Berjuang Bersama Mu

Berjuang Bersama Mu
Rencana Menghadiri Undangan


__ADS_3

ke esok paginya Putri pun bangun dan pergi mandi habis mandi dia pun bersiap siap pergi ke rumah sakit, Putri pun menuruni anak tangga menuju meja makan dan sarapan setelah sarapan dia pun mengambil kunci mobil dan pergi ke parkiran mobil dan menghidupkan mobilnya pergi meninggalkan rumah nya.


sekitaran 30 menit sampailah di rumah sakit dia langsung pergi memeriksa pasien satu persatu kemudian dia mencatatkan kondisi pasien Sekaran, dan kembali lagi ke ruangannya dan menjadikan satu persatu semua data-data pasien memang pasien tidak banyak karna rumah sakit baru jadi tidak terlalu sibuk.


Dinda pun datang dan keruangan Putri dan mengatakan. "Maaf ya macet di jalan untung aja masi ada 10 menit waktunya jadi nga telat deh," ucap Dinda yang merasa bersalah suda tdatang terlambat.


"lya nga apa-apa lagian nga ada pasien baru juga yang masuk," jawab Putri santai.


"Berati Pasian masi dua yah dari kemarin???" tanya Dinda.


"lya masi ada dua dan besok pasien satu suda boleh pulang."


"Oooh iya pasien, yang bapak-bapak kondisinya suda membaik dan dari kemarin minta pulang, memang kondisi nya suda baik tapi selalu waspada saja."


tiba tiba Putri memotong pembicaraan Dinda,


dan mengatakan. "Aku mau bilang sesuatu sama kamu."


kemarin aku ketemu denga Kimberly pasien yang lalu pingsan yang anak SMA itu, pas aku pulang dari antar kamu aku singa di Restoran dan teryata Restoran itu milik kakaknya Kimberly orang Korea itu tu, dan Kimberly pun mengajak ku jalan-jalan sebenarnya aku suda menolaknya tapi karna dia curhat jadi aku kasihan dan mengiakan saja,


kami berjalan 3 orang, aku Kimberly dan kakaknya, yang bernama End Woo, cuman jalan-jalan ajah ketaman wahana, sama nonton bioskop yah, cukup seharian sih."


"Kimberly punya kakak orang Korea ???"


"lya dia punya Kakak orang Korea, mama nya orang Indonesia, papa nya orang Korea dan ganteng mirip artis Korea.


"Mmmhhhhh, kemarin nagis-nagis kaya orang gila sekarang ketemu cowo Korea langsung seneng gitu."


"Nga juga sih, aku juga nga nyangka aja ketemu Kimberly dan kakaknya, masalah ku sama Tegar sampai sekarang sih, hatiku masi sakit kalau aku mengingatnya."


"Yang sabar ya Put, aku yakin pasti ada jalan yang terbaik antara kamu dan Tegar," ucap Dinda.

__ADS_1


"lya makasih yah Din, ooooh iya kakak nya Kimberly buka cabang Restoran dan dia mengundang aku sebagai tamu, aku sih belum jawap apa-apa kalau mau datang atau tidak, karena aku bilang, lagi banyak pasien aku tidak bisa meninggalkan pasien di disaat jam kerja."


Dinda tiba-tiba langsung menepuk meja. "Paaaaaaak."


Putri pun langsung kaget. "Apan sih, bikin kaget aja."


"Kenapa nga bilang iya aja sih aduh, oon banget sih, secara gitu kalau di undang sebagai tamu di Restoran pasti banyak banget tamu yang datang bisa bisa ada artis Korea apa lagi kakak Kimberly itu orang Korea."


"Mulai de, pencinta korea, hadeeeehhh."


"Kita kesana yuk, aku mau kesana di mana sih, tempatnya, pasti ada artis Korea yang datang secara orang Korea, nga kebayang kalau ada artis Korea yang ganteng ganteng adeeh."


"Nanti aku pikir pikir yah ???"


