan, ragu ingin menyapa tapi setelah aku lihat secara cermat ternyata beneran Dinda. kamu"


"Mmmhhh gitu yah, oh iya kenalin ini Doni,"


"Bukanya kita suda perna ketemu yah, di waktu pernikahan teman SMA kamu yah Din ???"


"Oh iya bene-bener"


"Kamu kesini sama siapa Din ???" tanya Rangga.


"Aku bareng Lisa dan Putri"


"Mereka di mana kok aku tidak melihat mereka ???"


"Tuuuuuu sana, aku pangiling dulu yah, Dinda pun memangil Lisa dan Putri,


"Lisa, Ada Rangga tu pagil Putri sekalian," ucap Dinda, Lisa pun berteriak memangil Putri dan langsung menghampiri Lisa dan Dinda,


"Ada apaan sih ???" tanya Putri merasa heran.


"Ada Rangga tu, disini"

__ADS_1


"Kok tiba-tiba ada Rangga di sini sih, ???" tanya Lisa.


"Aku juga nga tau kenapa dia ada disini tapi tadi dia bilang katanya dia lagi cuti, setiap cuti dia selalu kesini"


"Eeehhh kalian pada lupa yah, ini kan ulang tahun dia juga setiap kita rayakan ultah Dinda dia kan juga rayakan disini sekalian, kok kalian bisa lupa sih, Ranggga sama Arya kan Sahabat kita juga dari dulu"


"Astaga aku lupa kalau hari ini dia juga ulang tahun, padahal kan aku perna rayakan bareng bersama Rangga astaga"


"Mmmhhhh keasikan ngobrol sama Doni sih lupa sama sahabat sendiri hahahaha," ucap Lisa sambil mencubit pinggang Dinda.


"Auuuhhh sakit, namanya juga manusia nga jauh dari kata lupa"


"lya suda kita hampiri mereka yuk, Dinda Lisa dan Putri pun menghampiri Rangga,


"Haiy Rangga apa kabar, selamat ulang tahun yah ???" ucap Lisa.


"Kalian ingat ulang tahun ku ???"


"Iyalah ingat kita kan dulu sahabat tapi sejak kamu sama si Risma kamu suda berubah sama kita-kita kaya lupa sahabat"


"Maaf Lis, bukan begitu sih, tapi sudalah lupakan masalalu"


"Kita gabung saja makan yuk" ucap Dinda. manggil Rangga"


"Tidak usa sedikit lagi aku suda mau pulang kok, ada acara keluarga"


"Gitu yah, tapi ini kan hari ulang tahun aku, kamu juga ulang tahun hari ini apa nga bisa kumpul-kumpul sebentar saja ???"


"Ayo kita duduk di kursi sana," ucap Dinda memangil semua teman-teman untuk duduk di kursi, semu temn-teman pun duduk di kursi bersama-sama, " Ayo makan," ucap Lisa.


mereka pun mengambil makanan di piring pasing-masing, "Lama baget rasanya baru bisa makan kaya gini lagi setelah kita lulus SMA kita suda tidak perna ketemu lagi"


"Begitulah setelah lulus kita akan jalani hidup kita masing-masing, suda makan nga isi ngobrol lagi," ucap lisa


"Kan cuman kamu doang yang ngomong Din, hahahaah"


"Suda makan, ucap Putri sambil geleng-geleng kepalah.


"Doni, Andi Tegar aku bilangin yah, Rangga ini sahabat kami dari kami waktu SMA, orangnya baik banget dan selalu mengalah demi persahabatan, kan Rangga"


"Nga kok kita kan sahabat harus selalu saling membantu, ucap Rangga sambil Tersenyum, dan sambil mengendong makanya, dan selalu menatap Putri karna memang mereka dulu sempat dekat dari mereka masi sekolah, namun Tegar menyadari itu, hanya berpura-pura tidak memperhatikannya.


"Eeeh Rangga Risama sekarang suda di mana ???"


"Aku suda lama tidak perna komunikasi lagi degan Risma sejak lulus SMA.


"Gitu yah, soalya teman-teman di grub perna gosipin kalian akan segerah nikah, eh taunya Risma nikah sama orang lain," ucap Lisa sambil tersenyum melihat Rangga.

__ADS_1


"Tapi katanya hubunga kamu sama Risma cuman formalita saja, bukan serius dan katanya kalian nga perna pacaran karna kamu mencintai orang lain"


"Kalian tau dari mana sih, infonya seperti itu, yah namanya gosip cepat banget beredarnya kan"


"Mmmmh iya juga sih, biasa dari teman-teman sekelas yang suka mengosip iyakan Din ???"


"Mmmhh iya-iya suda kita habiskan makanya," ucap Dinda.


kelihatan jelas Putri hanya duduk berdiam saja Tampa mengeluarkan satu kata pun dan hanya menikmati makanannya.


tidak lama kemudian Rangga pun berdiri dan mengatakan, "Aku ke Toilet dulu" dan pergi menuju Toilet,


teman teman yang lain pun melanjutkan makanya tiba-tiba hp Putri berdering yang menelfon adalah mama Jamilah dan mengangkatnya, "Haloy ma,"


"Kamu di mana sekarang ???" tanya mama Jamilah


"Aku lagi di acara ulang tahun Dinda ma ada apa ma ???" tanya Putri balik.


"Pulang sekarang juga mama, papa mau bicara"


"Mau bica apa ma ???"


"Tidak usa banya pertanyaan pulang saja sekarang juga"


"Iya ma, Putri pulang sekarang juga" dan langsung mematikan hpnya.


Teman-teman aku pulang dulu yah"


"Emang ada apa Put ???" tanya Dinda.


"Mama ku suru pulang sekaran juga katanya mau bicara, aku duluan yah"


"Terimakasih yah Put atas semuanya"


"Iya sama-sama aku pamit dulu" Putri pun berdiri dari duduknya dan Tegar pun berdiri dan mengatakan aku pamit yah, Bro"


Putri dan Tegar pun berjalan menuju parkiran sesampainya mereka pun naik dan pergi meningalkan teman-teman yang lain.


"Eeehhh sayang ada apa sih kok orang tua mu suru cepat pulang ???" tanya Tegar penasaran.


"Aku juga nga tau, sayang, mama cuman susu cepat pulang katanya mau bicara, muda-mudahan sih bukan masalah perjodohan aku malas baget bahas masalah perjodohan"


"lya sayang yang sabar yah ???"


"Terimakasih yah sayang, aku nga tau harus bagaimana kalau nga ada kamu yang menyemangati aku"


"ltulah gunanya pacar sayang, selau ada di saat susa dan selalu menyemangati, kita saling menyamagati yah sayang ku"

__ADS_1


Putri pun langsung bersandar di bahu Tegar dan mengatakan, "Cuman bahu ini yang paling nyaman rasanya"


"Bahu ini akan selalu memberi mu kenyamanan."


__ADS_2