
"Mau jalan sama siapa non sama den Tegar atau sama den Kim End Woo," tanya Bibi.
"Kok Bibi bisa tau nama lengkap nya End Woo ???" ucap Putri penasaran.
"Kemarin malam dia mau pulang tapi dia bertanya sama Bibi soal orang tuanya si non jadi Bibi bilang yang sebenarnya, dan seperti perihatin sama non takut non kenapa-kenapa,
makanya dia berjaga sepanjang malam dia itu baik non sama seperti den Tegar baik juga, kalau saya jadi non pasti bingun mau pilih yang mana ???" tanya Bibi.
"lya sih bi, suda ah bi tidak usa bahas masalah begituan"
"Iya non, oh iyah non kalau teman non yang Korea datang Bibi mau minta foto sama tanda tangan boleh yah non ???"
"lya boleh bi," ucap Putri sambil geleng-geleng kepalah, tidak lama kemudian End Woo pun datang, "Suda lama menunggu ???" tanya End Woo
"Lumayan sih"
"Ayo kita pergi sekarang,"
tiba-tiba Bibi datang dan meminta ber foto dengan End woo, setelah berfoto, Putri dan End Woo pun naik ke mobil dan pergi bersama.
"Maaf yah Bibi ku tadi ???"
" Iya tidak apa-apa kok"
Kita mau kemana ???"
"Kita pergi mencari pemadagan indah malam ini supaya kamu tidak bete dan tidak banyak fikiran" sekitaran 30 menit mereka pun sampai.
"Tempat ini bagus kita bisa duduk sambil melihat kendaraan lalu lalang di bawah, aku saja orang sini, tapi tidak tau kalau ada tempat sebagus ini memang si tempat ini tidak jauh dari sekolah SMA ku, tapi aku tidak perna kesini." ucap Putri kagum.
__ADS_1
"Aku ikut senang melihat kamu senang," ucap End Woo, sambil tersenyum melihat waja Putri
Putri pun mengucapkan terimakasih.
"Sebenarnya ada yang mau aku bicarakan ke kamu," ucap End Woo
apa ????" tanya Putri penasaran.
"Aku-aku saranghae"
"Apa sih artinya saranghae ???" sebenarya dalam hati Putri dia tau artinya namun dia berpura-pura tidak tau dan menanyakan.
"Itu artinya kamu cantik banget malam ini, dalam hati End Woo, "Aku bingun mau bilang apa"
"Kok bengong sih, katanya tadi mau menyemangati aku kok jadi bengong"
"Mmmhhh nga kok, nga bengong duduk disini de, kita lihat pemandang bulan Indah baget kan"
tiba tiba saja keluar kata-kata dari mulu End Woo, "Aku suka sama kamu"
"Apa ???" tanya Putri, kaget mendengar perkataan End Woo.
"Artinya saranghae itu aku suka sama kamu"
"Maksud mu apa aku tidak mengerti ???" tanya Putri, yang kaget mendengar perkataan End Woo yang suka kepadanya.
"lya aku suka sama kamu dari pertama Kimberly mengajak mu jalan-jalan disitu hati ku suda mulai tidak tenang dan wajamu selalu terbayang-bayang,
"Kamu orang yang paling baik selama aku kenal, kamu menyemangati ku, memberi dukungan, tapi maaf aku tidak bisa menerima kamu sebagai pacar ku, karna aku mencintai orang lain dan sekarang aku tidak mau menjaling hubungan degan siapa pun" ucap Putri tegas.
__ADS_1
"Aku tau kenapa kemu kemarin malam menagis karna ada masalah degan pacar mu kan, aku tidak mau kamu menerimah ku karna kamu ada masalah degan pacar mu, aku juga tidak memaksa mu untuk menjadi pacar ku tapi aku hanya ingin mengungkapkan perasaan ku kepada mu, aku sabenarnya sangat takut setelah kamu tau perasaan ku kamu malah menjauh dari ku, itu yang aku takuti," jawab End Woo.
"Kamu laki-laki yang sangat baik End Woo, aku tidak akan menjauh dari mu walau aku tau kamu suka kepada ku, justru aku yang takut setelah aku menolak mu kamu malah menjauh dari ku, dan tidak ada lagi yang menyemangati ku, entah apakah aku masi bisa hadapi semua ini atau tidak aku juga tidak tau"
"Kamu ingat kan apa yang aku katakan kepadamu kemarin malam aku janji kepadamu mulai hari itu aku akan selalu ada buat kamu kapan pun kamu butuhkan"
Putri pun mengucapkan terimakasih kepada End Woo dan bersandar di bahunya.
"Kapan pun kamu butuh sadaran bahu ini, dia akan selalu ada untuk mu, kamu tidak usa takut aku akan menjauh darimu walau kamu menolaku berkali kali aku akan tetap ada saat kamu butuhkan,
kamu perempuan yang baik dan tidak pantas untuk di sia-siakan hanya saja hati mu suda terisi degan orang lain, dan bagi ku tidak masalah mencintai seseorang tidak selamanya harus memiki"
mendengar perkataan End Woo seperti itu Putri pun merasa kagum kepada End Woo, dan Putri pun tersenyum manis dan mengucapkan terimakasih dan meminta maaf karena suda menolaknya,
"Maafkan aku tidak bisa menerima mu, andaikan aku bertemu dengan mu pertama kali, sebelum Tegar mungkin aku bisa jatu cinta kepada mu, namu bukan kamu orang yang pertama kali aku temui maafkan aku"
"ltulah takdir, kita tidak perna tau, aku saja tidak perna tau klau aku akan ke Indonesia dan jatu cinta padamu, aku hanya kesini karena aku sangat suka makan Indonesia dari kecil ibu ku selalu memasakan masakan Indonesia, dan timbulah rasa itu ingin mendirikan Restoran di Indonesia,
aku tingal di Indonesia suda hampir 2 tahun bersama adik ku namun tidak ada di pikiran ku untuk berpacaran atau menjalin cinta dengan orang Indonesia, aku jujur sama kamu, selama di Korea aku memang dekat dengan beberapa perempuan dan bahkan ada satu orang yang perna pacaran degan ku tapi tidak setulus cinta ku kepada mu,
entah kenapa hati ku tidak bisa melihat mu menagis apalagi terluka seakan hati ku juga ikut terluka dan menagis melihat mu bersedih, sontak saja keluar kata-kata dari mulut ku bahwa aku akan selalu ada untuk mu kapan pun kamu butuhkan, biarkan lah saja antara aku dan kamu seperti ini, tidak menjalin hubungan namu selalu ada satu sama lain"
Putri pun tersenyum manis mendengar perkataan End Woo dan lagi-lagi dia mengucapkan terimakasih kepada End Woo
"lya sama-sama suda tidak usa terimakasih terus yang penting kamu suda senang, hati ku juga akan senang tidak usa ucapkan terimakasi lagi, oh iya besok kamu masuk kerja nga ???"
"Besok aku off emang kenapa ?????
"Kalau gitu aku mau kasi kamu kejutan"
__ADS_1
"Kejutan apa, aku lagi tidak ulang tahun"
"Ada pokonyan nanti besok saja, ini suda jam 10 malam aku antar kamu pulang istirahat, aku tau kamu pasti lelah"