Berjuang Bersama Mu

Berjuang Bersama Mu
Ulang Tahun Dinda


__ADS_3

"Sayang kita itu tidak tau jalan fikiran orangbag bagimana, kadang-kadang bisa berubah yang dulunya baik bisa saja jadi jahat, apalagi ini masalah cinta sayang orang itu bisa di buatkan karna cinta, lagian sayang kok yakin banget kalau Kim End Woo tidak punya pikiran jelek sama hubungan kita"


"Yang aku tau Kim End Woo itu baik selama ini sama aku dan muda-han dia mengerti dan menolak perjodohan ini"


"Yah mudah-mudahan saja Kim End Woo punya nurani dan menolak perjodohan kamu, karna cinta itu tidak bisa di paksa"


"Iya sayang amin, bantu doainya, ucap Putri sambil mencubit pipi Tegar.


"liiiiih mulai main cubit-cubitan nih, haaaaaa,"


"Nga bercanda Tegar"


"Aku cubit balik yah, aku kelikitin nih mmmhhh"


tiba-tiba hp Putri berbunyi yang menelfon adalah Dinda dan langsung mengangkatnya "Haloy, Ada apa Lis ???"


"Put besok Dinda ulang tahun, kita bikin kejutan yah ???"


"Yaaaah ampun aku lupa kalau Dinda besok ulang tahu"


"Astaga kok bisa si lupa ulang tahun Dinda ???"


"Iya beneran aku lupa, gimana kalau kita bikin kejutan buat ulang tahun Dinda"


"Iya bener baget tu Put, aku setuju mau bikin kejutan di mana ???"


"Gimana kalau kita bikin ulang tahun Dinda di tempat waktu kita masi SMA Dulu, kita kan selalu rayakan di situ setiap ulang tahun kita"


"Aku setuju Put, lagian aku juga kangen di tempat itu, suda lama baget kita nga perna kesitu, lya suda kalau gitu sampai ketemu besok yah Put" dan langsung mematikan hpnya.


"Tegar besok Dinda ulang tahun, kita cari kado yuk buat Dinda ???"


"Besok ulang tahun Dinda, sayang ???"


"Kok Doni nga bilang apa-apa sama aku ????


"Jagan bilang Doni lupa lagi, kalau ulang tahun Dinda, bisa-bisa Dinda hamil tu, coba de kamu telfon Doni tanyain"


"Iya de kalau gitu aku tanya Doni dulu" dan langsung mengambil hpnya dan langsung menelfon Doni hp Doni berdering dan mengangkatnya "Haloy"


"Doni, kamu di mana ???" tanya Tegar.


"Aku lagi di toko ada apa Tegar" tanya Doni balik.

__ADS_1


"Ngapain di toko, kamu tau nga hari ini ulang tahun Dinda ???"


"Iya aku tau, ini lagi cari kado buat Dinda, kamu tau dari mana Dinda besok ulang tahun ???"


"Dari Lisa, katanya mereka pigin bikin acara ulang tahun di tempat SMA mereka dulu, kamu mau ikut nga ???"


"Iya suda, aku ikut saja sama mereka lagian mereka kan sahabatnya dari dulu"


"Oke de, kamu ikutan nanti yah untuk persilakan semuanya"


"lyah beres, suda dulu yah, aku mau masuk toko cari kado nih" dan langsung mematikan hpnya.


"Tegar kita pergi cari kado yuk, buat Dinda ???"


"Ayo, tapi tunggu kalau ketahuan orang tua kamu gimana ???"


"Ngalah sayang, kalau papa sibuk di rumah sakit, kalau mama paling ke butik, kalau memang ketahuan biarin ajalah, lagian aku nga mau di jodohkan nga usa di fikirin ayo kita pergi sekaran nanti keburu sore, nanti aku pulang malam bisa-bisa mama tamba marah-marah"


"lya suda de kalau gitu, aku ambil kunci dulu, kita naik mobil aja yah, sayang"


"Emang kamu ada mobil ???"


