Berjuang Bersama Mu

Berjuang Bersama Mu
Kekecewaan Putri


__ADS_3

Lisa pun mendekat ke Putri dan mengatakan. "Put ada apaan si sebenarnya kok kaya kacau gini ???" tanya Lisa.


"Aku juga nga tau tapi kita nikmati aja acaranya."


"Kamu masi bisa bilang nikmati


sedangkan kamu tau kalau Biangka itu sengaja ngundang kita supaya kamu lihat kalau Biangka kasi kue pertamanya ke Tegar orang yang spesial gitu maksudmu."


"Bukan begitu tapi kita kan cuman datang menghargai undangan."


"Suda lah Put kamu jagan jadi terlalu baik entar mereka malah makin jadi-jadi, kesel banget deh aahhh" ucap Lisa yang suda merasa sangat kesal melihat sikap Biangka.


tidak lama kemudian hp Putri pun berdering


dan mengangkatnya, "Haloy" dan Putri pun sedikit menjauh dari teman temanya dan ternyata yang menelfon adalah yang bernama Riky.


"Kamu di mana ribut sekali ???" tanya Riky.


"Di acara ulang tahun teman ku nanti di rumah baru telfon," ucap Putri dan Putri pun mematikan telfonya, dan menoleh kearah Tegar namun Tegar suda bersama Biangka kelihatan sedang mengobrol, membuat Putri sedikit kesal.


Dinda pun datang menghampiri Putri. "Tegar ini kenapasi kaya sengaja banget de bikin emosi saja," seruh Dinda.


Putri hanya bisa berdiam saja dalam hatinya terbakar api cemburu namun mencoba terus untuk senyum.


Putri pun mencoba memangil Dinda pergi mengambil makanan dan memakanya setelah selesai makan Putri pun kembali ke tempatnya yang tadi namun dia melihat Tegar masi asyik mengobrol dengan Biangka, sehingga membuat Putri Tamba begitu kesal dan merasa dia tidak di hargai dan merasa sangat kecewa dengan Tegar.


karna di depan matanya dia begitu asyik bicara dengan Biangka terlihat jelas di mata Putri bawa Tegar masi ada rasa kasihan kepada Biangka membuat hatinya bertanya-taya, namun dia tetap mencoba untuk cuek dan pura-pura tidak melihat mereka berdua.


"Andi, aku merasa kasihan melihat Putri, kok Tegar begitu banget sih ketemu Biangka lupa sama Putri di banyak orang lagi," ucap Lisa yang merasa kesal.


"Aku nga bisa bilang apa-apa takut salah ngomong," jawab Andi.

__ADS_1


Doni pun suda mulai bertanya-tanya dalam hatinya, "Kamu sendiri yang cari masalah Tegar," seruh Doni dalam hati.


"Doni, gimana nih, kok Tegar begitu sih sama Putri," ucap Dinda.


"Aku saja bingung liat Tegar," jawab Doni.


dan ahirya Putri tidak dapat menahan pandangannya tidak melihat ke Tegar namun Tegar pun masi bicara dengan Biangka, dan yang membuat Putri sangat emosi saat Tegar dan Biangka mengobrol dan Tegar pun tersenyum manis melihat Biangka.


Putri tidak dapat menahan emosinya lagi dan dia pun langsung saja pergi dari tempat itu dia pun berjalan menuju parkiran mobilnya, namun dia baru sadar bahwa kunci mobilnya ada sama Tegar, dia pun berfikir sejenak "Gimana nih, balik atau tidak, tapi aku malas liat mereka lagi di dalam, aduuhhh kesel bener de ahhhh," seruh Putri.


Doni pun langsung menghampiri Tegar yang tengah mengobrol dengan Biangka dan langsung membisikan di telinga Tegar dan mengatakan, "Putri suda pulang dia ke parkiran mobil."


mendengar perkataan Doni, Tegar pun langsung lari mengejar Putri langsung menuju parkiran mobil, dalam hati Tegar pun berkata bahwa Putri tidak akan kemana-mana karna kunci mobilnya dia yang bawah.


disisi lain Putri pun mencoba menunggu angkot dan dia pun berfikir "kalau papa mama, tanya mobil, Aku mau bilang apa yah, ooohhh iya aku bilang saja kalau mobilku mogok jadi aku tinggalin gitu saja deh," seruh Putri dalam hati.


saat angkot pun datang Putri pun menghentikan angkotnya dan saat mau naik tiba tiba Tegar pun langsung datang dan langsung menarik tangan Putri, "Biar aku yang antar kamu pulang," ucap Tegar memegang tangan Putri.