"Nga usa pikir pikir kita pergi aja sekarang yah, lagian nga banyak pasien juga kan kota cuman pergi makan doang sekalian cuci mata juga sih, hehehehehe."


"Masi jam kerja Dinda, lagian acaranya juga nanti sore jam 3 Masi lama."


"Yah masi lama deh, tapi kita jadi pergi kan ???" tanya Dinda sambil melihat jam.


"Kita, maksudnya aku sama kamu, hehehe aku ikut yah ???"


"lkut kemana aku aja belum bilang iya kok."


"Kamu mah, sebagai sahabat gitu amat sih, aku pingin kesana siapa tau ada artis korea."


"Nga aaahh malas aaahh," ucap Putri dengan waja sedikit mengkerut.


"Ok klau kamu perlu apa apa nga usa cari cari aku."


"Eeehhh, ngambeng nih hahahahaha,

__ADS_1


iya iya kita kesana uda senang kan sekarang"


"Gitu dong hahahaha kita ke kantin yuk, makan ???"


"Yuk tadi aku cuman sarapan roti, aku belum sempat makan nasi."


Dinda dan Putri pun pergi bersama menuju kantin sesampai di kantin dia pun langsung memesan makanan mba aku mau pesan nasi goren 2 yah.


mereka ber dua pun kembali cari tempat duduk dan duduk, tidak lama kemudian sekitaran 10 menit nasi goreng pun datang dan mereka ber dua pun memakanya, dan Tampa di sangka sangka disana ada Doni dan Tegar pun berjalan ke kantin


saat Putri menyendok makanannya dan menoleh melihat Tegar berjalan menuju tempat duduknya Putri langsung mengatakan ke Dinda "Kamu bilang sama Doni yah ???"


"Nga, nga mungkin aku bilang sama Doni kalau kita lagi di kantin sedangkan aku saja nga suka degan sikap Tegar begitu, aku tetap mendukung sahabatku apa pun itu."


Putri pun terdiam sementara dan mencoba memakan nasi goreng nya, dan mengatakan ke Dinda, "makan aja nasi gorengnya habisin, habis ini baru kita balik ruangan."


Putri dan Dinda pun memakan nasi gorengnya dan sampailah mereka berdua, Doni pun langsung menyapa, "Haiy Dinda, Putri kalian baru makan juga ???"


Dinda pun tersenyum ke Doni namun Putri sama sekali tidak menoleh ke Tegar dia hanya makan nasi goreng nya, tidak lama kemudian Putri pun suda memakan nasi gorengnya dan dia pun berdiri dan memangil mba nya mau bayar mba setelah memberikan uang kepada mba nya dia pun pergi tanpa satu kat pun meningalkan Tegar dan Doni.


Dinda pun berdiri dan mengejar Putri, "Tunggu Put main tingal aja."


"Lagian aku malas banget ketemu sama dia."


"Aku ngerti perasaan kamu," ucap Dinda sambil memukul pelan-pelan pundak Putri.


di dalam hati Tegar begitu sangat sakit saat Putri pergi begitu saja tanpa mengeluarkan satu kata pun kepadanya. "Wajarlah dia marah kepadaku, aku tau aku yang salah degan keputusanku yang suda aku ambil, aku harus siap menahan sakit nya," seruh Tegar dalam hati.


Doni pun menepuk pundak Tegar ,"Yang sabar ya bro, aku tau Putri sekarang pasti sangat terpukul degan perkataan mu kemarin."


Tegar pun hanya bisa diam saja degan Waja begitu menyesal, dalam hati Tegar, "Sampai kapan aku bisa seperti ini, mungkin hari ini aku masi bisa menahan sakit ini tapi aku tidak tau kedepan apakah aku bisa menahannya atau tidak."

__ADS_1


disi lain karena di rumah sakit sunyi dan waktu terus berjalan dan tidak terasa tingal 1 jam lagi pulang.


"Aduh suda nga tahan ingin pulang cepat mau mandi siap-siap, dandan baru pergi ke restoran Korea aduuuuh nga kebayang deh tu artis Korea."


__ADS_2