"lya sayang Hadia dari papa ku, tapi aku jarang pake, mobil ini kan yang aku pake dulu kita kabur bareng, hehehe"


"Kok sayang ngomongnya gitu sih, tapi nga apalah di culik sama pangeran hahaha"


"Apaan sih sayang ini, tau aja bikin aku ketawa, ucap Putri dan langsung mencubit pinggang Tegar.


"Suda yuk, sayang kita pergi sekarang"


Tegar dan Putri pun keluar dari Apertemen menuju parkiran mobil, sesampainya mereka pun masuk dan langsung menyalakan mobil pergi meninggalkan Apertemen menuju Toko tidak lama kemudian sampailah di toko Putri pun membelikan hadia buat Dinda, setelah membeli hadia Putri pun mengatakan,


"Habis ini kita pulang yuk, aku mau langsung pulang kerumah, sebelum mama ku pulang, kalau nga mama ku pasti marah, apa lagi kalau dia tau aku jalan sama kamu tamba lebih marah.


"Iya suda deh, kalau gitu aku antar kamu pulang"


mereka berdua, pun berjalan menuju mobil dan pergi meningalkan toko menuju rumah Putri, tidak lama kemudian sampailah di persimpangan jalan Putri pun turun dari mobil Tegar dan pergi meningalkan Tegar,


Putri pun berjalan menuju rumahnya sesampainya dan langsung masuk menuju kamarnya dan langsung mandi dan langsung istrirahat tidak lama kemudian orang tua Putri pun datang dan menanyakan Putri.


"Bibi Putri suda pulang ???"


"lya bu suda, ada di kamarnya"

__ADS_1


Mama Jamilah pun langsung menuju kamarnya dan mandi karena kelelahan mama Jamilah pun suda tidak menanyakan keman saja hari ini Putri pergi malah memilih untuk istirahat.


ke esok paginya Putri pun bagun dan langsung siap-siap pergi tanpa permisi kepada kedua orang tuanya dan langsung saja pergi ke tempat yang biasa mereka merayakan ulang tahun, tidak lama kemudian Putri pun sampai dan langsung menelfon Lisa, hp Lisa berdering dan mengangkatnya "Haloy"


"Lisa kamus suda di mana ???"


"Aku masi di jalan bentar lagi sampai" dan langsung mematikan hpnya


Putri pun mempersiapkan semuanya dan tidak lama kemudian Lisa pun datang bersama Andi dan Tegar.


"Masi ada yang kurang nga sih ???" tanya Putri


"Suda nga ada lagi sih, dekorasinya suda cantik banget," ucap Lisa.


disisi lain Doni pun menjemput Dinda dan mengatakan, Aku mau mengambil barang dulu yah"


"lya suda, nga apa-apa"


tidak lama kemudian Doni dan Dinda pun sampai, "Kita masuk dulu kedalam," ucap Doni.


"Ini kan tempat aku dulu, waktu SMA sering kesini bareng Putri dan Lisa, seruh dalam hati dan betapa kegetnya Dinda melihat betapa indahnya dekorasinya tiba-tiba Putri dan Lisa pun muncul dan mengucapkan selamat ulang tahun sahabat ku.


Dinda pun langsung memeluk Putri dan Lisa, "Terimakasih banyak yah, kalian memang sahabat ku yang paling baik"


"Iya sama-sama"


"Tapi kok kamu bisa memilih tempat ini sih, ???"


"Ini kan tempat kita selalu merayakan ulang tahun kita"


Terimakasih banyak yah, teman-teman semuanya"


"Iya sama-sama, ini hadia dari ku" Putri pun memberikan hadia kepada Dinda, begitu juga Lisa dan yang lainya, Doni pun memberikan hadianya.


"Terimakasih sayang"


"Iya sama, sayang" sering-sering dong pangil sayang hehehe, ucap Doni sambil tersenyum melihat Dinda.


"Iya-iya sayang"


"Kita potong kuenya dulu, dong"


Dinda pun memotong kuenya dan memberikannya kepada Doni dan teman-temanya.

__ADS_1


"Eeeh teman-teman aku suda pesan makanan ayo kita makan, aku suda pesan buat kalian makan berdua bersama pasangan masing-masing, "ucap Andi.


__ADS_2