Putri pun melihat Tegar begitu emosi dan melepaskan tanganya.


"Biar aku yang mengantar kamu pulang."


"Tidak usa, kunci mobilku mana, biar aku saja yang nyetir aku juga tau bawah mobil dan tidak perlu diantarkan orang lain," ucap Putri yang merasa kesal kepada Tegar.


mendengar perkataan Putri seperti itu Tegar pun mulai merasa bersalah karena dia tau kalau Putri suda emosi Tegar pun langsung menarik tangan Putri dan menyuruhnya masuk kedalam mobil namu Putri pun bersikuat tidak mau masuk.


"Ayolah Put, kamu jangan bersi kuat kaya gini plisss naik," ucap Tegar yang berusaha membujuk Putri dan Putri pun naik mobil.


Tegar pun membunyikan mesin dan pergi dari tempat parkiran, Putri pun masi kesal dan kecewa kepada Tegar, hanya bisa melihat ke jendelah Tampa melihat muka Tegar, Putri pun hanya duduk berdiam diri tanpa mengeluarkan satu kata pun.


Tegar pun sangat mengerti kalau Putri cemburu dan kesal kepadanya dia pun menyadari itu, tapi dia punya alasan yang jelas.

__ADS_1


tidak lama kemudian Tegar pun tau di mana tempat bagus untuk bercerita dia langsung memutar mobil Putri dan menuju wisata pegunungan, disana dia bisa melihat pemandanga di bawah banyak lalulintas dan sangat indah pemandanganya.


"Ngapain kesini aku mau pulang," namun Tegar mencoba menjelaskan dengan baik dan memangil Putri "Duduk disini de Put aku mau ngomong sesuatu."


"Mau ngomong apa lagi ???" tanya Putri.


"Kamu pasti marah sama aku gara-gara kamu lihat aku bicarasa sama Biangka kan, sini aku jelaskan, aku cuman mencoba menjelaskan ke Biangka bahwa laki-laki yang bernama David itu adalah pacar Biangka.


Biangka meningalkan pacarnya karena orang tuanya bangkrut dan Bingka pun meninggalkanya, namu David benar-benar mencintai Biangka dengan tulus.


aku hanya memberinya saran saja tidak menyia-nyiakan orang yang mencintanya, dan kamu tau nga alasanya aku membantu mereka, supaya Biangka tidak menganggu hubungan kita lagi.


kamu jangan salah paham karna aku punya alasan jelas, saat aku mengatakan itu ke Biangka dia pun tersenyum kepadaku dan mengucapkan terimakasih itu saja.


David juga ada kok disitu dan Biangka suda menerima David apa adanya sebagai kekasinya," ucap Tegar.


"Masa sih, kamu nga bohong kan supaya aku memaafkanmu???" tanya Putri.


"Iya nga lah sayang, kan cuman kamu yang aku sayang nga mungkin aku hianatin pacarku yang aku sayang, kamu harus tau klau cuman kamu di hatiku dan tidak mudah bagiku untuk jatuh cinta pada siapapun.


dan hanya kamu yang aku cintai, pegan kata kata ku, aku tidak akan perna meninggalkan kamu walaupun banyak rintangan yang menghalang hubungan kita aku tetap mencoba mempertahankan nya," jawab Tegar.


Putri pun langsung memeluk Tegar, "maafkan aku Tegar, aku suda salah paham" ucap Putri.


"Kamu masi belum melihat ketulusan hati ku ya ???" tanya Tegar.


"Suda aku suda melihat ketulusan hatimu makanya aku malah memilih diam daripada berdebat supaya kamu menyadarinya kalau aku marah sama kamu," jawab Putri.


Tegar pun langsung merangkul Putri dan langsung mencium bibir Putri dengan lembut Putri pun memeluk Tegar dengan erat-erat


dan Tegar pun mengatakan, "Jangan ngambek lagi yah sayang."

__ADS_1


Putri pun menganguk tidak lama kemudian hp Putri berdering dan Putri melihat panggilan dari mamanya.


__ADS_2